acehvoice.net – Aceh Barat – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama Dinas Kesehatan Aceh Barat menggelar rapat koordinasi teknis untuk mengevaluasi pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus menyusun langkah perbaikan ke depan.
Rapat tersebut berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Aceh Barat, Kamis (27/8/2026) pagi, dengan membahas berbagai persoalan dan kebutuhan sektor kesehatan sebagai dasar penentuan program prioritas daerah.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, mengatakan sektor kesehatan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita coba data kembali sistem, kemudian mempelajari semua permasalahan, kemudian solusi dan target-target kerja yang akan dicapai ke depan. Intinya pelayanan prima kepada masyarakat, supaya puskesmas-puskesmas aktif semuanya,” ujar Tarmizi.
Dalam rapat tersebut, sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari ketersediaan obat, pemerataan dokter dan tenaga kesehatan, imunisasi anak, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga kebutuhan ambulans.
Selain itu, pemerintah daerah juga membahas penanganan sejumlah penyakit yang membutuhkan perhatian khusus, seperti malaria, tuberkulosis (TBC), dan HIV.
Penguatan promosi kesehatan turut menjadi bagian pembahasan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah berbagai penyakit.
Tarmizi menegaskan seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan puskesmas harus memiliki arah serta target kerja yang sama. Setiap persoalan di lapangan juga diminta segera dilaporkan agar dapat ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Setiap persoalan harus segera disampaikan. Jangan menunggu masalah berkembang baru kita tangani,” tegasnya.
Dalam arahannya, Tarmizi juga menargetkan tahun 2028 menjadi momentum peningkatan kinerja sektor kesehatan sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh Barat.
Ia berharap berbagai program dan perbaikan pelayanan yang dilakukan dapat menghasilkan capaian terbaik hingga membawa Kabupaten Aceh Barat meraih penghargaan di tingkat nasional.
Menurutnya, optimalisasi pelayanan kesehatan tidak dapat ditunda. Pemerintah daerah bersama seluruh jajaran kesehatan harus mulai melakukan pembenahan secara konsisten agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin cepat, merata, dan berkualitas.
“Sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam program pemerintah daerah ke depan,” ujarnya.


























