• Latest
  • Trending
  • All

OPINI | Ketika Kematian di Perantauan Menjadi Luka Kolektif: Suara dari Simeulue untuk Keadilan dan Kemanusiaan

9 November 2025
10 Rekomendasi Tempat Wisata di Banda Aceh dan Aceh Besar, dari Wisata Sejarah hingga Pantai

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Banda Aceh dan Aceh Besar, dari Wisata Sejarah hingga Pantai

29 Oktober 2026
Diskominsa Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!

Diskominsa Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!

29 Oktober 2026
Disporaparekraf Aceh Utara Dukung Inovasi Digitalisasi Pariwisata Paris

Disporaparekraf Aceh Utara Dukung Inovasi Digitalisasi Pariwisata Paris

29 Oktober 2026
Ayah Wa Minta Pembangunan Rumah Korban Bencana di Aceh Utara Libatkan Tenaga Lokal

Ayah Wa Minta Pembangunan Rumah Korban Bencana di Aceh Utara Libatkan Tenaga Lokal

29 Oktober 2026
Diduga Oknum DPRK Nagan Raya Digrebek Warga di Pendopo, Seorang Wanita Diamankan Polisi

Diduga Oknum DPRK Nagan Raya Digrebek Warga di Pendopo, Seorang Wanita Diamankan Polisi

29 Oktober 2026
Kejar Realisasi APBK- P, Bupati Al Farlaky Minta OPD Kebut Paket Pekerjaan

Kejar Realisasi APBK- P, Bupati Al Farlaky Minta OPD Kebut Paket Pekerjaan

28 Oktober 2026
Bupati Al- Farlaky Serahkan 6 Armada Ambulans Baru untuk Puskemas

Bupati Al- Farlaky Serahkan 6 Armada Ambulans Baru untuk Puskemas

28 Oktober 2026
Polemik Inspektur Aceh Belum Selesai, PW PII Aceh: Pemerintah Aceh Lamban Dalam Menjalankan Birokrasi

Polemik Inspektur Aceh Belum Selesai, PW PII Aceh: Pemerintah Aceh Lamban Dalam Menjalankan Birokrasi

26 Oktober 2026
Wagub Aceh Hadiri Rakornas TPAKD 2026

Wagub Aceh Hadiri Rakornas TPAKD 2026

23 Oktober 2026
Viral di Media Sosial, Pelaku Pencurian HP di Banda Aceh Ditangkap Polisi Bersama Dengan Penadah

Viral di Media Sosial, Pelaku Pencurian HP di Banda Aceh Ditangkap Polisi Bersama Dengan Penadah

23 Oktober 2026
Laboratorium Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie, Dua WN China Diamankan

Laboratorium Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie, Dua WN China Diamankan

23 Oktober 2026
Usai Sayuti Terpilih, Nora dan Miswar Digadang Isi Posisi Strategis

Usai Sayuti Terpilih, Nora dan Miswar Digadang Isi Posisi Strategis

21 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Daerah

OPINI | Ketika Kematian di Perantauan Menjadi Luka Kolektif: Suara dari Simeulue untuk Keadilan dan Kemanusiaan

Muhammad by Muhammad
9 November 2025
in Daerah, Hukum, Kriminal
0
524
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Oleh: Mulyadi, S.H.I., M.Sos

ADVERTISEMENT

Rais Syuriah MWCNU Pante Bidari & Sekretaris Apari Aceh Timur

BacaJuga

Alam Peudeung Berkibar di Pusat Kota Banda Aceh

Taufik Dikabarkan Dilantik Jadi Pj Sekda Aceh Hari Ini

T. Aznal Zahri Rangkap Jabatan, Ditunjuk Jadi Plh Inspektur Aceh

acehvoice.net – Kabar tentang meninggalnya seorang mahasiswa Simeulue di Masjid Agung Sibolga bukan hanya peristiwa kriminal, tetapi getaran duka yang merambat hingga ke kampung-kampung di pulau kami. Luka itu terasa lebih dalam karena terjadi di ruang yang seharusnya menjadi tempat paling aman—masjid. Bagi kami di Simeulue, kejadian ini bukan sekadar hilangnya satu nyawa, tetapi juga hantaman terhadap rasa aman, martabat, dan identitas kolektif sebagai anak pulau.

ADVERTISEMENT

Anak Pulau di Negeri Orang: Antara Harapan dan Kerentanan

Mahasiswa Simeulue yang merantau ke luar daerah biasanya membentuk komunitas kecil yang saling menjadi penopang. Mereka belajar banyak hal: ilmu, kemandirian, dan cara bertahan hidup di tengah kerasnya kota orang. Tetapi peristiwa ini menunjukkan bahwa di balik kemandirian, ada kerentanan yang tipis batasnya.

Kita sering lupa bahwa anak-anak pulau ini hidup jauh dari orang tua, mengandalkan ikatan solidaritas sesama perantau. Ketika salah satu dari mereka menjadi korban kekerasan, seluruh jaringan itu ikut runtuh. Ini bukan hanya tragedi personal, tapi tragedi sosial.

ADVERTISEMENT

Luka di Ruang Suci: Ketika Kekerasan Meruntuhkan Nilai

Masjid selalu dimaknai sebagai tempat teduh, tempat manusia pulang ketika letih dan resah. Karena itu, ketika kekerasan terjadi di dalamnya, luka yang muncul bukan sekadar luka jasad, melainkan luka batin, luka iman, dan luka kemanusiaan.

