• Latest
  • Trending
  • All

Prahara Buku di Pidie: Penyelewengan Kebijakan, Komandan Ibrahim Berang!

25 Februari 2026

Muharram 1448 H: Aceh Timur di Persimpangan Sejarah, Meneguhkan Hijrah Menuju Peradaban

14 Juni 2026

HMPS BSA UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

14 Juni 2026

PII Pidie Jaya Tagih Janji Perubahan Bupati

14 Juni 2026
Dari Abrasi ke Aksi: Saatnya Pelajar Aceh Menanam Harapan

Dari Abrasi ke Aksi: Saatnya Pelajar Aceh Menanam Harapan

8 Juni 2026
Fuad Samad Dorong Aceh Perkuat Negosiasi Blok Andaman

Fuad Samad Dorong Aceh Perkuat Negosiasi Blok Andaman

8 Juni 2026
Gubernur Aceh Bentuk Tim Teknis Pengembangan Blok South Andaman Mubadala Energy

Gubernur Aceh Bentuk Tim Teknis Pengembangan Blok South Andaman Mubadala Energy

8 Juni 2026
Pemko Banda Aceh Anggarkan Rp11,2 Miliar untuk Penataan Taman Sari dan Putroe Phang

Pemko Banda Aceh Anggarkan Rp11,2 Miliar untuk Penataan Taman Sari dan Putroe Phang

8 Juni 2026
Illiza Sebut Banda Aceh Bangkit Berkat Kolaborasi

Illiza Sebut Banda Aceh Bangkit Berkat Kolaborasi

8 Juni 2026

PW PII Aceh Gelar Aksi Hijau di Pesisir Aceh Besar

6 Juni 2026

Kepala KUA Bisa Dijabat Perempuan, Wali Hakim Tetap Kewenangan Penghulu

4 Juni 2026

PII Yakin Wali Kota Banda Aceh Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

2 Juni 2026

IPNU Banda Aceh Desak Sanksi Tegas untuk Hotel Pelanggar Qanun Syariat

1 Juni 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Daerah

Prahara Buku di Pidie: Penyelewengan Kebijakan, Komandan Ibrahim Berang!

Fazil by Fazil
25 Februari 2026
in Daerah, Hukum
0
533
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

acehvoice.net — Sigli — Aroma busuk dugaan korupsi di tubuh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pidie kian menyengat. Pengadaan buku literasi yang seharusnya menjadi jembatan ilmu bagi generasi masa depan, kini justru terseret dalam pusaran skandal besar.

ADVERTISEMENT

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) yang mengungkap adanya dugaan kerugian negara sebesar Rp 7,1 miliar memicu gelombang amarah, terutama dari tokoh masyarakat sekaligus mantan pejuang, Komandan Ibrahim Pidie.

BacaJuga

Mengejutkan Hasil Temuan BPK-RI di Disdikbud Pidie

Kasus ini mencuat setelah publik mencium kejanggalan pada proses lelang proyek pengadaan buku baca, tulis Al-Qur’an, serta buku referensi untuk pelajar SD dan SMP.

ADVERTISEMENT

Betapa tidak, satu perusahaan yakni CV Karimivar yang dipimpin oleh direktur berinisial ES, memborong empat proyek sekaligus dengan nilai fantastis mencapai miliaran rupiah. Monopoli ini dianggap bukan sekadar kebetulan, melainkan indikasi kuat adanya “main mata” antara birokrasi dan rekanan.

Keprihatinan Mendalam

Pria yang akrab disapa Dan Ibra ini tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya saat ditemui awak media. Baginya, angka 7,1 miliar bukan sekadar nominal, melainkan hak anak-anak Pidie yang dirampas secara dzalim oleh oknum pejabat.

ADVERTISEMENT

“Pedih rasanya melihat kekejaman fisik dan intelektual yang dilakukan oleh pejabat-pejabat kita hari ini,” ujar Dan Ibra dengan nada suara yang bergetar menahan amarah.

Ia mengenang masa-masa sulit saat masih berada di dalam hutan, berjuang mempertaruhkan nyawa demi kepentingan masyarakat. Ia mengaku miris melihat kondisi Pidie pasca-damai, di mana kesejahteraan rakyat justru digerogoti oleh kebijakan yang tidak berpihak pada transparansi.

