• Latest
  • Trending
  • All

Opini | Ketika Adat dan Pemerintahan Saling Menyapa: Harapan Baru untuk Bupati Aceh Timur

11 November 2025

Muharram 1448 H: Aceh Timur di Persimpangan Sejarah, Meneguhkan Hijrah Menuju Peradaban

14 Juni 2026

HMPS BSA UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

14 Juni 2026

PII Pidie Jaya Tagih Janji Perubahan Bupati

14 Juni 2026
Dari Abrasi ke Aksi: Saatnya Pelajar Aceh Menanam Harapan

Dari Abrasi ke Aksi: Saatnya Pelajar Aceh Menanam Harapan

8 Juni 2026
Fuad Samad Dorong Aceh Perkuat Negosiasi Blok Andaman

Fuad Samad Dorong Aceh Perkuat Negosiasi Blok Andaman

8 Juni 2026
Gubernur Aceh Bentuk Tim Teknis Pengembangan Blok South Andaman Mubadala Energy

Gubernur Aceh Bentuk Tim Teknis Pengembangan Blok South Andaman Mubadala Energy

8 Juni 2026
Pemko Banda Aceh Anggarkan Rp11,2 Miliar untuk Penataan Taman Sari dan Putroe Phang

Pemko Banda Aceh Anggarkan Rp11,2 Miliar untuk Penataan Taman Sari dan Putroe Phang

8 Juni 2026
Illiza Sebut Banda Aceh Bangkit Berkat Kolaborasi

Illiza Sebut Banda Aceh Bangkit Berkat Kolaborasi

8 Juni 2026

PW PII Aceh Gelar Aksi Hijau di Pesisir Aceh Besar

6 Juni 2026

Kepala KUA Bisa Dijabat Perempuan, Wali Hakim Tetap Kewenangan Penghulu

4 Juni 2026

PII Yakin Wali Kota Banda Aceh Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

2 Juni 2026

IPNU Banda Aceh Desak Sanksi Tegas untuk Hotel Pelanggar Qanun Syariat

1 Juni 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opini

Opini | Ketika Adat dan Pemerintahan Saling Menyapa: Harapan Baru untuk Bupati Aceh Timur

Muhammad by Muhammad
11 November 2025
in Opini, Pemerintahan
0
537
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Oleh: Mulyadi, SHI., M.Sos
Rais Syuriah Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pante Bidari
Sekretaris Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Kabupaten Aceh Timur

ADVERTISEMENT

acehvoice.net – Di Aceh Timur, adat bukan sekadar warisan budaya—ia adalah nafas yang menghidupi hubungan sosial, menggenggam nilai, dan menuntun arah hidup masyarakat. Karena itu, ketika Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky mengambil inisiatif untuk memperkuat kembali peran Imum Mukim, langkah itu terasa seperti upaya memanggil pulang jejak kearifan yang lama ditinggalkan oleh derasnya arus birokrasi modern.

BacaJuga

Muharram 1448 H: Aceh Timur di Persimpangan Sejarah, Meneguhkan Hijrah Menuju Peradaban

Kepala KUA Bisa Dijabat Perempuan, Wali Hakim Tetap Kewenangan Penghulu

Tak Hanya Tangani Banjir, Al-Farlaky Berhasil Tekan Angka Kemiskinan Aceh Timur

Ini bukan sekadar kebijakan. Ini adalah ikhtiar untuk menyambung kembali akar adat yang mulai mengering di tengah tuntutan sistem pemerintahan yang semakin teknokratis.

ADVERTISEMENT

Adat Sebagai Akar, Pemerintahan Sebagai Dahan

Bagi masyarakat Aceh, mukim bukan lembaga pelengkap. Mukim adalah ruang nilai—tempat adat bernaung, tempat sengketa diselesaikan, dan tempat hubungan masyarakat dengan pemerintah menemukan jalan tengahnya.

Dahulu, Imum Mukim bukan hanya pemimpin agama, melainkan tokoh pemersatu: mediator, penata wilayah, penyelesai konflik, dan pengayom masyarakat. Namun seiring perkembangan zaman, posisi itu mulai meredup di tengah hiruk pikuk aturan dan angka-angka pembangunan.

