Acehvoice.net – Peureulak — Langit malam kota Peureulak bergemuruh oleh lantunan takbir. Ribuan suara membelah keheningan, membawa semangat kebangkitan Islam dari jantung Bandar Khalifah. Di halaman Masjid Zadul Muad, Gampong Leuge, Kecamatan Peureulak, masyarakat berkumpul dalam semangat yang menyatu.
Dari titik ini, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melepas pawai takbir Idul Adha 1446 Hijriah. Tidak sekadar melepas acara, Bupati Al-Farlaky juga turut serta dalam rombongan pawai.
Adapun rute takbir keliling dimulai dari Masjid Zadul Muad Peureulak menuju Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur di Idi Rayeuk. Dari Idi, peserta pawai kembali finish di Masjid Zadul Muad.
Dalam sambutannya, Bupati Al-Farlaky mengatakan bahwa pelaksanaan takbir keliling ini merupakan bagian dari upaya menyemarakkan hari-hari besar Islam di Aceh Timur secara merata.
“Untuk malam takbiran Idul Adha, kita pusatkan di Peureulak. Sementara saat Idulfitri lalu, dipusatkan di Idi. Ini bentuk pemerataan dan kebersamaan, tidak ada pilih kasih antara wilayah Idi dan Peureulak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Salat Idul Adha tahun ini akan dilaksanakan di Masjid Agung Darussalam Idi, setelah sebelumnya Salat Idulfitri dilangsungkan di Masjid Zaadul Mu’an, Peureulak.
Bupati menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai syariat Islam di tengah kemajuan zaman dan arus modernisasi yang kian pesat.
Ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak melupakan jati diri daerah sebagai bumi yang menjunjung tinggi syariat Islam.
“Malam ini kita mengenang kembali kebangkitan Islam dari Bandar Khalifah, Peureulak. Semoga menjadi awal semangat baru bagi masyarakat dalam menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Islam,” ucapnya.
Di akhir sambutan, Al-Farlaky mengajak seluruh pimpinan pesantren, balai pengajian, dan elemen masyarakat untuk terus bersinergi mendukung program-program pemerintah dalam memperkuat kekhususan Aceh sebagai daerah bersyariat Islam.
“Kami juga menghaturkan ribuan terima kasih kepada seluruh teman-teman, baik dari TNI-Polri, Satpol PP, dan Wilayatul Hisbah, karena telah menjaga ketertiban arus lalu lintas serta keamanan selama proses takbiran ini,” demikian tutup Al-Farlaky.
Momentum takbiran kali ini diikuti oleh ribuan masyarakat. Mereka menyulap mobil dengan berbagai hiasan replika seperti masjid dan bangunan bercorak Islam lainnya. Ribuan masyarakat pun memadati jalan lintas Medan–Banda Aceh, tepatnya dari Peureulak menuju Idi.[]


