“Kami dulu di hutan memperjuangkan nasib rakyat. Sekarang setelah damai, setidaknya janganlah membuat rakyat sengsara. Generasi kita ke bawah dipertaruhkan. Mulai dari mekanisme lelang yang tidak akuntabel hingga hasil proyek yang berimbas pada kualitas pendidikan, ini adalah pengkhianatan,” tambahnya.

Menurut Dan Ibra, mekanisme administrasi yang dilakukan oleh Disdikbud Pidie selama ini hanyalah formalitas belaka. Ia menduga proses tersebut dirancang sedemikian rupa untuk meloloskan kepentingan kelompok tertentu, tanpa memedulikan dampak jangka panjang terhadap mutu pendidikan di daerah berjuluk Pedir tersebut.

Lempar Tanggung Jawab di Internal Disdikbud

Keterangan mengejutkan datang dari Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) Disdikbud Pidie, Zainuddin, yang juga menjabat sebagai Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter. Meski berada di posisi sentral, Zainuddin mengaku tidak tahu banyak mengenai proses pemilihan CV Karimivar sebagai pemenang tunggal di empat proyek tersebut.

“Saya hanya menjalankan tugas setelah program tersebut direncanakan dan diperintahkan oleh Kepala Dinas (Kadis). Semua sudah tertuang dalam buku Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA),” jawab Zainuddin tenang.

Ia berkilah bahwa tugasnya sebagai PPTK terbatas pada verifikasi berkas penyedia, pemeriksaan barang, pengawasan distribusi, hingga urusan pengamprahan anggaran. Jawaban normatif ini justru semakin memperkuat dugaan adanya rantai instruksi yang terputus atau sengaja diputus untuk menutupi dalang utama di balik penyelewengan ini.

Mendesak KPK untuk “Cabut Akar Mafia”

Keresahan masyarakat Pidie kini berada di titik puncak. Publik merasa dikhianati karena anggaran yang seharusnya digunakan untuk mencerdaskan bangsa, justru diduga menguap ke kantong-kantong pribadi. Senada dengan kegelisahan publik, Dan Ibra mendesak lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk segera turun tangan.

“KPK harus turun ke Pidie dan cabut akar mafia pengadaan buku ini! Kalau tidak, dunia pendidikan anak-anak kita akan hancur karena dikelola oleh orang-orang yang salah dan tidak paham esensi pendidikan,” tegas Dan Ibra dengan nada bengis.

Ia secara spesifik meminta KPK untuk melakukan interogasi mendalam terhadap tiga pilar utama dalam skandal ini: Direktur CV Karimivar (ES), PPTK Kegiatan (Z), hingga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie. Baginya, pemeriksaan ini bukan sekadar urusan hukum, melainkan upaya menyelamatkan “asa” rakyat Pidie yang kian meredup.

Pendidikan di Ujung Tanduk

Kasus ini menjadi cermin retak tata kelola keuangan di Kabupaten Pidie. Jika temuan BPK-RI sebesar 7,1 miliar ini tidak segera ditindaklanjuti dengan tindakan hukum yang tegas, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah akan sirna sepenuhnya.

Masyarakat kini berharap adanya kerja sama yang solid dalam mengawal efisiensi anggaran negara. Kualitas pendidikan tidak boleh dikorbankan demi keuntungan segelintir elite. Kini, mata seluruh rakyat Pidie tertuju pada langkah penegak hukum: apakah mereka berani memutus rantai mafia buku ini, atau membiarkan masa depan generasi muda Pidie terkubur bersama buku-buku yang bermasalah.

Tags: Disdikbud PidieKomandan IbrahimPemerintah Pidie
SendShare213Tweet133Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Mengejutkan Hasil Temuan BPK-RI di Disdikbud Pidie

by Fazil
24 Februari 2026
0
1.6k

acehvoice.net - Sigli – Sorotan tajam tertuju pada Dinas Pendidikan...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1

Muharram 1448 H: Aceh Timur di Persimpangan Sejarah, Meneguhkan Hijrah Menuju Peradaban

14 Juni 2026

HMPS BSA UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

14 Juni 2026

PII Pidie Jaya Tagih Janji Perubahan Bupati

14 Juni 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In