• Latest
  • Trending
  • All
Band Sukatani Ungkap Intimidasi Polisi Terkait Lagu “Bayar Bayar Bayar”, Pemecatan dan Klarifikasi

Band Sukatani Ungkap Intimidasi Polisi Terkait Lagu “Bayar Bayar Bayar”, Pemecatan dan Klarifikasi

1 Maret 2025
Mualem Temui Prabowo, Enam Agenda Penting Aceh Dibahas

Mualem Temui Prabowo, Enam Agenda Penting Aceh Dibahas

4 November 2026
NADI Institut Kecam Kekerasan, Desak Tragedi Pidie Diusut Tuntas

NADI Institut Kecam Kekerasan, Desak Tragedi Pidie Diusut Tuntas

4 November 2026
Bentrokan di Pidie Berdarah, Satu Warga Tewas, Dugaan Kekerasan TNI Disorot

Bentrokan di Pidie Berdarah, Satu Warga Tewas, Dugaan Kekerasan TNI Disorot

4 November 2026
Dulu Bicara Prabowo 2 Tahun, Kini Listyo Sigit Terseret Kasus! Akankah Pernyataan Connie Bakrie Jadi Kenyataan?

Dulu Bicara Prabowo 2 Tahun, Kini Listyo Sigit Terseret Kasus! Akankah Pernyataan Connie Bakrie Jadi Kenyataan?

3 November 2026
Sambut Mahasiswa Baru, PB Himabir Banda Aceh Pastikan Bupati Bireuen Hadir

Sambut Mahasiswa Baru, PB Himabir Banda Aceh Pastikan Bupati Bireuen Hadir

3 November 2026
Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Kasus Penyadapan

Polri Tetapkan Tiga Jenderal sebagai Tersangka Kasus Penyadapan

3 November 2026
Ratusan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Tertahan di Gerbang Kantor Gubernur Aceh, Ini Tiga Tuntutannya

Ratusan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Tertahan di Gerbang Kantor Gubernur Aceh, Ini Tiga Tuntutannya

3 November 2026
KPK Buka Peluang Periksa Ahmad Dhani dalam Kasus Bea Cukai

KPK Buka Peluang Periksa Ahmad Dhani dalam Kasus Bea Cukai

3 November 2026
Kunjungan Wisman ke Aceh Turun 36,22 Persen, Malaysia Masih Mendominasi

Kunjungan Wisman ke Aceh Turun 36,22 Persen, Malaysia Masih Mendominasi

3 November 2026
Diduga Cabuli 2 Anak di Bawah Umur, Pria 59 Tahun Ditangkap Polisi

Diduga Cabuli 2 Anak di Bawah Umur, Pria 59 Tahun Ditangkap Polisi

3 November 2026
IPNU Aceh Perkuat Kaderisasi Lewat Lakmud dan Rapimwil

IPNU Aceh Perkuat Kaderisasi Lewat Lakmud dan Rapimwil

2 November 2026

Imigrasi Aceh Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga

2 November 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Kamis, November 5, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Nasional

Band Sukatani Ungkap Intimidasi Polisi Terkait Lagu “Bayar Bayar Bayar”, Pemecatan dan Klarifikasi

Fazil by Fazil
1 Maret 2025
in Nasional
0
495
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Acehvoice.net, Jakarta – Teka-teki terkait video klarifikasi yang diunggah oleh band punk Sukatani akhirnya terungkap. Melalui akun Instagram mereka pada Sabtu, 1 Maret 2025, personel band asal Purbalingga, Jawa Tengah, ini mengungkapkan bahwa mereka telah mengalami intimidasi oleh pihak kepolisian sejak Juli 2024. Intimidasi ini berhubungan dengan lagu mereka yang berjudul “Bayar Bayar Bayar” yang kemudian memicu kontroversi.

ADVERTISEMENT

Dalam pernyataan yang diunggah oleh Muhammad Syifa Al Lufti (Alectroguy) dan Novi Citra Indriyati (Twister Angel), mereka mengungkapkan tekanan yang mereka hadapi selama hampir setahun.

BacaJuga

Pemecatan Cek Mad untuk Mempermudah Salmawati Sebagai Anggota DPRA?

Mawardi Ali Bantah Isu Pemberhentian Sebagai Ketua PAN Aceh

“Kami dalam kondisi baik, meski masih dalam proses pemulihan pasca serangkaian kejadian yang kami alami sejak Juli 2024,” tulis mereka dalam keterangan tersebut.

ADVERTISEMENT

Mereka juga menyatakan bahwa tekanan yang datang dari Kepolisian semakin intens, yang akhirnya mendorong mereka untuk mengunggah video klarifikasi lagu “Bayar Bayar Bayar”.

