• Latest
  • Trending
  • All

Ekspedisi 14 Hari, PII Aceh dan Lazisku Salurkan 3 Ton Bantuan ke Lima Kabupaten Terdampak Banjir

25 Desember 2025
Kapolda Aceh Apresiasi Penanganan Bencana Aceh Tenggara

Kapolda Aceh Apresiasi Penanganan Bencana Aceh Tenggara

20 Januari 2026
Pemkab Aceh Barat Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemkab Aceh Barat Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

20 Januari 2026
TTI Soroti Sikap Diam DPRA soal Rehab Rekon Pascabanjir

TTI Soroti Sikap Diam DPRA soal Rehab Rekon Pascabanjir

20 Januari 2026
Wabup Aceh Tengah Minta Maaf ke Wartawan Lokal

Wabup Aceh Tengah Minta Maaf ke Wartawan Lokal

20 Januari 2026
BPBA Tegaskan Relawan Bencana Aceh Dibayar Nontunai

BPBA Tegaskan Relawan Bencana Aceh Dibayar Nontunai

20 Januari 2026

PB HIMABIR Banda Aceh Akan Gelar Musyawarah Besar ke-VIII

19 Januari 2026
MaTA Desak Evaluasi Kinerja BPBD Bireuen

MaTA Desak Evaluasi Kinerja BPBD Bireuen

18 Januari 2026
Ribuan Pengungsi Bener Meriah Masih Menunggu Hunian Sementara

Ribuan Pengungsi Bener Meriah Masih Menunggu Hunian Sementara

18 Januari 2026
Gubernur Aceh Hadiri Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Gubernur Aceh Hadiri Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

18 Januari 2026
Sekda Aceh Apresiasi MER-C, Kolaborasi Tanggap Darurat Bencana Diperkuat

Sekda Aceh Apresiasi MER-C, Kolaborasi Tanggap Darurat Bencana Diperkuat

18 Januari 2026
Terpidana Lolos Seleksi JPT Aceh, Pansel Tuai Kritik Publik

Terpidana Lolos Seleksi JPT Aceh, Pansel Tuai Kritik Publik

17 Januari 2026
Pengungsi Banjir Aceh Tamiang Kembali Alami Krisis Air Bersih

Pengungsi Banjir Aceh Tamiang Kembali Alami Krisis Air Bersih

17 Januari 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Januari 20, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Daerah

Ekspedisi 14 Hari, PII Aceh dan Lazisku Salurkan 3 Ton Bantuan ke Lima Kabupaten Terdampak Banjir

Fazil by Fazil
25 Desember 2025
in Daerah, Lingkungan
0
534
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

acehvoice.net – Banda Aceh — Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Aceh bersama Lazisku KB PII dan Keluarga Besar PII Aceh menuntaskan ekspedisi kemanusiaan selama 14 hari untuk menyalurkan bantuan kepada korban bencana hidrometeorologi di Aceh.

ADVERTISEMENT

Aksi kemanusiaan ini merupakan respons atas kondisi darurat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Melalui penggalangan donasi, PII Aceh berhasil menghimpun bantuan berupa bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya dengan total mencapai sekitar 3 ton barang.

BacaJuga

Aliansi Pelajar Se-Pidie Jaya Salurkan 1,5 Ton Logistik untuk Dapur Umum di Pidie Jaya

PW PII Aceh Dukung Langkah Sekda Aceh Percepat Pemulihan Bencana

Akses Jalan di Aceh Utara Mulai Dibuka, Pemulihan Pascabanjir Dipercepat

Relawan PII Aceh dan Lazisku dilepas secara resmi pada Jumat, 12 Desember 2025, oleh Ketua Umum KB PII Aceh, Dr. Muslem Yacob, S.Ag., M.Pd, di Sekretariat PW PII Aceh, Kota Banda Aceh. Ekspedisi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PW PII Aceh, Mohd Rendi Febriansyah.

ADVERTISEMENT

Bantuan didistribusikan ke lima kabupaten terdampak, yakni Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Namun, perjalanan para relawan tidaklah mudah. Banyaknya jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir membuat proses distribusi bantuan penuh tantangan.

“Sebagaimana kita ketahui, akses penghubung antarwilayah di Aceh mengalami kerusakan di banyak titik, baik jalan maupun jembatan. Hal ini membuat distribusi bantuan menjadi sulit dan memakan waktu lama. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para relawan,” ujar Rendi.

Para Relawan PII Aceh dan Lazisku saat menembus perjalanan mengantar bantuan ke Aceh Tengah

Kabupaten Bireuen menjadi tujuan pertama ekspedisi. Selanjutnya, tim melanjutkan perjalanan ke Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Untuk mencapai dua wilayah tersebut, relawan harus menyeberangi Sungai di kawasan Jembatan Kutablang, Bireuen, yang terputus akibat banjir. Penyeberangan dilakukan dengan risiko tinggi, difasilitasi oleh pihak terkait. Distribusi di tiga kabupaten ini menghabiskan waktu hingga tujuh hari.