ADVERTISEMENT

Karena itu, langkah Bupati Al-Farlaky menegaskan kembali peran Imum Mukim ibarat menanam akar baru bagi pohon pemerintahan yang selama ini tumbuh lebih banyak ke arah formalitas daripada makna.

Namun akar tidak akan hidup bila tanahnya keras. Dan faktanya, hubungan antara Imum Mukim, keuchik, serta aparatur pemerintahan di Aceh Timur masih menyisakan kekakuan: ego kelembagaan, minimnya ruang gerak, serta kurangnya pelatihan dan dukungan anggaran.

Kepemimpinan yang Menyambung yang Terputus

Di sinilah harapan masyarakat ditumpangkan kepada Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky. Ia diharapkan dapat menjadi jembatan yang menyatukan dua dunia: adat yang sarat nilai dan birokrasi yang menuntut efisiensi.

Kepemimpinan yang memahami akar budaya tidak mudah terjebak dalam retorika. Ia bergerak dari meunasah ke meunasah, mendengar suara rakyat, memahami denyut sosial, dan menimbang kebijakan dengan hati yang berpihak pada masyarakat.

Bayangkan jika setiap gampong memiliki Imum Mukim yang diberdayakan sepenuhnya: terlibat dalam perencanaan pembangunan, menjadi penengah konflik, serta menjadi penjaga harmoni sosial. Dan bayangkan pula pemerintah kabupaten memberikan dukungan penuh—pelatihan, anggaran, dan kekuatan regulasi.

Jika itu terjadi, maka pemerintahan Aceh Timur tidak lagi menjadi sekadar urusan kantor, tetapi gerakan kolektif masyarakat.

Harapan yang Menyala dari Serambi Timur

Yang paling penting, langkah penguatan mukim tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Ia harus menjadi proses berkelanjutan, sebuah gerakan yang menegaskan kembali bahwa adat dan pemerintahan bukan dua entitas yang bersaing, tetapi dua kekuatan yang saling melengkapi.

Seperti pepatah Aceh mengatakan:
“Adat ngon hukôm lagee zat ngon sifeut.”
Adat dan hukum itu seperti zat dan sifat—tak bisa dipisahkan.

Jika pepatah itu dijadikan kompas, Aceh Timur dapat menapaki masa depan yang kokoh: pemerintahan yang berakar, pembangunan yang berpihak kepada rakyat, dan identitas Aceh yang tetap terjaga di tengah dunia modern yang terus berubah.[]

Tags: Aceh TimurKebudayaan AcehMasyarakat AdatNU AcehPemerintahan GampongTata Kelola Adat
SendShare215Tweet134Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Muharram 1448 H: Aceh Timur di Persimpangan Sejarah, Meneguhkan Hijrah Menuju Peradaban

by Rini
14 Juni 2026
0
1.4k

Oleh: Mulyadi, S.H.I., M.Sos. Kepala KUA Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten...

Kepala KUA Bisa Dijabat Perempuan, Wali Hakim Tetap Kewenangan Penghulu

by Fazil
4 Juni 2026
0
1.5k

acehvoice.net - ACEH TIMUR – Perubahan regulasi di lingkungan Kementerian...

Tak Hanya Tangani Banjir, Al-Farlaky Berhasil Tekan Angka Kemiskinan Aceh Timur

by acehvoice.net
1 Juni 2026
0
1.5k

acehvoice.net - ACEH TIMUR – Di tengah fokus penanganan banjir...

Gema Takbir Bergema di Aceh Timur, Al-Farlaky Resmi Lepas Pawai Idul Adha

by Rini
27 Mei 2026
0
1.4k

acehvoice.net - ACEH TIMUR — Malam takbiran Hari Raya Idul...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1

Muharram 1448 H: Aceh Timur di Persimpangan Sejarah, Meneguhkan Hijrah Menuju Peradaban

14 Juni 2026

HMPS BSA UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

14 Juni 2026

PII Pidie Jaya Tagih Janji Perubahan Bupati

14 Juni 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In