• Latest
  • Trending
  • All

Walimatus Safar : Antara Spirit Ibadah dan Panggung Sosial

23 April 2026
Enam Warga Sekolah Diduga Keracunan MBG di Banda Aceh, Dapur Dihentikan

Enam Warga Sekolah Diduga Keracunan MBG di Banda Aceh, Dapur Dihentikan

31 Oktober 2026
Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

31 Oktober 2026
Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

31 Oktober 2026
Australia Luncurkan Program Partisipasi Demokrasi di Aceh, Dana Capai AUD 30 Juta

Australia Luncurkan Program Partisipasi Demokrasi di Aceh, Dana Capai AUD 30 Juta

31 Oktober 2026
Nelayan Aceh Timur Hilang di Laut, Pencarian Memasuki Hari Ketiga

Nelayan Aceh Timur Hilang di Laut, Pencarian Memasuki Hari Ketiga

31 Oktober 2026
Bupati Aceh Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Bupati Aceh Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

31 Oktober 2026

Polisi Tangkap Pria di Banda Aceh atas Dugaan KDRT dan Aniaya Anak

31 Oktober 2026
10 Rekomendasi Tempat Wisata di Banda Aceh dan Aceh Besar, dari Wisata Sejarah hingga Pantai

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Banda Aceh dan Aceh Besar, dari Wisata Sejarah hingga Pantai

29 Oktober 2026
Diskominsa Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!

Diskominsa Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!

29 Oktober 2026
Disporaparekraf Aceh Utara Dukung Inovasi Digitalisasi Pariwisata Paris

Disporaparekraf Aceh Utara Dukung Inovasi Digitalisasi Pariwisata Paris

29 Oktober 2026
Ayah Wa Minta Pembangunan Rumah Korban Bencana di Aceh Utara Libatkan Tenaga Lokal

Ayah Wa Minta Pembangunan Rumah Korban Bencana di Aceh Utara Libatkan Tenaga Lokal

29 Oktober 2026
Diduga Oknum DPRK Nagan Raya Digrebek Warga di Pendopo, Seorang Wanita Diamankan Polisi

Diduga Oknum DPRK Nagan Raya Digrebek Warga di Pendopo, Seorang Wanita Diamankan Polisi

29 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opini

Walimatus Safar : Antara Spirit Ibadah dan Panggung Sosial

Fazil by Fazil
23 April 2026
in Opini
0
495
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Oleh :Teuku Muhammad Jamil, Dr, Drs, M.Si, Ph.D Pengamat Sosial dan Akademisi Universitas Syiah Kuala.

ADVERTISEMENT

acehvoice.net — Banda Aceh — FENOMENA walimatus safar di Aceh dewasa ini berkembang menjadi lebih dari sekadar ritual pelepasan spiritual bagi calon jamaah haji. Ia telah bertransformasi menjadi arena sosial yang sarat makna simbolik, bahkan cenderung mengalami pergeseran fungsi: dari ekspresi religius menuju pertunjukan status sosial.

BacaJuga

Cerita Seorang Kader Menuju Paripurna

“Labbaik” yang Mengguncang Kesombongan : Haji, Panggilan Langit, dan Tamparan bagi Manusia yang Terlalu Membesarkan Dunia

Ketika Tanah Menangis dan Langit Tak Lagi Menahan: Seruan dari Sumatera untuk Keadilan Alam dan Kemanusiaan

Dalam perspektif sosiologis dan dimensi sosial, praktik ini dapat dibaca melalui lensa teori symbolic interactionism dan social stratification. Walimatus safar bukan lagi sekadar doa bersama, melainkan medium komunikasi simbolik yang menyampaikan pesan: “kami mampu”, “kami telah sampai”, atau bahkan “kami berada pada kelas tertentu dalam struktur sosial”. Dengan kata lain, ritual ini mulai mengandung dimensi status signaling yang kuat.

ADVERTISEMENT

Tidak dapat dipungkiri, ibadah haji sendiri memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi dan menjadi rukun Islam yang wajib bagi yang mampu. Namun, justru pada titik “kemampuan” inilah terjadi problem sosial. Ketika kemampuan ekonomi diterjemahkan ke dalam bentuk perayaan yang berlebihan—jamuan besar, dekorasi mewah, undangan massal—maka ibadah yang seharusnya bersifat personal dan transendental bergeser menjadi konsumsi publik yang demonstratif.

