Acehvoice.net, Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengumumkan rencana besar untuk mengekspor ikan tuna sirip kuning dari wilayahnya ke pasar internasional. Hal ini disampaikan dalam pertemuan bersama tim redaksi Serambi Indonesia di Pendopo Bupati Aceh Timur, Jumat (8/8/2025).
Menurut Al-Farlaky, potensi kelautan Aceh Timur, khususnya di sektor perikanan, sangat besar. Ikan tuna sirip kuning yang berasal dari perairan Aceh Timur memiliki kualitas ekspor yang mampu bersaing di pasar dunia. “Kita berencana melakukan ekspor tuna sirip kuning dari Aceh Timur ke luar negeri. Saat ini, kami sedang mencari mitra yang bisa bekerjasama,” ujarnya.
Gayung bersambut, Zainal Arifin M. Nur, langsung memberikan solusi dengan merekomendasikan Ismail Rasyid, CEO Trans Continent, sebagai calon mitra strategis. Ismail Rasyid dikenal sebagai pelaku bisnis kargo antarnegara yang berpengalaman dalam pengiriman produk ekspor-impor.
Tidak menunggu lama, Zainal menghubungi Ismail Rasyid melalui panggilan video dan langsung menghubungkannya dengan Bupati Aceh Timur. Dalam percakapan tersebut, Al-Farlaky menjelaskan bahwa program ekspor tuna sirip kuning ini diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi lokal, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
“Kemarin saya ke Bandara Aceh bertemu Mualem dan Cek Baka, dan saya meminta tolong untuk terhubung dengan abang. Ada program ekspor ikan tuna sirip kuning ke luar negeri, untuk mekanismenya bisa kita bicarakan lebih lanjut,” kata Al-Farlaky dalam sambungan video call tersebut.
Ismail Rasyid menyambut positif rencana ini. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan bisnis masyarakat Aceh, khususnya di sektor ekspor-impor. “Baik, ini program yang sangat bagus. Insyaallah saya akan kembali ke Aceh saat peringatan Hari Damai Aceh. Kita akan saling mendukung bisnis yang bisa membangkitkan daerah, apalagi di bidang ekspor-impor, selama pemerintah juga berperan aktif dalam kemitraan,” ungkapnya.
Dengan adanya dukungan dari pihak swasta seperti Trans Continent, diharapkan proyek ekspor ikan tuna sirip kuning Aceh Timur dapat segera terealisasi. Langkah ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk perikanan Aceh, tetapi juga memperkuat posisi Aceh Timur sebagai salah satu pusat perdagangan hasil laut di Indonesia.


























