Acehvoice.net – Lhokseumawe, 12 Juli 2025 Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Lhokseumawe kembali meneguhkan peran strategisnya dalam melahirkan pemimpin pelajar masa depan.
Melalui forum tertinggi organisasi, Konferensi Daerah (Konda), PII Kota Lhokseumawe resmi menetapkan Saiful Bahri sebagai Ketua Umum masa juang 2025–2026, menggantikan Muhammad Biyan Hidayah yang telah menuntaskan masa baktinya selama satu periode penuh.
Konferensi yang diselenggarakan pada 12 Juli 2025 di Aula Sekretariat PII Kota Lhokseumawe, mengusung tema besar:
“Membentuk Pemimpin Pelajar Progresif demi Kebangkitan Peradaban Islam dan Kemajuan Daerah”,
serta dihadiri oleh kader-kader utusan.

Seluruh proses persidangan berlangsung demokratis, terbuka, dan konstitusional, serta diawasi langsung oleh Sekretaris Umum Pengurus Wilayah PII Aceh, Muhammad Fazil sebagai bentuk komitmen terhadap integritas gerakan.
Penghormatan Kepada Ketua Umum Sebelumnya Momen Konferensi Daerah juga menjadi ruang penghormatan dan apresiasi bagi kepemimpinan Muhammad Biyan Hidayah, Ketua Umum PII Kota Lhokseumawe masa juang 2023–2024.
Di bawah kepemimpinannya, PII mengalami konsolidasi internal yang kuat, ekspansi kaderisasi, serta penguatan peran pelajar dalam isu-isu strategis pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum sebelumnya menyampaikan:
“Menjadi Ketua Umum bukanlah soal jabatan, tetapi soal keberanian untuk mengambil tanggung jawab. Saya bersyukur pernah berdiri di barisan terdepan perjuangan pelajar, dan yakin bahwa kepemimpinan selanjutnya akan membawa PII Lhokseumawe jauh lebih maju dan berdampak. Kepada seluruh kader, jangan pernah berhenti percaya bahwa dari ruang kecil ini, kita bisa membangun peradaban.”
Muhammad Biyan Hidayah, Ketua Umum PII Kota Lhokseumawe 2023–2024
Pernyataan Ketua Umum Terpilih, Saiful Bahri, dalam pidato pertamanya menyampaikan rasa hormat terhadap para pendahulu dan tekad untuk meneruskan perjuangan dengan semangat baru.
“Amanah ini bukan hadiah, tapi tugas suci. Kita tidak mewarisi organisasi ini untuk sekadar bertahan, tapi untuk melompat lebih tinggi. PII akan terus menjadi suluh intelektual dan moral bagi pelajar Lhokseumawe. Kepemimpinan ini adalah milik semua kader.”


























