Acehvoice.net, Banda Aceh – 15 Januari 2025 – Dalam sebuah rapat paripurna yang berlangsung pada Rabu (15/1/2025), Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh (DPRK) mengumumkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah Mukhlis, sebagai pemenang dalam kontestasi Pilkada 2024. Pasangan nomor urut 1 tersebut telah resmi ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2025-2030.
Pengumuman kemenangan ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRK, Irwansyah ST. Rapat paripurna ini dihadiri oleh berbagai pejabat terkemuka, termasuk pasangan calon terpilih Illiza Sa’aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah Mukhlis, serta Pj Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal.
Rapat paripurna yang digelar pada hari tersebut memiliki agenda penting, yaitu pengumuman hasil penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih. Dalam proses tersebut, semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada Banda Aceh diberikan kesempatan untuk mendengarkan hasil penetapan yang disampaikan oleh pihak DPRK.
Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banda Aceh 2024. Menurut Irwansyah, pemilihan wali kota dan wakil wali kota yang berlangsung pada Pilkada kali ini berjalan dengan sukses dan sesuai dengan aturan serta amanat konstitusi yang berlaku. Ia juga berharap agar seluruh proses selanjutnya dapat berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRK Banda Aceh juga mengungkapkan komitmennya untuk mendukung kepastian pelantikan pasangan Illiza Sa’aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah Mukhlis sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh terpilih. Irwansyah ST mengungkapkan harapannya agar pelantikan kepala daerah terpilih dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, yakni pada bulan Februari 2025.
DPRK Banda Aceh, sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab dalam proses politik lokal, berharap agar pelantikan berjalan dengan tertib dan sesuai dengan mekanisme yang ada. Pelantikan tersebut nantinya akan menjadi momen penting bagi masyarakat Banda Aceh, yang menantikan pemimpin baru untuk masa jabatan 2025-2030.
Sebagai pimpinan DPRK, Irwansyah ST menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Pilkada 2024 bukan hanya hasil kerja keras satu pihak saja, melainkan kolaborasi antara berbagai pihak yang terlibat. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat keamanan, penyelenggara pemilu, serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi ini.
Irwansyah juga mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang telah menjaga keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan Pilkada, sehingga proses pemilihan dapat berjalan dengan damai dan tanpa kendala berarti. Semua pihak berharap agar pasangan Illiza-Afdhal dapat melanjutkan program-program yang sudah direncanakan demi kesejahteraan masyarakat Banda Aceh.
Pj Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal, juga turut hadir dalam rapat paripurna tersebut. Almuniza Kamal, yang saat ini menjabat sebagai pejabat sementara Wali Kota Banda Aceh, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pilkada yang telah berjalan dengan sukses. Ia juga berharap agar pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih dapat segera dilakukan agar proses pembangunan di Banda Aceh dapat berjalan lebih optimal dengan pemimpin baru.
Pelantikan kepala daerah terpilih, yang rencananya akan dilakukan pada Februari 2025, diharapkan akan membawa perubahan positif bagi kota yang dikenal dengan sejarah dan budaya yang kaya ini. Selain itu, pemimpin baru diharapkan mampu membawa Banda Aceh ke arah yang lebih maju, dengan memperhatikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Proses Pilkada Banda Aceh 2024 telah berlangsung dengan mengedepankan prinsip demokrasi yang sehat, adil, dan transparan. Masyarakat Banda Aceh telah diberikan kesempatan yang sama untuk memilih pemimpin mereka. Semua pihak, mulai dari penyelenggara pemilu, pengawas pemilu, hingga masyarakat pemilih, terlibat aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
Pilkada kali ini menjadi bukti bahwa demokrasi di Banda Aceh semakin berkembang. Proses yang dilalui tidak hanya berlangsung dengan lancar, tetapi juga mencerminkan semangat partisipasi politik yang tinggi dari masyarakat. Hal ini tentunya menjadi modal besar untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik di masa depan.
Setelah kemenangan pasangan Illiza Sa’aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah Mukhlis diumumkan, masyarakat Banda Aceh tentu berharap banyak terhadap kepemimpinan mereka. Tantangan besar sudah menanti, mengingat berbagai sektor pembangunan yang harus diperhatikan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Pasangan Illiza-Afdhal diharapkan dapat menjawab harapan masyarakat, dengan memberikan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat dan mengutamakan kesejahteraan bersama. Program-program pembangunan yang sudah direncanakan diharapkan dapat direalisasikan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Banda Aceh.


























