Acehvoice.net, BANDA ACEH — Pemadaman listrik yang meluas di Aceh dalam beberapa hari terakhir mendorong tuntutan agar General Manager PLN Aceh dicopot. Gerakan Titipan Rakyat (Getar) Aceh, melalui Sekretaris Jenderalnya, Teuku Izin, meminta Direksi PLN untuk mengevaluasi kinerja dan mengambil tindakan tegas.
Menurut Teuku Izin, pemadaman berulang kali membuktikan lemahnya manajemen operasional dan pelayanan publik PLN Aceh. Gangguan listrik panjang merugikan warga secara ekonomi dan bahkan merusak perangkat elektronik rumah tangga.
“Pemadaman ini bukan sekadar gangguan teknis — ini merusak kepercayaan publik terhadap PLN,” tegas Izin, Rabu, 1 Oktober 2025. Ia menyatakan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan dan menuntut agar Direktur Utama (Dirut) PLN segera mencopot pejabat daerah di Aceh yang dianggap gagal menjalankan tugasnya dengan baik. AJNN.net
Tuntutan ini muncul karena Getar menilai pemadaman berkepanjangan menunjukkan kegagalan struktural dalam pengelolaan listrik di Aceh. Kurangnya langkah antisipatif, koordinasi yang buruk, serta respon lambat saat gangguan merambat dianggap memperparah situasi.
Pemadaman yang menyebar ke banyak wilayah Aceh membuat warga dalam ketidakpastian. Beberapa daerah mengalami pemadaman total, sehingga aktivitas sehari-hari terganggu. Sektor usaha rumahan, industri kecil, hingga layanan publik ikut terdampak.
Getar menekankan bahwa pergantian manajemen harus diiringi pembenahan sistem dan tata kelola. Copot GM saja tidak cukup jika akar masalah — seperti kapasitas teknis, pemeliharaan jaringan, dan kesiapan daya cadangan — tidak diperbaiki.
Kendati demikian, Getar tetap menyebut pemecatan GM sebagai bagian dari langkah evaluasi yang harus diambil segera agar masyarakat tidak terus merasakan dampak buruk dari pemadaman listrik yang tidak wajar.
Dengan desakan ini, sorotan publik kini tertuju pada langkah PLN pusat. Apakah manajemen Pusat — khususnya Dirut — akan merespons dengan tindakan konkret? Hanya lewat audit menyeluruh dan penataan ulang strategi operasi yang transparan, PLN Aceh bisa pulih kepercayaan publik dan mencegah pemadaman meluas kembali.






