ADVERTISEMENT

“Walaupun medan yang kami lalui jauh dari kata normal, hati kami terasa lega ketika melihat senyum masyarakat saat kami tiba. Mereka menerima kami seperti keluarga sendiri. Inilah karakter masyarakat Aceh yang sesungguhnya,” ungkap Rendi.

Sepanjang perjalanan, relawan menyaksikan kerusakan lingkungan dan fasilitas publik yang cukup parah. Menurut Rendi, bencana ini tidak hanya berdampak secara material, tetapi juga secara fisik dan mental bagi masyarakat terdampak.

“Wajah-wajah tegar yang kami temui tidak sepenuhnya mampu menutupi kesedihan mereka. Namun kami bangga menjadi saudara dari orang-orang Aceh, yang memiliki kesabaran dan rasa syukur luar biasa,” katanya.

Setelah menyelesaikan distribusi di wilayah pesisir dan timur Aceh, ekspedisi dilanjutkan ke wilayah tengah, yakni Bener Meriah dan Aceh Tengah, mulai Kamis, 18 Desember 2025. Medan di wilayah ini dinilai jauh lebih ekstrem, dengan banyak titik longsor dan jalur yang sulit dilalui.

“Untuk menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah, kami harus memikul bantuan sekitar 200 kilogram melewati jembatan terjal dan aliran sungai yang deras. Kami berjalan kurang lebih dua kilometer dengan kondisi jalan berlumpur dan licin. Sangat melelahkan, tetapi rasa cinta kami kepada rakyat Aceh menjadi sumber kekuatan,” ujar Rendi.

Di wilayah tengah Aceh, relawan juga menembus daerah-daerah pelosok yang terisolasi. Sepanjang perjalanan, mereka menyaksikan kondisi masyarakat yang memprihatinkan. Banyak warga harus mempertaruhkan keselamatan demi mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Ekspedisi kemanusiaan ini resmi berakhir pada Kamis, 25 Desember 2025, dengan kembalinya para relawan ke Banda Aceh. Perjalanan panjang tersebut meninggalkan beragam kesan emosional bagi tim relawan.

“Sedih melihat kondisi Aceh, bahagia bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat, dan marah ketika mengetahui masih adanya oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutur Rendi.

Ia menegaskan bahwa ekspedisi ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan korban terdampak, bukan disalahgunakan oleh pihak tertentu.

“Kami sering menerima kabar bahwa bantuan kemanusiaan kerap ‘dimainkan’ oleh oknum tertentu. Karena itu, kami memilih turun langsung untuk memastikan amanah donatur tersalurkan dengan baik,” tegasnya.

Ke depan, PW PII Aceh berencana melanjutkan aksi kemanusiaan dengan mendistribusikan paket pendidikan bagi para pelajar terdampak bencana di kabupaten dan kota lainnya. Menurut Rendi, keberlanjutan pendidikan harus menjadi perhatian semua pihak, meskipun dalam kondisi darurat.

Ia menambahkan, perjalanan ini merupakan panggilan hati yang berangkat dari nilai dan ideologi keislaman yang ditanamkan dalam PII.

“PII lahir dari umat dan harus berbuat untuk umat. Aksi kemanusiaan bukan pilihan, melainkan kewajiban setiap organisasi,” pungkasnya.

Tags: bencana alam AcehLAZISKU KB PIIPII Aceh
SendShare214Tweet134Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Aliansi Pelajar Se-Pidie Jaya Salurkan 1,5 Ton Logistik untuk Dapur Umum di Pidie Jaya

by Fazil
4 Januari 2026
0
1.4k

Aliansi Pelajar Se-Pidie Jaya Salurkan 1,5 Ton Logistik untuk Dapur...

PW PII Aceh Dukung Langkah Sekda Aceh Percepat Pemulihan Bencana

by Fazil
24 Desember 2025
0
1.4k

PW PII Aceh Dukung Langkah Sekda Aceh Percepat Pemulihan Bencana

Akses Jalan di Aceh Utara Mulai Dibuka, Pemulihan Pascabanjir Dipercepat

Akses Jalan di Aceh Utara Mulai Dibuka, Pemulihan Pascabanjir Dipercepat

by Fazil
22 Desember 2025
0
1.4k

Akses Jalan di Aceh Utara Mulai Dibuka, Pemulihan Pascabanjir Dipercepat

LAZISKU KB PII Salurkan Bantuan Bencana di 42 Titik Sumatera, 3.000 Lebih Warga Terbantu

LAZISKU KB PII Salurkan Bantuan Bencana di 42 Titik Sumatera, 3.000 Lebih Warga Terbantu

by Fazil
20 Desember 2025
0
1.4k

LAZISKU KB PII Salurkan Bantuan Bencana di 42 Titik Sumatera,...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1
Kapolda Aceh Apresiasi Penanganan Bencana Aceh Tenggara

Kapolda Aceh Apresiasi Penanganan Bencana Aceh Tenggara

20 Januari 2026
Pemkab Aceh Barat Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemkab Aceh Barat Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

20 Januari 2026
TTI Soroti Sikap Diam DPRA soal Rehab Rekon Pascabanjir

TTI Soroti Sikap Diam DPRA soal Rehab Rekon Pascabanjir

20 Januari 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In