Acehvoice.net – BANDA ACEH, Dalam rangka memperingati Gebyar Muharram 1447 H, Aliansi Kemanusiaan Indonesia (AKSI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banda Aceh dan sejumlah mitra lainnya menggelar Konser Amal dan Aksi Bela Palestina yang akan berlangsung pada Ahad, 27 Juli 2025, di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh.
Acara ini bukan hanya menjadi ajang hiburan religi, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ribuan peserta dari berbagai kalangan masyarakat diharapkan hadir untuk meramaikan kegiatan ini.
Kegiatan akan dimulai sejak pagi hari, diawali dengan titik kumpul di Taman Sultananah Safiatuddin pukul 07.00 WIB, dilanjutkan dengan Long March menuju Stadion H. Dimurthala dari pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Selanjutnya, Konser Amal akan digelar dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di stadion yang menjadi pusat kegiatan ini.
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia telah menyiapkan sejumlah lokasi tempat parkir kendaraan, yaitu:
Taman PKA
Taman Sultananah Safiatuddin
Akper Politeknik
Parkiran Halaman RSUD Zainal Abidin
Balai Wanita
BPMA
BMA (khusus roda 4)
Kantor Koperasi Lampineung
PDAM
BPOM
Masyarakat yang ingin berkontribusi dapat memberikan donasi terbaik untuk Palestina melalui rekening wakaf atas nama Lembaga Yayasan AKSI (BSI 8777 7676 75) atau rekening infaq atas nama Aliansi Kemanusiaan Indonesia (BSI 765 6000 311). Donasi juga bisa dilakukan dengan QR Code OVO yang tersedia di media resmi panitia.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi +62 811-1010-8925 (Qupro Indonesia) atau konfirmasi donasi ke 0813 1320 0900 (AKSI).
Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian masyarakat Aceh terhadap isu kemanusiaan global, khususnya Palestina.nsi Kemanusiaan Indonesia (BSI 765 6000 311). Donasi juga bisa dilakukan dengan QR Code OVO yang tersedia di media resmi panitia.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi +62 811-1010-8925 (Qupro Indonesia) atau konfirmasi donasi ke 0813 1320 0900 (AKSI).
Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian masyarakat Aceh terhadap isu kemanusiaan global, khususnya Palestina.


