Di sinilah kritik sosiologis dan dimensi sosial perlu diajukan secara jernih : apakah walimatus safar hari ini masih merepresentasikan kesederhanaan dan ketundukan seorang hamba yang hendak memenuhi panggilan Ilahi? Ataukah ia telah berubah menjadi panggung performatif yang justru berpotensi mengaburkan makna spiritual itu sendiri?

Lebih jauh, fenomena ini juga menciptakan tekanan sosial baru di tengah masyarakat. Bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah, standar sosial yang terbentuk secara tidak langsung memaksa mereka untuk “meniru” pola yang sama, meskipun harus dengan beban ekonomi tambahan. Ini yang oleh sosiolog disebut sebagai conspicuous consumption—konsumsi mencolok untuk mendapatkan pengakuan sosial.

ADVERTISEMENT

Akibatnya, walimatus safar berpotensi melahirkan apa yang bisa disebut sebagai ritual inequality: sebuah praktik keagamaan yang justru memperlebar jarak sosial, bukan menyatukan. Nilai kebersamaan yang semestinya lahir dari doa bersama, bergeser menjadi arena perbandingan diam-diam antar kelas sosial.

Padahal, jika kita kembali pada esensi ajaran Islam, keberangkatan ke tanah suci seharusnya ditandai oleh kerendahan hati, pengendalian diri, dan penguatan niat. Bukan oleh kemegahan acara yang justru berpotensi melahirkan riya’ dalam bentuk yang lebih halus dan terselubung.

Bukan berarti walimatus safar harus dihapuskan. Ia tetap memiliki nilai sosial dan kultural yang penting sebagai media silaturahmi dan doa kolektif. Namun yang perlu dikoreksi adalah orientasinya. Kesederhanaan harus dikembalikan sebagai norma, bukan pengecualian.

Di titik ini, peran tokoh agama, akademisi, dan elite sosial menjadi krusial. Mereka harus berani menggeser narasi publik: dari kemewahan menuju makna, dari simbol menuju substansi, dari pengakuan sosial menuju keikhlasan spiritual.

Jika tidak, kita berisiko mempertahankan sebuah tradisi yang secara kasat mata religius, tetapi secara sosiologis justru mengandung paradoks: memperlihatkan kesalehan, namun menyuburkan kesenjangan.

Pertanyaan mendasarnya sederhana, tetapi tajam : apakah kita sedang melepas tamu Allah, atau justru sedang mempertontonkan diri di hadapan sesama manusia?

Sagoe Cot Irie, 23 April 2026.

Tags: OpiniPanggung SosialSpirit IbadahWalimatus Safar
SendShare198Tweet124Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Cerita Seorang Kader Menuju Paripurna

Cerita Seorang Kader Menuju Paripurna

by Fazil
14 Juli 2026
0
1.5k

Maulidil Fikri|Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Peserta Leadership Advance Training...

“Labbaik” yang Mengguncang Kesombongan : Haji, Panggilan Langit, dan Tamparan bagi Manusia yang Terlalu Membesarkan Dunia

by Fazil
5 Mei 2026
0
1.4k

Oleh :Teuku Muhammad Jamil Ilmuwan Sosial dan Akademisi Universitas Syiah...

Ketika Tanah Menangis dan Langit Tak Lagi Menahan: Seruan dari Sumatera untuk Keadilan Alam dan Kemanusiaan

by Fazil
29 November 2025
0
1.5k

Ditulis/disusun oleh: Muhammad Ramadhanur Halim, S,H.I., Di tengah malam yang...

Globalisasi Pendidikan di Banda Aceh Menjadi Peluang atau Tantangan di Era Terbuka

Globalisasi Pendidikan di Banda Aceh Menjadi Peluang atau Tantangan di Era Terbuka

by Fazil
19 November 2025
0
1.4k

Globalisasi Pendidikan di Banda Aceh Menjadi Peluang atau Tantangan di...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1
Enam Warga Sekolah Diduga Keracunan MBG di Banda Aceh, Dapur Dihentikan

Enam Warga Sekolah Diduga Keracunan MBG di Banda Aceh, Dapur Dihentikan

31 Oktober 2026
Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

31 Oktober 2026
Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

31 Oktober 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In