“Tekanan dan intimadasi dari Kepolisian terus kami dapatkan, hingga akhirnya video klarifikasi atas lagu yang berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’ kami unggah melalui media sosial.”

Lagu tersebut, yang berkisah tentang masyarakat Indonesia yang harus membayar untuk urusan dengan polisi, dianggap menghina institusi Kepolisian RI. Akibatnya, mereka dipaksa untuk menarik lagu tersebut dari semua platform digital. Selain itu, video klarifikasi yang diunggah pada 20 Februari 2025 juga membawa dampak buruk baik secara material maupun non-material bagi band tersebut.

ADVERTISEMENT

Namun, meski menghadapi berbagai tekanan, band Sukatani justru mendapatkan dukungan yang luar biasa dari banyak pihak. Hal ini memberikan semangat kepada mereka untuk terus melanjutkan perjalanan mereka sebagai musisi. Salah satu dampak dari video klarifikasi tersebut adalah pemecatan Novi atau Twister Angel dari tempatnya mengajar di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Mutiara Hati di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Pihak sekolah memberhentikan Novi dengan alasan yang tidak jelas, meskipun dalam surat pemecatan tersebut tidak disebutkan apakah keanggotaan Novi dalam band Sukatani menjadi alasan utama pemecatannya.

Dalam klarifikasi tersebut, band Sukatani juga menanggapi tawaran yang datang setelah video klarifikasi mereka viral, salah satunya tawaran untuk menjadi Duta Polisi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Namun, band ini memilih untuk menolaknya dengan tegas, mengingat mereka tidak ingin terlibat dalam hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip mereka.

Mereka juga menegaskan bahwa pemecatan Novi dari SDIT Mutiara Hati dilakukan secara sepihak oleh pihak yayasan. Meskipun alasan resmi yang diberikan adalah karena keikutsertaan Novi dalam band Sukatani, surat pemecatan tersebut tidak mencantumkan pelanggaran yang dilakukan oleh Novi sebagai anggota band. Ini menunjukkan adanya ketidakjelasan terkait alasan pemecatan tersebut.

“Bahkan dalam surat pemecatan yang diterima sama sekali tidak menjelaskan apakah keikutsertaan Twister Angel sebagai personel Sukatani sebagai pelanggaran berat,” tulis mereka. 

Pernyataan band Sukatani ini memberikan gambaran jelas mengenai perjuangan mereka dalam menghadapi tekanan dan intimidasi dari pihak berwenang, serta dampak sosial yang mereka terima akibat lagu “Bayar Bayar Bayar”. Meskipun menghadapi banyak rintangan, band Sukatani tetap teguh pada pendirian mereka untuk menyuarakan ketidakpuasan melalui musik dan tetap menolak tawaran yang mereka anggap tidak sesuai dengan nilai-nilai yang mereka pegang.

Kini, dengan dukungan yang terus mengalir dari penggemar dan masyarakat, band Sukatani bertekad untuk terus berkarya dan memberikan musik yang berani dan bermakna.

Sumber: Tempo

Tags: Band SukataniIntimidasi PolisiKapolri Listyo SigitKlarifikasiLagu Bayar Bayar BayarPemecatanPurbalinggaSukataniTwister AngelVideo Klarifikasi
SendShare198Tweet124Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemecatan Cek Mad untuk Mempermudah Salmawati Sebagai Anggota DPRA?

Pemecatan Cek Mad untuk Mempermudah Salmawati Sebagai Anggota DPRA?

by Fazil
8 April 2025
0
1.4k

Acehvoice.net - Pemecatan Muhammad Thaib (Cek Mad) dari pengurus Partai...

Mawardi Ali Bantah Isu Pemberhentian Sebagai Ketua PAN Aceh

Mawardi Ali Bantah Isu Pemberhentian Sebagai Ketua PAN Aceh

by Fazil
19 Oktober 2024
0
1.4k

Acehvoice.net, Banda Aceh - Mawardi Ali, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1
Mualem Temui Prabowo, Enam Agenda Penting Aceh Dibahas

Mualem Temui Prabowo, Enam Agenda Penting Aceh Dibahas

4 November 2026
NADI Institut Kecam Kekerasan, Desak Tragedi Pidie Diusut Tuntas

NADI Institut Kecam Kekerasan, Desak Tragedi Pidie Diusut Tuntas

4 November 2026
Bentrokan di Pidie Berdarah, Satu Warga Tewas, Dugaan Kekerasan TNI Disorot

Bentrokan di Pidie Berdarah, Satu Warga Tewas, Dugaan Kekerasan TNI Disorot

4 November 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In