• Latest
  • Trending
  • All
Kehilangan Hutan Aceh Timur 1.096 Hektare pada 2024: Dampak dan Solusi

Kehilangan Hutan Aceh Timur 1.096 Hektare pada 2024: Dampak dan Solusi

1 Maret 2025
PII Aceh Nilai Dirut PT PEMA Harus Memiliki Rekam Jejak Leadership Yang Teruji

PII Aceh Nilai Dirut PT PEMA Harus Memiliki Rekam Jejak Leadership Yang Teruji

6 Agustus 2026
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Bireuen Didampingi Wagub Aceh

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Bireuen Didampingi Wagub Aceh

6 Agustus 2026
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Tengah

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Tengah

6 Agustus 2026
Aceh Perkuat Pemulihan Pertanian, Kementan Siapkan Dukungan Rp2,5 Triliun

Aceh Perkuat Pemulihan Pertanian, Kementan Siapkan Dukungan Rp2,5 Triliun

6 Agustus 2026
Harga Emas di Aceh Kompak Naik, Tembus Rp8 Juta per Mayam

Harga Emas di Aceh Kompak Naik, Tembus Rp8 Juta per Mayam

6 Agustus 2026
Menag Lantik Kembali Mujiburrahman sebagai Rektor UIN Ar-Raniry

Menag Lantik Kembali Mujiburrahman sebagai Rektor UIN Ar-Raniry

6 Agustus 2026
PII Pidie Jaya Dukung Said Mulyadi Jadi Dirut PT PEMA

PII Pidie Jaya Dukung Said Mulyadi Jadi Dirut PT PEMA

5 Agustus 2026
Mantan Kepala BPMA Nasri Djalal Pilih Kembali Jadi Nelayan

Mantan Kepala BPMA Nasri Djalal Pilih Kembali Jadi Nelayan

5 Agustus 2026
PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

5 Agustus 2026
Wagub Aceh Minta Mendagri dan Danantara Atasi Defisit Pasokan Semen

Wagub Aceh Minta Mendagri dan Danantara Atasi Defisit Pasokan Semen

4 Agustus 2026
Bupati Al-Farlaky Paparkan Potensi Tikar dan Tenun Di Hadapan Menteri Enkraf-

Bupati Al-Farlaky Paparkan Potensi Tikar dan Tenun Di Hadapan Menteri Enkraf-

4 Agustus 2026

Wisuda Sekolah Lansia Perdana di Bireuen Bayeun, Dr. Lismawani Al-Farlaky: Lansia Harus Tetap Produktif, Berdaya, dan Sehat

3 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Daerah

Kehilangan Hutan Aceh Timur 1.096 Hektare pada 2024: Dampak dan Solusi

Fazil by Fazil
1 Maret 2025
in Daerah
0
513
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Acehvoice.net, Aceh Timur – Pada tahun 2024, Kabupaten Aceh Timur tercatat kehilangan tutupan hutan seluas 1.096 hektare, sebuah angka yang cukup signifikan dan menempatkan kabupaten ini di posisi kedua setelah Aceh Selatan dalam hal deforestasi. Data ini dirilis oleh Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA), sebuah lembaga konservasi yang aktif memantau kondisi hutan di Aceh. Posisi pertama dalam kehilangan tutupan hutan terbanyak ditempati oleh Aceh Selatan dengan angka mencapai 1.357 hektare.

ADVERTISEMENT

Secara keseluruhan, Provinsi Aceh mengalami kehilangan tutupan hutan seluas 10.610 hektare pada 2024, meningkat sebesar 19 persen atau setara dengan 1.705 hektare dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun ada penurunan dalam laju deforestasi, jumlah tutupan hutan yang tersisa di Aceh pada 2024 hanya mencapai 2.936.525 hektare, yang menunjukkan bahwa ancaman terhadap ekosistem hutan di provinsi ini masih cukup besar.

BacaJuga

Wisuda Sekolah Lansia Perdana di Bireuen Bayeun, Dr. Lismawani Al-Farlaky: Lansia Harus Tetap Produktif, Berdaya, dan Sehat

Wabup Aceh Timur Bantah Tuduhan Dun Belanda, Beri Waktu 2×24 Jam untuk Klarifikasi

Bupati Al-Farlaky Terima Permintaan Maaf Dun Belanda, Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Lukmanul Hakim, Manager GIS Yayasan HAkA, menjelaskan bahwa data tersebut diperoleh melalui pemantauan berbasis citra satelit sejak tahun 2015, dengan bantuan teknologi seperti drone dan citra satelit resolusi tinggi. Hasil pemantauan ini didukung oleh data peringatan dini yang diperoleh dari Global Forest Watch (GFW), yang memberikan informasi terkini mengenai kehilangan pohon di kawasan hutan.

