• Latest
  • Trending
  • All

“Labbaik” yang Mengguncang Kesombongan : Haji, Panggilan Langit, dan Tamparan bagi Manusia yang Terlalu Membesarkan Dunia

5 Mei 2026
PII Aceh Nilai Dirut PT PEMA Harus Memiliki Rekam Jejak Leadership Yang Teruji

PII Aceh Nilai Dirut PT PEMA Harus Memiliki Rekam Jejak Leadership Yang Teruji

6 Agustus 2026
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Bireuen Didampingi Wagub Aceh

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Bireuen Didampingi Wagub Aceh

6 Agustus 2026
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Tengah

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Tengah

6 Agustus 2026
Aceh Perkuat Pemulihan Pertanian, Kementan Siapkan Dukungan Rp2,5 Triliun

Aceh Perkuat Pemulihan Pertanian, Kementan Siapkan Dukungan Rp2,5 Triliun

6 Agustus 2026
Harga Emas di Aceh Kompak Naik, Tembus Rp8 Juta per Mayam

Harga Emas di Aceh Kompak Naik, Tembus Rp8 Juta per Mayam

6 Agustus 2026
Menag Lantik Kembali Mujiburrahman sebagai Rektor UIN Ar-Raniry

Menag Lantik Kembali Mujiburrahman sebagai Rektor UIN Ar-Raniry

6 Agustus 2026
PII Pidie Jaya Dukung Said Mulyadi Jadi Dirut PT PEMA

PII Pidie Jaya Dukung Said Mulyadi Jadi Dirut PT PEMA

5 Agustus 2026
Mantan Kepala BPMA Nasri Djalal Pilih Kembali Jadi Nelayan

Mantan Kepala BPMA Nasri Djalal Pilih Kembali Jadi Nelayan

5 Agustus 2026
PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

5 Agustus 2026
Wagub Aceh Minta Mendagri dan Danantara Atasi Defisit Pasokan Semen

Wagub Aceh Minta Mendagri dan Danantara Atasi Defisit Pasokan Semen

4 Agustus 2026
Bupati Al-Farlaky Paparkan Potensi Tikar dan Tenun Di Hadapan Menteri Enkraf-

Bupati Al-Farlaky Paparkan Potensi Tikar dan Tenun Di Hadapan Menteri Enkraf-

4 Agustus 2026

Wisuda Sekolah Lansia Perdana di Bireuen Bayeun, Dr. Lismawani Al-Farlaky: Lansia Harus Tetap Produktif, Berdaya, dan Sehat

3 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opini

“Labbaik” yang Mengguncang Kesombongan : Haji, Panggilan Langit, dan Tamparan bagi Manusia yang Terlalu Membesarkan Dunia

Fazil by Fazil
5 Mei 2026
in Opini
0
502
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Oleh :Teuku Muhammad Jamil Ilmuwan Sosial dan Akademisi Universitas Syiah Kuala, Aceh

ADVERTISEMENT

acehvoice.net — Banda Aceh — Tanggal 5 Mei 2026, Kloter pertama Jamaah Haji asal Aceh akan berangkat menuju Tanah Suci. Mereka meninggalkan rumah, keluarga, jabatan, kemewahan, dan seluruh kenyamanan dunia demi memenuhi satu panggilan agung yang tidak semua manusia mendapat kehormatan untuk mendengarnya: panggilan Allah menuju Baitullah.

BacaJuga

Cerita Seorang Kader Menuju Paripurna

Walimatus Safar : Antara Spirit Ibadah dan Panggung Sosial

Ketika Tanah Menangis dan Langit Tak Lagi Menahan: Seruan dari Sumatera untuk Keadilan Alam dan Kemanusiaan

Allahumma Labbaik, Labbaik Laa Syarika Laka Labbaik…

ADVERTISEMENT

Talbiyah itu bukan sekadar bacaan ritual. Ia adalah seruan langit yang menghancurkan kesombongan manusia. Kalimat itu sesungguhnya sedang mengajarkan bahwa sehebat apa pun seseorang di dunia, pada akhirnya ia hanyalah hamba kecil yang akan kembali menghadap Tuhan tanpa membawa jabatan, gelar, kekuasaan, atau pujian manusia.

Ironisnya, di zaman modern ini manusia justru semakin mabuk oleh dunia. Banyak orang merasa dirinya besar karena uangnya, jabatannya, pengikutnya, rumah mewahnya, atau gelar akademiknya. Mereka berjalan di bumi dengan dada yang penuh kesombongan, seolah hidup tidak akan pernah berakhir dan kematian hanya milik orang lain. Padahal di hadapan Ka’bah, semua kesombongan itu runtuh.

Di sana, pejabat dan rakyat biasa berdiri dalam pakaian yang sama. Orang kaya dan orang miskin thawaf di putaran yang sama. Profesor, pengusaha, petani, nelayan, dan buruh sama-sama menangis di hadapan Allah. Tidak ada kursi kehormatan. Tidak ada protokoler dunia. Tidak ada manusia yang lebih tinggi selain karena ketakwaannya.

ADVERTISEMENT

Haji sesungguhnya adalah pelajaran paling keras bagi manusia yang sombong.

Sebab ihram adalah simbol kematian. Kain putih itu seperti kafan yang mengingatkan bahwa suatu hari nanti manusia akan dipanggil pulang tanpa membawa apa-apa selain amalnya. Anehnya, banyak manusia sibuk mempercantik dunia, tetapi lupa memperbaiki jiwanya. Sibuk membangun citra, tetapi lalai membangun akhlak. Sibuk mencari pengakuan manusia, tetapi miskin keikhlasan di hadapan Tuhan.

