acehvoice.net – ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky melaksanakan prosesi peusijuek bagi calon jamaah haji tahun 2026 asal daerahnya. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Agung Darussalihin Idi, Selasa (28/4/2026).
Tahun ini, jumlah jamaah haji asal Aceh Timur tercatat sebanyak 249 orang, terdiri dari 92 laki-laki dan 155 perempuan. Para jamaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Banda Aceh pada 11 Mei dan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci sehari setelahnya, yakni 12 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua orang dapat merasakannya.
Menurutnya, kemampuan finansial bukan satu-satunya faktor penentu seseorang bisa berangkat ke Tanah Suci. Banyak yang berkecukupan namun belum mendapat kesempatan, sementara ada pula yang sederhana tetapi dimudahkan jalannya oleh Allah.
Bupati juga menyinggung kondisi antrean haji yang semakin panjang dibandingkan masa lalu. Ia menyebut pemerintah terus melakukan berbagai pembenahan, termasuk penguatan tata kelola melalui pemisahan pengelolaan haji dan umrah demi peningkatan pelayanan.
Di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga berupaya meningkatkan kualitas layanan haji, salah satunya dengan menyiapkan lahan untuk pembangunan fasilitas pelayanan haji dan umrah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan apresiasi kepada jamaah tertua, Maimunah (95) asal Seunebok Bace, serta jamaah termuda, Rizki Julungan (21) dari Kecamatan Julok. Ia berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah.
Al-Farlaky juga mengingatkan para jamaah agar menjaga kondisi fisik, mengingat suhu di Mekkah yang cukup tinggi. Ia mengimbau agar jamaah memperbanyak konsumsi air dan selalu mengikuti arahan petugas.
“Jika mengalami gangguan kesehatan, segera laporkan kepada petugas. Jangan dipaksakan,” pesannya.
Selain itu, Bupati menitipkan doa kepada para jamaah agar mendoakan Aceh Timur dan Provinsi Aceh tetap dalam keadaan aman, damai, serta terus berkembang ke arah yang lebih baik.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Menutup sambutannya, Bupati mendoakan seluruh jamaah agar diberi kemudahan dalam beribadah dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.[]


























