acehvoice.net — Banda Aceh — Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menghadiri kegiatan pelatihan kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Pelajar Islam Indonesia melalui Pengurus Daerah (PD) PII Kota Banda Aceh, Kamis (26/2/2026).
Kehadiran Kadisdik disambut antusias oleh para peserta yang mengikuti program pelatihan dasar kepemimpinan tersebut. Dalam kesempatan itu, Sulaiman Bakri tidak hanya menyapa peserta, tetapi juga menyampaikan pesan moral dan motivasi kepada para siswa yang hadir mewakili sekolah masing-masing.
Ia menegaskan bahwa para peserta harus mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga karakter dan menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.

“Saya berharap peserta yang hadir hari ini dapat menahan diri dari hal-hal yang merusak moral pelajar, khususnya di Kota Banda Aceh,” ujarnya.
Ia juga secara tegas mengingatkan agar para pelajar tidak terlibat dalam balap liar, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, maupun perilaku menyimpang lainnya yang bertentangan dengan nilai moral dan norma sosial.
Selain memberikan arahan kepada peserta, Sulaiman Bakri turut menyampaikan apresiasi kepada PD PII Kota Banda Aceh yang dinilai konsisten menjadi mitra strategis Pemerintah Kota dalam membina dan memperkuat karakter generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi langkah PD PII dalam melakukan pembinaan terhadap pelajar di Banda Aceh. Kegiatan seperti ini harus terus kita dukung,” tambahnya.
Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Kadisdik kembali mengingatkan peserta agar menjadi teladan yang baik bagi pelajar lainnya.
Adapun pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas dan karakter generasi muda, khususnya siswa tingkat SMP dan SMA di Banda Aceh. Pada pelatihan kepemimpinan tingkat dasar tersebut, PD PII Kota Banda Aceh mengangkat tema “Optimalisasi Potensi Pelajar untuk Kepemimpinan Progresif di Era Digital”, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang mewakili sekolah-sekolah di Banda Aceh.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk calon pemimpin masa depan yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan era digital.


























