acehvoice.net – Banda Aceh – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Aceh menetapkan Sayuti Abubakar sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh. Sayuti berhasil memperoleh dukungan dari 14 Dewan Pimpinan Cabang (DPC), mengungguli Nurdiansyah Alasta yang memperoleh dukungan dari sembilan DPC.
Hasil tersebut menempatkan Sayuti Abubakar sebagai figur yang akan menjadi ujung tombak kepemimpinan Partai Demokrat Aceh untuk periode mendatang.
Terpilihnya Sayuti juga memunculkan sejumlah spekulasi mengenai komposisi kepengurusan baru DPD Partai Demokrat Aceh, khususnya sosok yang akan mendampinginya dalam struktur kepemimpinan.
Informasi yang beredar di internal Partai Demokrat Aceh menyebutkan, terdapat dua nama yang disebut-sebut berpotensi mengisi posisi strategis dalam kepengurusan mendatang, yakni Nora Indah Nita dan Miswar Ibrahim Njong.
Nora Indah Nita merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang berasal dari Kabupaten Aceh Tamiang. Ia juga diketahui menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Tamiang.
Menurut informasi yang berkembang di kalangan internal partai, Nora disebut berpeluang menduduki posisi Sekretaris DPD Partai Demokrat Aceh untuk mendampingi Sayuti Abubakar sebagai ketua terpilih.
Sementara itu, nama Miswar Ibrahim Njong juga mulai mencuat dalam bursa kepengurusan Demokrat Aceh. Sosok muda yang berasal dari kalangan dayah tersebut diketahui merupakan Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Aceh.
Miswar disebut-sebut berpeluang menempati posisi Bendahara Umum DPD Partai Demokrat Aceh dalam kepengurusan mendatang.
Jika informasi tersebut terealisasi, komposisi kepemimpinan Demokrat Aceh nantinya akan diisi oleh Sayuti Abubakar sebagai ketua, dengan Nora Indah Nita dan Miswar Ibrahim Njong pada posisi strategis di jajaran kepengurusan.
Namun, hingga saat ini, informasi mengenai posisi Sekretaris dan Bendahara Umum tersebut masih sebatas nama-nama yang beredar dan belum menjadi keputusan resmi kepengurusan DPD Partai Demokrat Aceh.
Penetapan struktur lengkap kepengurusan baru nantinya akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah konsolidasi dan kerja politik Partai Demokrat Aceh di bawah kepemimpinan Sayuti Abubakar.


























