• Latest
  • Trending
  • All
Kehilangan Hutan Aceh Timur 1.096 Hektare pada 2024: Dampak dan Solusi

Kehilangan Hutan Aceh Timur 1.096 Hektare pada 2024: Dampak dan Solusi

1 Maret 2025

Muzakir Manaf Resmi Lantik 25 Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh

28 Februari 2026

Mahasiswa KKN USK Gelar Edukasi dan Trauma Healing Pascasiklon Tropis Senyar

27 Februari 2026

Bunga Bakau yang Tak Pernah Layu

27 Februari 2026

“Pria Sawit” dan Janji yang Berubah Arah

27 Februari 2026

Generasi Scroll atau Generasi Berprestasi?

27 Februari 2026

Hadiri Training PII Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri Ingatkan Pentingnya Integritas Pelajar

26 Februari 2026

Prahara Buku di Pidie: Penyelewengan Kebijakan, Komandan Ibrahim Berang!

25 Februari 2026

Sekda Aceh Pimpin Rapim Percepatan APBA 2026, Perkuat Sinergi Ekonomi Kreatif

24 Februari 2026

Wagub Aceh Minta Huntap Pascabanjir Jadi Prioritas Nasional

24 Februari 2026

Wagub Aceh Bahas Percepatan Huntap dengan BP BUMN

24 Februari 2026

Mengejutkan Hasil Temuan BPK-RI di Disdikbud Pidie

24 Februari 2026

PB PII Mengecam Keras Penganiayaan Terhadap Siswa di Maluku

21 Februari 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Daerah

Kehilangan Hutan Aceh Timur 1.096 Hektare pada 2024: Dampak dan Solusi

Fazil by Fazil
1 Maret 2025
in Daerah
0
513
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Acehvoice.net, Aceh Timur – Pada tahun 2024, Kabupaten Aceh Timur tercatat kehilangan tutupan hutan seluas 1.096 hektare, sebuah angka yang cukup signifikan dan menempatkan kabupaten ini di posisi kedua setelah Aceh Selatan dalam hal deforestasi. Data ini dirilis oleh Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA), sebuah lembaga konservasi yang aktif memantau kondisi hutan di Aceh. Posisi pertama dalam kehilangan tutupan hutan terbanyak ditempati oleh Aceh Selatan dengan angka mencapai 1.357 hektare.

ADVERTISEMENT

Secara keseluruhan, Provinsi Aceh mengalami kehilangan tutupan hutan seluas 10.610 hektare pada 2024, meningkat sebesar 19 persen atau setara dengan 1.705 hektare dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun ada penurunan dalam laju deforestasi, jumlah tutupan hutan yang tersisa di Aceh pada 2024 hanya mencapai 2.936.525 hektare, yang menunjukkan bahwa ancaman terhadap ekosistem hutan di provinsi ini masih cukup besar.

BacaJuga

Bunga Bakau yang Tak Pernah Layu

Alfarlaky Laporkan Dampak Banjir, Mualem Minta Pendataan Infrastruktur Aceh Timur

OPINI | Doa dari Hati untuk Aceh Timur: Sebuah Harapan di Hari Jadinya yang Ke-69

Lukmanul Hakim, Manager GIS Yayasan HAkA, menjelaskan bahwa data tersebut diperoleh melalui pemantauan berbasis citra satelit sejak tahun 2015, dengan bantuan teknologi seperti drone dan citra satelit resolusi tinggi. Hasil pemantauan ini didukung oleh data peringatan dini yang diperoleh dari Global Forest Watch (GFW), yang memberikan informasi terkini mengenai kehilangan pohon di kawasan hutan.

