acehvoice.net – Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,2 miliar untuk pembangunan dan penataan dua taman ikonik di pusat kota, yakni Taman Bustanussalatin (Taman Sari) dan Taman Putroe Phang pada Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang tercantum pada laman SiRUP LKPP, Senin (8/6/2026), anggaran terbesar dialokasikan untuk pembangunan dan penataan Taman Bustanussalatin atau yang lebih dikenal sebagai Taman Sari.
Paket pekerjaan yang berada di bawah pelaksanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh tersebut tercatat dengan Kode RUP 63741475. Untuk pekerjaan fisik pembangunan dan penataan taman, Pemerintah Kota Banda Aceh menganggarkan dana sebesar Rp8,55 miliar yang akan dilaksanakan melalui mekanisme tender.
Selain pekerjaan fisik, pemerintah juga menyiapkan sejumlah anggaran pendukung guna memastikan proses penataan berjalan optimal. Di antaranya Rp550 juta untuk jasa konsultansi perencanaan penataan taman, Rp450 juta untuk manajemen konstruksi, serta Rp150 juta untuk penyusunan dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) dan dokumen pendukung lainnya.
Dengan tambahan anggaran tersebut, total dana yang dialokasikan untuk penataan Taman Sari mencapai sekitar Rp9,7 miliar.
Sementara itu, Pemerintah Kota Banda Aceh juga menganggarkan dana sebesar Rp1,38 miliar untuk penataan kawasan Taman Putroe Phang. Paket pekerjaan yang tercantum dalam Kode RUP 63906201 itu akan dilaksanakan melalui proses tender pada Tahun Anggaran 2026.
Selain anggaran pekerjaan fisik, penataan Taman Putroe Phang turut didukung oleh anggaran sebesar Rp120 juta untuk jasa konsultansi perencanaan dan jasa konsultansi pengawasan.
Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Banda Aceh menyiapkan anggaran sekitar Rp11,2 miliar untuk pembangunan dan penataan Taman Bustanussalatin serta Taman Putroe Phang, termasuk berbagai layanan pendukung. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau, memperindah wajah kota, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh.


























