• Latest
  • Trending
  • All
153 Hektare Sawah Padi Puso di Kecamatan Matangkuli Mengalami Gagal Panen

153 Hektare Sawah Padi Puso di Kecamatan Matangkuli Mengalami Gagal Panen

16 Oktober 2024
Mualem Temui Prabowo, Enam Agenda Penting Aceh Dibahas

Mualem Temui Prabowo, Enam Agenda Penting Aceh Dibahas

4 November 2026
NADI Institut Kecam Kekerasan, Desak Tragedi Pidie Diusut Tuntas

NADI Institut Kecam Kekerasan, Desak Tragedi Pidie Diusut Tuntas

4 November 2026
Bentrokan di Pidie Berdarah, Satu Warga Tewas, Dugaan Kekerasan TNI Disorot

Bentrokan di Pidie Berdarah, Satu Warga Tewas, Dugaan Kekerasan TNI Disorot

4 November 2026
Dulu Bicara Prabowo 2 Tahun, Kini Listyo Sigit Terseret Kasus! Akankah Pernyataan Connie Bakrie Jadi Kenyataan?

Dulu Bicara Prabowo 2 Tahun, Kini Listyo Sigit Terseret Kasus! Akankah Pernyataan Connie Bakrie Jadi Kenyataan?

3 November 2026
Sambut Mahasiswa Baru, PB Himabir Banda Aceh Pastikan Bupati Bireuen Hadir

Sambut Mahasiswa Baru, PB Himabir Banda Aceh Pastikan Bupati Bireuen Hadir

3 November 2026
Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Kasus Penyadapan

Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Kasus Penyadapan

3 November 2026
Ratusan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Tertahan di Gerbang Kantor Gubernur Aceh, Ini Tiga Tuntutannya

Ratusan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Tertahan di Gerbang Kantor Gubernur Aceh, Ini Tiga Tuntutannya

3 November 2026
KPK Buka Peluang Periksa Ahmad Dhani dalam Kasus Bea Cukai

KPK Buka Peluang Periksa Ahmad Dhani dalam Kasus Bea Cukai

3 November 2026
Kunjungan Wisman ke Aceh Turun 36,22 Persen, Malaysia Masih Mendominasi

Kunjungan Wisman ke Aceh Turun 36,22 Persen, Malaysia Masih Mendominasi

3 November 2026
Diduga Cabuli 2 Anak di Bawah Umur, Pria 59 Tahun Ditangkap Polisi

Diduga Cabuli 2 Anak di Bawah Umur, Pria 59 Tahun Ditangkap Polisi

3 November 2026
IPNU Aceh Perkuat Kaderisasi Lewat Lakmud dan Rapimwil

IPNU Aceh Perkuat Kaderisasi Lewat Lakmud dan Rapimwil

2 November 2026

Imigrasi Aceh Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga

2 November 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Jumat, November 6, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Lingkungan

153 Hektare Sawah Padi Puso di Kecamatan Matangkuli Mengalami Gagal Panen

Fazil by Fazil
16 Oktober 2024
in Lingkungan
0
495
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Acehvoice.net, Aceh Tamiang – Kecamatan Matangkuli di Kabupaten Aceh Utara baru-baru ini mengalami bencana alam yang berdampak serius bagi sektor pertanian. Sebanyak 153 hektare sawah yang ditanami padi di daerah tersebut sudah dinyatakan puso atau gagal panen akibat banjir yang melanda. Kondisi ini menciptakan kekhawatiran di kalangan petani dan pemerintah setempat, mengingat kawasan ini dikenal sebagai daerah yang rawan banjir setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

Menurut data yang diperoleh dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Aceh Utara, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) melakukan pendataan luas sawah yang terdampak banjir pada 3 Oktober 2024. Hasil pendataan menunjukkan bahwa dari total 292 hektare luas tanam yang tersebar di 12 desa, sebanyak 183 hektare sawah mengalami dampak dari banjir.

BacaJuga

11 Calon PAW Baitul Mal Aceh Utara Lulus Ujian Tulis

Milad ke-800, Bupati Ismail Jadikan Sejarah Pasai Inspirasi Aceh Utara

Ayahwa Buka Ruang Aspirasi Warga Aceh Utara Lewat Live Streaming

Dari 183 hektare yang terdampak, 153 hektare dinyatakan telah mengalami gagal panen. Desa yang paling parah terkena dampak adalah Desa Meunje Pirak, dengan luas areal terendam mencapai 28 hektare. Selanjutnya, Desa Beuringen Pirak mengalami kerusakan pada 27 hektare, Desa Siren 19 hektare, dan Tumpok Barat 18 hektare. Desa Lawang, Alue Tho, Alue Euntok, dan Dayah Baro juga mengalami kerugian dengan luas areal terendam yang bervariasi.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Pertanian Aceh Utara, Erwandi, mengungkapkan bahwa tanaman padi yang terendam banjir selama lebih dari tiga hari berisiko besar mengalami kerusakan.

