acehvoice.net – Lhokseumawe – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Lhokseumawe secara resmi menetapkan target merebut 5 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe pada Pemilu 2029 mendatang.
Ketua DPD PAN Lhokseumawe, Hery Herman Saputra, S.Kom., mengatakan target tersebut disusun berdasarkan proyeksi pertumbuhan jumlah pemilih dan kebutuhan masyarakat Kota Lhokseumawe dalam lima tahun ke depan.
“Target lima kursi DPRK pada Pemilu 2029 bukanlah angka yang ditetapkan tanpa perhitungan. Kami melihat potensi besar dari pertumbuhan pemilih yang diperkirakan mencapai 138.916 orang, dengan dominasi pemilih muda yang mencapai sekitar 43.383 orang. Ini menjadi peluang sekaligus tanggung jawab bagi PAN untuk menghadirkan politik yang lebih dekat dengan kebutuhan generasi muda dan masyarakat secara umum,” ujar Hery.
Menurutnya, PAN Lhokseumawe akan mengoptimalkan kekuatan organisasi hingga tingkat gampong sebagai basis utama penguatan partai di tengah masyarakat.
“Kami akan memperkuat struktur partai dari tingkat kota hingga gampong, memastikan kader hadir dan bekerja bersama masyarakat. Politik tidak boleh hanya hadir menjelang pemilu, tetapi harus menjadi sarana pelayanan dan solusi bagi persoalan yang dihadapi warga setiap hari,” katanya.
Di bawah arahan Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, PAN Lhokseumawe juga akan fokus pada sejumlah strategi pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya di sektor ekonomi dan pelayanan publik.
“Kami ingin mendorong percepatan pertumbuhan UMKM, ekonomi kreatif, serta membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja bagi generasi muda. Selain itu, digitalisasi pelayanan publik harus terus didorong agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan,” lanjut Hery.
Ia menilai generasi muda akan menjadi faktor penentu dalam kontestasi politik mendatang sehingga perlu diberikan ruang yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
“Anak muda hari ini bukan hanya pemilih, tetapi juga aktor pembangunan. Karena itu PAN ingin menjadi rumah besar bagi generasi muda yang memiliki gagasan, semangat inovasi, dan kepedulian terhadap masa depan Kota Lhokseumawe,” ujarnya.
Meski demikian, Hery menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada kekuatan generasi muda semata. Menurutnya, kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan ulama tetap menjadi fondasi penting dalam membangun daerah yang maju dan berkarakter.
“Kami meyakini bahwa kemajuan Lhokseumawe harus dibangun melalui sinergi antara energi generasi muda, pengalaman para tokoh masyarakat, serta bimbingan dan nasihat para ulama. Kolaborasi inilah yang akan melahirkan pembangunan yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat secara moral dan sosial,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hery menyebutkan bahwa target lima kursi DPRK bukan semata-mata untuk memperbesar kekuatan politik PAN di parlemen, melainkan sebagai upaya memperluas ruang perjuangan bagi kepentingan masyarakat.
“Bagi kami, target ini bukan hanya tentang jumlah kursi. Yang lebih penting adalah bagaimana PAN dapat menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi jembatan kolaborasi bagi seluruh elemen daerah. Dengan kerja keras, konsolidasi yang kuat, dan dukungan masyarakat, kami optimistis target lima kursi DPRK pada 2029 dapat tercapai,” tutup Hery.






















