• Latest
  • Trending
  • All

Komnas HAM Minta Selidiki Temuan Tulang Manusia di Rumoh Geudong

7 April 2024

“Labbaik” yang Mengguncang Kesombongan : Haji, Panggilan Langit, dan Tamparan bagi Manusia yang Terlalu Membesarkan Dunia

5 Mei 2026

“SEKALI LAYAR TERKEMBANG” : Ketika Ruh Perjuangan PII Terancam Tenggelam di Tengah Krisis Idealisme Generasi

5 Mei 2026

Adakan FGD, Pemerintah Aceh Diskusi Terbuka Dengan OKP dan Ormawa Terkait JKA

4 Mei 2026

Dari Banjir ke Lapangan Terpencil, KPA Ungkap Fakta Kerja Nyata Al-Farlaky di Tengah Serangan Isu

30 April 2026

Jubir KPA Pusat Murka: Serangan ke Al-Farlaky Bukan Kritik, Tapi Upaya Hancurkan Kehormatan

30 April 2026

Peusijuek Jamaah Haji 2026, Bupati Al-Farlaky Titip Doa untuk Kemajuan Aceh Timur

28 April 2026

Pemkab Aceh Timur Ajak Warga Solid Dukung Program, Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana

27 April 2026

Kekhususan yang Dikhianati : Krisis Epistemik dan Moral Kepemimpinan Aceh

26 April 2026

Di Tengah Pemulihan Banjir, Isu Liar Serang Bupati Al-Farlaky, Pemuda Aceh Minta Publik Waspada

25 April 2026

Gerak Cepat, Bupati Al-Farlaky Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Julok

24 April 2026

Walimatus Safar : Antara Spirit Ibadah dan Panggung Sosial

23 April 2026
Pimpin Upacara TMMD, Bupati Al-Farlaky Tekankan Sinergi dan Pemberdayaan Masyarakat

Pimpin Upacara TMMD, Bupati Al-Farlaky Tekankan Sinergi dan Pemberdayaan Masyarakat

22 April 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Mei 7, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Daerah

Komnas HAM Minta Selidiki Temuan Tulang Manusia di Rumoh Geudong

Redaksi by Redaksi
7 April 2024
in Daerah, Hukum, Internasional, Nasional
0
583
SHARES
1.7k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Acehvoice.net – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memperoleh informasi perihal penemuan tulang belulang manusia pada lokasi pembangunan Memorial Living Park Rumoh Geudong di Kabupaten Pidie, Aceh.

ADVERTISEMENT

“Komnas HAM telah memperoleh informasi dari masyarakat Desa Bili Aroen, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie serta pemberitaan media massa tentang temuan tulang belulang pada lokasi proyek pembangunan Memorial Living Park Rumoh Geudong,” ujar Ketua Tim Tindak Lanjut Hasil Penyelidikan Pelanggaran HAM yang Berat Abdul Haris Semendawai dilansir dari laman Komnas HAM.

BacaJuga

Warga Gelar Doa Bersama untuk Korban Pelanggaran HAM Rumoh Geudong

Pembangunan Memorial Living Park merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat.

ADVERTISEMENT
Alat berat sedang merobohkan bangunan situs Rumoh Geudong, di Pidie. (ANTARA/Mira Ulfa

Sehubungan dengan temuan tersebut, Komnas HAM, terang Abdul Haris, menyampaikan sejumlah pandangan penting untuk menjadi perhatian bagi pemerintah.

Pertama, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan beserta Pemerintah Aceh dan Pemkab Pidie untuk menjaga tulang belulang tersebut dengan mempertimbangkan kemungkinan keterkaitan bukti-bukti dengan Peristiwa Rumoh Geudong.

Kedua, Jaksa Agung selaku penyidik kasus pelanggaran HAM yang berat untuk melakukan uji forensik termasuk tes DNA guna memastikan identitas korban dengan keluarga yang masih ada.

ADVERTISEMENT

Ketiga, pemerintah harus membuka ruang kepada korban, keluarga korban, dan publik dapat mengetahui informasi temuan tersebut sebagai pemenuhan hak korban untuk mengetahui kebenaran.

Keempat, pembangunan Memorial Living Park atau memorialisasi pada lokasi peristiwa pelanggaran HAM yang berat merupakan hal yang penting.

“Namun, perlu dilakukan dengan prinsip kehati-hatian mengingat kemungkinan adanya bukti-bukti lain di wilayah pembangunan tersebut,” kata Abdul Haris.

Rumoh Geudong seperti dicantumkan dalam buku Rumoh Geudong, the Scar of the Acehnese.

Sementara itu, dilansir dari Instagram KontraS, para pekerja proyek pembangunan Memorial Living Park Rumoh Geudong menemukan tulang belulang manusia yang diduga kuat adalah milik korban extra judicial killing semasa pemberlakuan Daerah Operasi Militer (DOM) di Aceh sejak tahun 1989-1998.

Semula para pekerja proyek menemukan tulang-tulang manusia di sekitar tempat bangunan tugu di dalam kompleks Rumoh Geudong. Oleh Teungku Imum Gampong Bili Aron, Faisal Ibrahim, tulang belulang yang ditemukan itu dikafani dan dikubur ulang secara laik. Faisal mengafani tulang paha, lengan, dan kaki.

“Jumlah tulang paha sekitar enam tulang. Semua tulang dikubur dalam satu liang. Kedalaman galian sepinggang orang dewasa,” kata Faisal.

Gabungan organisasi masyarakat sipil yang terdiri dari KontraS Aceh, AJAR, KontraS, RPUK, Lembaga Studi Demokrasi dan Perdamaian, Amnesty International Indonesia, dan Tim Klarifikasi Sejarah Independen mendesak pemerintah menghentikan sementara pembangunan Memorial Living Park Rumoh Geudong karena berpotensi merusak barang bukti atau obstruction of justice.

Serta harus menghentikan segala bentuk pembatasan informasi akan proses pembangunan living park pada masyarakat sekitar dan korban kekerasan Rumoh Geudong, dan memastikan seluruh proses pembangunan berprinsip pada pelibatan bermakna dari korban dan kelompok masyarakat sipil.

“Pembangunan living park harus dimulai dengan pengungkapan kebenaran, pelaksanaan Pengadilan HAM, serta penggalian dan identifikasi tulang belulang dengan cara yang sensitif dan bermartabat,” kata Koordinator KontraS Aceh Azharul Husna.

Berita ini telah tayang di CNN Indonesia

Tags: Komnas HAMRumoh Geudong
SendShare233Tweet146Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Warga Gelar Doa Bersama untuk Korban Pelanggaran HAM Rumoh Geudong

by Muhammad
24 April 2024
0
1.4k

Acehvoice.net - Korban dan keluarga korban pelanggaran HAM berat Rumoh...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1

“Labbaik” yang Mengguncang Kesombongan : Haji, Panggilan Langit, dan Tamparan bagi Manusia yang Terlalu Membesarkan Dunia

5 Mei 2026

“SEKALI LAYAR TERKEMBANG” : Ketika Ruh Perjuangan PII Terancam Tenggelam di Tengah Krisis Idealisme Generasi

5 Mei 2026

Adakan FGD, Pemerintah Aceh Diskusi Terbuka Dengan OKP dan Ormawa Terkait JKA

4 Mei 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In