Acehvoice.net, ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur terus mengoptimalkan upaya penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kerja sama dengan lembaga keuangan, sekaligus memperluas akses pasar melalui platform digital. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengatakan pemerintah daerah saat ini fokus membuka ruang investasi di berbagai sektor potensial, seperti perkebunan, pertanian, kelautan, dan perikanan. Untuk mendukung minat investor, Pemkab tengah menyiapkan berbagai kemudahan perizinan yang transparan dan efisien.
Selain itu, Pemkab Aceh Timur juga menaruh perhatian besar pada peningkatan konektivitas antarwilayah. Pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar-kecamatan dan akses menuju pusat-pusat ekonomi menjadi prioritas, sehingga pemerataan pembangunan dapat dirasakan baik oleh masyarakat pesisir maupun pedalaman.
Di bidang pendidikan, Pemkab melaksanakan program peningkatan kompetensi guru, penyediaan beasiswa, serta perbaikan fasilitas pendidikan di daerah terpencil. Sementara itu, untuk mengatasi pengangguran, khususnya di kalangan lulusan muda, pemerintah mendorong pelatihan keterampilan kerja berbasis potensi lokal.
Sektor kesehatan juga mendapat perhatian dengan revitalisasi layanan puskesmas dan rumah sakit daerah. Penerapan inovasi digital menjadi strategi untuk mempercepat pelayanan sekaligus meningkatkan transparansi.
Bupati Iskandar menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan yang baik akan terus diperkuat melalui kolaborasi aktif dengan DPRK, memastikan setiap kebijakan sejalan dengan aspirasi rakyat. Nilai-nilai syariat Islam diintegrasikan ke dalam sistem pemerintahan dengan mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan amanah sesuai konsep Islamic governance.
Selain pembangunan ekonomi dan sosial, pelestarian budaya serta sejarah lokal juga menjadi perhatian. Dalam isu lingkungan, Pemkab mengambil langkah tegas untuk menangani deforestasi, konflik lahan, dan memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara berkelanjutan, khususnya bagi petani dan nelayan.
Bupati Iskandar mengajak generasi muda Aceh Timur untuk terus belajar, berinovasi, dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
“Seluruh program yang dijalankan merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat dan mempersiapkan masa depan Aceh Timur yang lebih baik,” pungkasnya.


























