acehvoice.net – Banda Aceh – Wakil Bupati Aceh Timur, Teuku Zainal Abidin, membantah tuduhan yang dilontarkan kreator konten media sosial Dun Belanda terkait klaim bahwa dirinya pernah meminta agar Bupati Aceh Timur dijatuhkan dengan imbalan sebuah mobil dan rumah.
Tudingan tersebut muncul dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video itu, Dun Belanda mengaku kritik yang selama ini disampaikannya kepada Bupati Aceh Timur dilakukan atas arahan Wakil Bupati.
Bahkan, ia mengklaim dijanjikan hadiah berupa mobil dan rumah apabila berhasil menjatuhkan Bupati Aceh Timur.
Menanggapi pernyataan tersebut, Teuku Zainal Abidin memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi pada Minggu (26/7/2026). Ia menegaskan seluruh tuduhan yang disampaikan Dun Belanda tidak benar dan tidak memiliki dasar.
“Saya tidak kenal dengan Dun Belanda. Saya hanya pernah mendengar namanya karena yang bersangkutan sering menyampaikan kritik melalui TikTok. Apa yang disampaikannya itu adalah fitnah,” tegas Teuku Zainal Abidin.
Menurutnya, tuduhan tersebut telah mencemarkan nama baik dan merugikan dirinya secara pribadi. Karena itu, ia meminta Dun Belanda segera memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik.
“Saya memberikan waktu 2×24 jam kepada Dun Belanda untuk mengklarifikasi pernyataannya yang menyebut saya menyuruhnya menggulingkan Bupati Aceh Timur,” ujarnya.
Teuku Zainal Abidin juga menegaskan akan menempuh jalur hukum apabila hingga batas waktu yang diberikan tidak ada klarifikasi maupun permintaan maaf dari pihak Dun Belanda.
“Jika tidak ada klarifikasi, kami akan menempuh jalur hukum. Saya tegaskan kembali bahwa tuduhan tersebut adalah fitnah,” katanya.
Sebelumnya, nama Dun Belanda sempat menjadi perhatian publik setelah menyampaikan permintaan maaf kepada Bupati Aceh Timur terkait konten yang pernah diunggahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Dun Belanda belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi atas bantahan dan permintaan klarifikasi yang disampaikan Wakil Bupati Aceh Timur.


