“Kalau sudah tiga hari terendam banjir, bisa puso,” ungkapnya pada Senin (16/10/2024).

Hal ini menandakan bahwa tanaman padi tidak dapat bertahan lama dalam kondisi terendam air, terutama yang baru saja siap tanam.

ADVERTISEMENT

Dalam menghadapi situasi ini, Erwandi menyatakan bahwa pihaknya akan mengusulkan agar para petani yang terdampak bisa mendapatkan bantuan benih untuk penanaman kembali. Usulan tersebut diharapkan dapat membantu petani pulih dari kerugian yang dialami akibat bencana ini.

“Nanti kita akan mengusulkan agar mereka bisa mendapatkan bantuan benih untuk menanam kembali,” ujar Erwandi.

Salah satu masalah utama yang dihadapi petani di Aceh Utara adalah ketidaktersediaan asuransi untuk usaha tani. Saat ini, tidak ada petani yang terdaftar dalam program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Akibatnya, ketika terjadi bencana seperti banjir, petani tidak menerima ganti rugi atau kompensasi dari perusahaan asuransi. Ini diperparah dengan fakta bahwa perusahaan asuransi konvensional yang sebelumnya ada di Aceh Utara telah pindah ke luar daerah setelah diterapkannya Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syari’ah.

Kondisi ini menciptakan tantangan tersendiri bagi petani, yang kini berharap agar perusahaan asuransi syariah segera hadir di Aceh Utara sebagai pengganti. Tanpa adanya perlindungan asuransi, petani terpaksa menanggung seluruh kerugian yang timbul akibat bencana alam, yang dapat berujung pada masalah ekonomi yang lebih luas di komunitas pertanian.

Kawasan Kecamatan Matangkuli yang setiap tahun mengalami banjir memerlukan perhatian lebih dari pemerintah dan lembaga terkait. Penanganan yang lebih baik terhadap infrastruktur, sistem drainase, serta dukungan dalam bentuk asuransi bagi petani menjadi sangat penting untuk mengurangi dampak bencana di masa mendatang.

Dengan situasi yang semakin mendesak, harapan akan dukungan pemerintah dan lembaga terkait sangat diantisipasi oleh petani lokal. Bantuan benih dan program pemulihan pasca-bencana diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertanian di Aceh Utara, serta membantu petani bangkit kembali dari kerugian yang dialami.

Banjir yang melanda Kecamatan Matangkuli bukan hanya merupakan masalah pertanian, tetapi juga mencerminkan tantangan besar dalam pengelolaan sumber daya alam dan perlindungan ekonomi petani. Melalui langkah-langkah preventif dan dukungan yang memadai, diharapkan bencana serupa dapat diminimalisir di masa depan, sehingga ketahanan pangan di daerah ini dapat terjaga.

Tags: Aceh UtaraBanjirbantuan benihgagal panenKecamatan MatangkuliPertaniansawah padi
SendShare198Tweet124Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

11 Calon PAW Baitul Mal Aceh Utara Lulus Ujian Tulis

11 Calon PAW Baitul Mal Aceh Utara Lulus Ujian Tulis

by Fazil
13 Oktober 2026
0
1.4k

Sebanyak 11 calon PAW Anggota Badan Baitul Mal Aceh Utara...

Milad ke-800, Bupati Ismail Jadikan Sejarah Pasai Inspirasi Aceh Utara

Milad ke-800, Bupati Ismail Jadikan Sejarah Pasai Inspirasi Aceh Utara

by Fazil
8 September 2026
0
1.4k

Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil mengajak masyarakat menjadikan Milad...

Ayahwa Buka Ruang Aspirasi Warga Aceh Utara Lewat Live Streaming

Ayahwa Buka Ruang Aspirasi Warga Aceh Utara Lewat Live Streaming

by Fazil
23 Agustus 2026
0
1.4k

Bupati Aceh Utara Ayahwa membuka ruang aspirasi masyarakat melalui live...

Bupati Aceh Utara Mediasi Konflik PTPN dan Warga Cot Girek

Bupati Aceh Utara Mediasi Konflik PTPN dan Warga Cot Girek

by Fazil
8 Agustus 2026
0
1.4k

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil memediasi konflik agraria antara...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1
Mualem Temui Prabowo, Enam Agenda Penting Aceh Dibahas

Mualem Temui Prabowo, Enam Agenda Penting Aceh Dibahas

4 November 2026
NADI Institut Kecam Kekerasan, Desak Tragedi Pidie Diusut Tuntas

NADI Institut Kecam Kekerasan, Desak Tragedi Pidie Diusut Tuntas

4 November 2026
Bentrokan di Pidie Berdarah, Satu Warga Tewas, Dugaan Kekerasan TNI Disorot

Bentrokan di Pidie Berdarah, Satu Warga Tewas, Dugaan Kekerasan TNI Disorot

4 November 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In