ADVERTISEMENT

Salah satu kawasan yang sangat terpengaruh oleh deforestasi adalah Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). KEL, yang dikenal sebagai rumah bagi satwa-satwa langka seperti orangutan Sumatera, harimau Sumatera, gajah Sumatera, dan badak Sumatera, mengalami peningkatan kehilangan hutan sebesar 17,41 persen pada 2024. Hal ini menunjukkan adanya ancaman serius terhadap habitat satwa-satwa kunci yang hanya dapat ditemukan di Sumatera.

Lukmanul Hakim juga mencatat bahwa dalam periode 2020 hingga 2024, Suaka Margasatwa Rawa Singkil telah kehilangan hutan seluas 2.181 hektare. Kehilangan tutupan hutan di kawasan-kawasan ini sangat mengkhawatirkan karena KEL dan TNGL merupakan dua kawasan konservasi penting yang berperan besar dalam menjaga keberlangsungan hidup spesies langka.

Melihat kondisi ini, Yayasan HAkA menegaskan perlunya langkah mitigasi yang lebih konkret, termasuk penegakan hukum yang lebih ketat untuk melindungi kawasan hutan di Aceh. Perlindungan terhadap Suaka Margasatwa Rawa Singkil dan TNGL harus menjadi prioritas, mengingat kawasan-kawasan ini memiliki fungsi ekologis yang sangat vital, baik untuk keanekaragaman hayati maupun untuk keseimbangan ekosistem.

ADVERTISEMENT

Upaya konservasi dan perlindungan hutan harus terus didorong untuk mengurangi laju deforestasi yang semakin meningkat. Langkah-langkah yang dapat diambil termasuk perencanaan ruang yang lebih baik, pemberdayaan masyarakat lokal, serta kerja sama antara pemerintah, LSM, dan masyarakat dalam upaya pelestarian hutan.

Sebagai penutup, Lukmanul Hakim menyampaikan bahwa jika tidak ada tindakan yang tepat, deforestasi di Aceh dapat memberikan dampak jangka panjang yang merugikan tidak hanya untuk keanekaragaman hayati, tetapi juga untuk keberlanjutan ekosistem yang mendukung kehidupan manusia. Oleh karena itu, perlindungan hutan di Aceh, terutama di kawasan konservasi seperti KEL dan TNGL, harus menjadi perhatian utama bagi semua pihak.

Tags: Aceh TimurdeforestasiGlobal Forest WatchKawasan Ekosistem Leuserkehilangan tutupan hutankonservasipenurunan hutanSuaka Margasatwa Rawa SingkilTaman Nasional Gunung LeuserYayasan HAkA
SendShare205Tweet128Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Bunga Bakau yang Tak Pernah Layu

by Fazil
27 Februari 2026
0
1.4k

acehvoice.net — Di pesisir Pantai Ulee Lheue, deretan pohon bakau...

Alfarlaky Laporkan Dampak Banjir, Mualem Minta Pendataan Infrastruktur Aceh Timur

Alfarlaky Laporkan Dampak Banjir, Mualem Minta Pendataan Infrastruktur Aceh Timur

by Fazil
5 Desember 2025
0
1.4k

Alfarlaky Laporkan Dampak Banjir, Mualem Minta Pendataan Infrastruktur Aceh Timur

OPINI | Doa dari Hati untuk Aceh Timur: Sebuah Harapan di Hari Jadinya yang Ke-69

by Fazil
22 November 2025
0
1.5k

Penulis: Mulyadi, SHI., M.Sos(Kepala KUA Kecamatan Indra Makmu) Setiap ulang...

Aceh Timur Tunggu Lampu Hijau Operasional Sumur Minyak Rakyat

by Fazil
13 November 2025
0
1.4k

“Pemerintah daerah siap menjalankan seluruh mekanisme yang ditetapkan, karena pengelolaan...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1

Muzakir Manaf Resmi Lantik 25 Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh

28 Februari 2026

Mahasiswa KKN USK Gelar Edukasi dan Trauma Healing Pascasiklon Tropis Senyar

27 Februari 2026

Bunga Bakau yang Tak Pernah Layu

27 Februari 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In