Dari Aceh hingga Sibolga, suara duka bergema: “Anak kami tidak mati karena salah, ia mati karena dunia terlalu mudah menginjak yang lemah.”

Dan itu adalah cermin ketimpangan moral yang harus dicatat.

Adat Sebagai Jalan Pemulihan

Masyarakat Simeulue memiliki mekanisme adat untuk memulihkan luka, bukan untuk membalas dendam. Ritual Manyayam Dala, atau proses “mengganti darah”, bukan upaya menukar nyawa, tetapi sebagai simbol keinsafan dan pemulihan keseimbangan sosial.

Sirih belingkar, kain putih, dan pulut ketan menjadi tanda bahwa luka harus dijahit dengan penghormatan, kesucian, dan persaudaraan. Hukum negara tentu harus berjalan, tetapi hukum adat memberi ruang bagi penyembuhan yang lebih dalam—penyembuhan jiwa.

Justru di sini letak kekuatan masyarakat adat: mereka tidak menuntut balas sebesar-besarnya, tetapi memulihkan kehidupan sebesar-besarnya.

Papar: Ritual Menerima yang Pergi, Menguatkan yang Tinggal

Ketika jenazah almarhum dipulangkan ke Simeulue, masyarakat menyambutnya dengan ritual Papar, sebuah cara adat untuk merangkul duka menjadi narasi yang lebih besar tentang penghormatan dan penguatan.

Papar bukan sekadar mengenang, tetapi menjahit ulang hubungan antara yang hidup dan yang telah pergi. Ini adalah cara adat mengatakan:

“Kami menerimamu sebagai bagian dari kami, hidup dan matimu tidak akan kami lupakan.”

Dari Duka Lahir Kesadaran Baru

Peristiwa ini telah memantik solidaritas yang luar biasa. Mahasiswa berdiri, tokoh masyarakat bergerak, dan suara keadilan digaungkan sampai ke lembaga legislatif. Tragedi ini menyadarkan kita bahwa keadilan tidak boleh berhenti pada meja sidang; ia harus hidup di hati masyarakat.

Bagi masyarakat Simeulue, perjuangan ini bukan hanya tentang satu nyawa, tetapi tentang martabat seluruh anak pulau di mana pun mereka berada. Mereka menuntut agar negara hadir dan adat dihormati, karena keduanya sama pentingnya menjaga peradaban.

Kita Tidak Mencari Balas, Kita Mencari Damai

Di tengah dunia yang keras, masyarakat kecil seperti Simeulue sering dipandang remeh. Namun tragedi ini membuktikan bahwa suara mereka dapat menggema jauh: suara tentang martabat, solidaritas, dan kemanusiaan.

Kami tidak berdiri untuk membalas, tetapi untuk memastikan tidak ada lagi anak pulau yang mati sia-sia di negara orang.

Kami tidak menuntut permusuhan, tetapi keadilan yang menyembuhkan.

Kami tidak membawa dendam, tetapi membawa nilai-nilai adat yang menyatukan.

Tragedi di Sibolga ini adalah pengingat bahwa di mana pun anak perantau berada, keselamatan mereka adalah tanggung jawab bersama—negara, masyarakat, dan kita semua.

Karena pada akhirnya, yang kita perjuangkan adalah kemanusiaan itu sendiri.

Tags: AcehBudaya AdatDiaspora AcehKekerasan SibolgaMahasiswa Perantau
SendShare210Tweet131Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Alam Peudeung Berkibar di Pusat Kota Banda Aceh

Alam Peudeung Berkibar di Pusat Kota Banda Aceh

by Fazil
18 Oktober 2026
0
1.4k

Alam Peudeung Berkibar di Pusat Kota Banda Aceh

Taufik Dikabarkan Dilantik Jadi Pj Sekda Aceh Hari Ini

Taufik Dikabarkan Dilantik Jadi Pj Sekda Aceh Hari Ini

by Fazil
11 Oktober 2026
0
1.4k

Gubernur Aceh Muzakir Manaf dikabarkan akan melantik Taufik sebagai Pj...

T. Aznal Zahri Rangkap Jabatan, Ditunjuk Jadi Plh Inspektur Aceh

T. Aznal Zahri Rangkap Jabatan, Ditunjuk Jadi Plh Inspektur Aceh

by Fazil
7 Oktober 2026
0
1.4k

T. Aznal Zahri kembali mendapat penugasan baru sebagai Plh Inspektur...

Kapolda Aceh Terima Kunjungan Tim Kejagung RI

Kapolda Aceh Terima Kunjungan Tim Kejagung RI

by Fazil
2 Oktober 2026
0
1.4k

Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan Tim Kejagung...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1
10 Rekomendasi Tempat Wisata di Banda Aceh dan Aceh Besar, dari Wisata Sejarah hingga Pantai

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Banda Aceh dan Aceh Besar, dari Wisata Sejarah hingga Pantai

29 Oktober 2026
Diskominsa Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!

Diskominsa Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!

29 Oktober 2026
Disporaparekraf Aceh Utara Dukung Inovasi Digitalisasi Pariwisata Paris

Disporaparekraf Aceh Utara Dukung Inovasi Digitalisasi Pariwisata Paris

29 Oktober 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In