Di Aceh, keberangkatan haji selalu diselimuti suasana haru dan sakral. Kenduri digelar. Peusijuek dilakukan. Tangisan keluarga pecah di pelataran rumah dan bandara. Semua itu bukan sekadar adat, melainkan bahasa spiritual masyarakat Aceh tentang penghormatan terhadap perjalanan suci seorang hamba menuju Tuhan.

Tradisi peusijuek mengandung pesan filosofis yang dalam: bahwa hidup harus dijalani dengan hati yang sejuk, bersih, dan rendah hati. Sebab manusia yang keras oleh kesombongan sesungguhnya sedang menjauh dari cahaya Tuhan.

Namun di tengah suasana religius itu, ada satu pertanyaan besar yang seharusnya menghantam kesadaran kita bersama: mengapa begitu banyak orang rajin beribadah, tetapi masih gemar merendahkan manusia lain?

Mengapa ada yang berkali-kali pergi haji, tetapi lisannya tetap melukai? Mengapa ada yang menangis di depan Ka’bah, tetapi masih tega berlaku zalim setelah pulang ke tanah air? Mengapa simbol agama semakin ramai dipamerkan, tetapi kejujuran justru semakin langka?

Inilah tragedi spiritual manusia modern : agama sering berhenti di pakaian, tetapi gagal masuk ke hati.

Padahal haji bukan wisata religi. Haji adalah proses penghancuran ego. Orang yang benar-benar memahami makna haji akan pulang dengan jiwa yang lebih lembut, bukan lebih angkuh. Lebih sederhana, bukan lebih suka dipuji. Lebih peduli kepada sesama, bukan semakin merasa paling suci.

Karena itu, predikat Haji Mabrur bukanlah gelar sosial untuk dibanggakan di depan manusia. Ia adalah ukuran moral di hadapan Allah. Haji mabrur tercermin dari perubahan akhlak, bukan dari banyaknya foto di Tanah Suci atau cerita tentang hotel dan fasilitas mewah selama ibadah.

Hari ini kita hidup di tengah masyarakat yang terlalu mudah silau pada simbol. Manusia dihormati karena kekayaan, bukan karena kejujuran. Dipuja karena jabatan, bukan karena integritas. Bahkan ada yang merasa dirinya mulia hanya karena gelar dan status sosialnya. Padahal tanah kuburan tidak pernah bertanya siapa yang paling kaya.

Kematian tidak pernah peduli siapa yang paling terkenal. Dan Allah tidak menilai manusia dari tepuk tangan dunia, melainkan dari kebersihan hati dan amalnya.

Karena itu, keberangkatan jamaah haji Aceh tahun 2026 seharusnya bukan hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum perenungan sosial bagi kita semua. Bahwa hidup ini sangat singkat. Bahwa dunia hanya persinggahan sementara. Dan bahwa kesombongan hanyalah penyakit jiwa yang sering membuat manusia lupa diri sebelum akhirnya dipaksa tunduk oleh kematian.

Akhirnya, kepada seluruh jamaah calon haji Aceh, kami titip doa dan harapan. Semoga Allah menjaga setiap langkah menuju Tanah Haram. Semoga ibadah hajinya dimudahkan, disehatkan, dan diterima sebagai amal yang mabrur dan mabrurah.

Dan lebih dari itu, semoga sepulang dari Baitullah, para jamaah membawa pulang sesuatu yang jauh lebih berharga daripada oleh-oleh dunia: hati yang lebih rendah hati, jiwa yang lebih bersih, dan kesadaran bahwa setinggi apa pun manusia di bumi, pada akhirnya ia tetap hanyalah seorang hamba di hadapan Allah.

Allahumma Labbaik, Labbaik Laa Syarika Laka Labbaik…

Tags: HajiIbadahOpiniPanggilan Langit
SendShare201Tweet126Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Cerita Seorang Kader Menuju Paripurna

Cerita Seorang Kader Menuju Paripurna

by Fazil
14 Juli 2026
0
1.5k

Maulidil Fikri|Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Peserta Leadership Advance Training...

Walimatus Safar : Antara Spirit Ibadah dan Panggung Sosial

by Fazil
23 April 2026
0
1.4k

Oleh :Teuku Muhammad Jamil, Dr, Drs, M.Si, Ph.D Pengamat Sosial...

Ketika Tanah Menangis dan Langit Tak Lagi Menahan: Seruan dari Sumatera untuk Keadilan Alam dan Kemanusiaan

by Fazil
29 November 2025
0
1.5k

Ditulis/disusun oleh: Muhammad Ramadhanur Halim, S,H.I., Di tengah malam yang...

Globalisasi Pendidikan di Banda Aceh Menjadi Peluang atau Tantangan di Era Terbuka

Globalisasi Pendidikan di Banda Aceh Menjadi Peluang atau Tantangan di Era Terbuka

by Fazil
19 November 2025
0
1.4k

Globalisasi Pendidikan di Banda Aceh Menjadi Peluang atau Tantangan di...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1
PII Aceh Nilai Dirut PT PEMA Harus Memiliki Rekam Jejak Leadership Yang Teruji

PII Aceh Nilai Dirut PT PEMA Harus Memiliki Rekam Jejak Leadership Yang Teruji

6 Agustus 2026
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Bireuen Didampingi Wagub Aceh

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Bireuen Didampingi Wagub Aceh

6 Agustus 2026
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Tengah

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Tengah

6 Agustus 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In