acehvoice.net – ACEH TIMUR — Di tengah derasnya serangan isu yang menyasar Iskandar Usman Al-Farlaky, Komite Peralihan Aceh justru menegaskan rekam jejak kerja nyata sang bupati yang dinilai konsisten hadir untuk masyarakat.
Jubir KPA Pusat, Bang Jack Libya, menyebut Al-Farlaky sebagai sosok pemimpin lapangan yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung ke titik-titik krisis.
Sejak dilantik pada Maret 2025, Al-Farlaky disebut aktif mengawal berbagai persoalan daerah, termasuk saat bencana hidrometeorologi melanda Aceh Timur. Bahkan, ia menjangkau wilayah terisolasi menggunakan sepeda motor trail demi memastikan bantuan sampai kepada masyarakat.
“Beliau tidak menunggu laporan, tapi turun langsung. Itu yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, dedikasi tersebut menjadi bukti kuat bahwa Al-Farlaky fokus pada kerja nyata, terutama dalam percepatan penanganan bencana dan peningkatan pelayanan publik.
Namun di saat yang sama, muncul gelombang isu yang dinilai tidak berdasar dan berpotensi mengganggu stabilitas pembangunan.
“Fitnah seperti ini justru menghambat kerja-kerja pemerintah. Padahal masyarakat butuh solusi, bukan konflik,” tegasnya.
KPA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap fokus mendukung upaya pemulihan dan pembangunan, serta tidak terjebak dalam narasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan sampai kerja nyata tertutup oleh isu yang sengaja diproduksi,” tutupnya.


