ADVERTISEMENT

Salah satu kawasan yang sangat terpengaruh oleh deforestasi adalah Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). KEL, yang dikenal sebagai rumah bagi satwa-satwa langka seperti orangutan Sumatera, harimau Sumatera, gajah Sumatera, dan badak Sumatera, mengalami peningkatan kehilangan hutan sebesar 17,41 persen pada 2024. Hal ini menunjukkan adanya ancaman serius terhadap habitat satwa-satwa kunci yang hanya dapat ditemukan di Sumatera.

Lukmanul Hakim juga mencatat bahwa dalam periode 2020 hingga 2024, Suaka Margasatwa Rawa Singkil telah kehilangan hutan seluas 2.181 hektare. Kehilangan tutupan hutan di kawasan-kawasan ini sangat mengkhawatirkan karena KEL dan TNGL merupakan dua kawasan konservasi penting yang berperan besar dalam menjaga keberlangsungan hidup spesies langka.

Melihat kondisi ini, Yayasan HAkA menegaskan perlunya langkah mitigasi yang lebih konkret, termasuk penegakan hukum yang lebih ketat untuk melindungi kawasan hutan di Aceh. Perlindungan terhadap Suaka Margasatwa Rawa Singkil dan TNGL harus menjadi prioritas, mengingat kawasan-kawasan ini memiliki fungsi ekologis yang sangat vital, baik untuk keanekaragaman hayati maupun untuk keseimbangan ekosistem.

ADVERTISEMENT

Upaya konservasi dan perlindungan hutan harus terus didorong untuk mengurangi laju deforestasi yang semakin meningkat. Langkah-langkah yang dapat diambil termasuk perencanaan ruang yang lebih baik, pemberdayaan masyarakat lokal, serta kerja sama antara pemerintah, LSM, dan masyarakat dalam upaya pelestarian hutan.

Sebagai penutup, Lukmanul Hakim menyampaikan bahwa jika tidak ada tindakan yang tepat, deforestasi di Aceh dapat memberikan dampak jangka panjang yang merugikan tidak hanya untuk keanekaragaman hayati, tetapi juga untuk keberlanjutan ekosistem yang mendukung kehidupan manusia. Oleh karena itu, perlindungan hutan di Aceh, terutama di kawasan konservasi seperti KEL dan TNGL, harus menjadi perhatian utama bagi semua pihak.

Tags: Aceh TimurdeforestasiGlobal Forest WatchKawasan Ekosistem Leuserkehilangan tutupan hutankonservasipenurunan hutanSuaka Margasatwa Rawa SingkilTaman Nasional Gunung LeuserYayasan HAkA
SendShare205Tweet128Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Wisuda Sekolah Lansia Perdana di Bireuen Bayeun, Dr. Lismawani Al-Farlaky: Lansia Harus Tetap Produktif, Berdaya, dan Sehat

by Fazil
3 Agustus 2026
0
1.4k

acehvoice.net - ACEH TIMUR – Sebanyak 60 peserta Sekolah Lansia...

Wabup Aceh Timur Bantah Tuduhan Dun Belanda, Beri Waktu 2×24 Jam untuk Klarifikasi

Wabup Aceh Timur Bantah Tuduhan Dun Belanda, Beri Waktu 2×24 Jam untuk Klarifikasi

by Fazil
26 Juli 2026
0
1.4k

acehvoice.net – Banda Aceh – Wakil Bupati Aceh Timur, Teuku...

Bupati Al-Farlaky Terima Permintaan Maaf Dun Belanda, Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

by Fazil
25 Juli 2026
0
1.4k

acehvoice.net - ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman...

KUA Indra Makmu Sosialisasikan Aturan Baru Pencatatan Nikah, Libatkan Keuchik hingga Imum Mukim

by Fazil
17 Juni 2026
0
1.5k

acehvoice.net - ACEH TIMUR – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1
PII Aceh Nilai Dirut PT PEMA Harus Memiliki Rekam Jejak Leadership Yang Teruji

PII Aceh Nilai Dirut PT PEMA Harus Memiliki Rekam Jejak Leadership Yang Teruji

6 Agustus 2026
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Bireuen Didampingi Wagub Aceh

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Bireuen Didampingi Wagub Aceh

6 Agustus 2026
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Tengah

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Tengah

6 Agustus 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In