acehvoice.net — Banda Aceh — Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, mengambil peran strategis dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh Fase Transisi Pemulihan yang digelar di Posko Terpadu Kantor Gubernur Aceh, Senin (9/2/2026).
Rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, tersebut diikuti langsung oleh para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) serta unsur terkait dalam penanganan bencana. Sementara itu, para bupati dan wali kota se-Aceh bersama jajaran pemerintah kabupaten/kota mengikuti secara daring melalui Zoom.
Dalam forum tersebut, Muhammad Nasir berperan mengoordinasikan laporan lintas sektor dan memastikan setiap SKPA menyampaikan perkembangan terbaru penanganan bencana di wilayah masing-masing. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar fase transisi menuju pemulihan berjalan efektif dan terukur.
Menjelang bulan suci Ramadan, Sekda Aceh turut menggarisbawahi perlunya kesiapan menyeluruh di daerah terdampak bencana. Aspek yang menjadi perhatian antara lain kelancaran tradisi meugang, stabilitas pasokan listrik oleh PT PLN (Persero), serta kesiapan infrastruktur dasar seperti akses jalan, air bersih, dan fasilitas publik lainnya.
Muhammad Nasir memastikan setiap masukan dari pemerintah kabupaten/kota terdokumentasi dengan baik sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan lanjutan. Ia juga mendorong agar seluruh daerah secara terbuka menyampaikan kendala riil di lapangan, sehingga solusi dapat dirumuskan secara cepat dan tepat.
Terkait bantuan sapi meugang, dalam rapat disampaikan bahwa sejumlah kabupaten/kota terdampak telah mengajukan permohonan kepada Presiden Republik Indonesia dan telah memperoleh persetujuan khusus bagi desa-desa terdampak bencana. Bantuan tersebut akan direalisasikan melalui transfer dana dari pemerintah pusat langsung ke kas pemerintah kabupaten/kota untuk pembelian sapi meugang.
Sekda Aceh menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan tersebut, agar tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat menyambut Ramadan dengan lebih tenang.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah konsolidasi penting dalam memastikan fase transisi pemulihan bencana berjalan selaras di seluruh Aceh. Pemerintah Aceh melalui peran aktif Sekda terus mengawal sinkronisasi kebijakan, percepatan bantuan, dan kesiapan daerah agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal, khususnya dalam menyambut dan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.


























