Acehvoice.net, BANDA ACEH – Atsiri Research Center (ARC), Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi Nilam Aceh, yang bernaung di Universitas Syiah Kuala (USK), baru saja meraih penghargaan The Best Social Innovation atau juara pertama dalam ajang Global Innovation Awards 2024 yang digelar di Barcelona, Spanyol. Penghargaan ini diberikan pada malam puncak Smart Cities Expo World Congress yang berlangsung di La Salle Auditorium, Barcelona, pada Rabu, 6 November 2024.
Rektor Universitas Syiah Kuala, Marwan, mengonfirmasi pencapaian tersebut dan menekankan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata dari kontribusi ARC dalam mengembangkan inovasi sosial yang berkelanjutan.
“Ini adalah hasil dari riset berbasis inovasi sosial dan keberlanjutan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujar Marwan, Kamis, 7 November 2024.
Dengan meraih penghargaan internasional ini, USK semakin menunjukkan peran aktifnya dalam dunia riset global dan memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta solusi konkret terhadap berbagai tantangan sosial dan ekonomi, terutama dalam bidang energi terbarukan dan minyak atsiri.
Inovasi Nilam sebagai Fokus Utama
Salah satu fokus utama dari ARC USK adalah hilirisasi komoditas unggulan Indonesia, khususnya nilam, yang dijadikan sebagai sumber utama dalam riset dan inovasi berbasis minyak atsiri. Marwan Yang juga Rektor Usk menambahkan bahwa hilirisasi nilam menjadi salah satu prioritas dalam program pemerintah saat ini, di mana pengolahan nilam berbasis riset dan inovasi diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat.
“USK siap berkontribusi dengan pengalaman 10 tahun dalam hilirisasi nilam yang telah menjadi gerakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Marwan.
Kepala ARC-PUIPT Nilam USK, Syaifullah Muhammad, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam mewujudkan penghargaan ini.
“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras tim kami yang berfokus pada inovasi untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam 10 tahun terakhir, kami telah berusaha sebaik mungkin untuk memberikan dampak positif melalui penelitian yang berkelanjutan,” kata Syaifullah.
Menurutnya, riset yang dilakukan oleh ARC dalam pengembangan minyak atsiri, khususnya dari tanaman nilam, tidak hanya membuka peluang ekonomi baru tetapi juga memberikan solusi berkelanjutan untuk berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.
“Kami percaya bahwa inovasi yang kami hasilkan dalam bidang pengembangan minyak atsiri dapat membantu menciptakan peluang baru bagi perekonomian lokal dan masyarakat Aceh,” tambah syaifullah
Penghargaan Bergengsi di Ajang Global
Global Innovation Management Institute (GIMI), penyelenggara penghargaan tersebut, adalah badan sertifikasi dan organisasi profesional terbesar yang mengkhususkan diri dalam inovasi global. GIMI memberikan penghargaan kepada 20 organisasi terkemuka dalam berbagai kategori, termasuk Inovasi Sosial Terbaik, Inovasi Terbaik untuk Sektor Swasta dan Publik, Inovasi dalam Pendidikan, serta kategori lainnya.
Pada ajang tahun ini, ARC USK bersaing ketat dengan berbagai organisasi internasional seperti Yayasan Inovasi Malaysia, ILUNION Hotel Barcelona, dan puluhan lembaga lain yang telah tereliminasi pada tahapan seleksi sebelumnya. Penghargaan ini memberikan apresiasi terhadap organisasi yang telah berhasil menciptakan dampak besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi sosial.
Kontribusi ARC terhadap Masyarakat dan Lingkungan
Dengan meraih penghargaan tersebut, ARC tidak hanya mengukir prestasi dalam bidang riset ilmiah, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk memberdayakan masyarakat dan melindungi lingkungan melalui pendekatan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Inovasi yang dilakukan oleh ARC dalam riset minyak atsiri, khususnya untuk produk berbasis nilam, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal, memperbaiki kesehatan masyarakat, dan melindungi keragaman hayati Aceh.
Sejumlah penghargaan sebelumnya, seperti Innovation Award dari Curtin University, Australia pada 2018, Innovation Awards dari Kedutaan Besar Australia 2022, dan Indonesia Innovator Awards dari BRIN 2024, menunjukkan konsistensi ARC dalam berinovasi untuk kemajuan Indonesia. Penghargaan-penghargaan ini juga menambah deretan prestasi yang telah diraih oleh ARC USK dalam 10 tahun terakhir.
“Kami akan terus fokus pada inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini adalah awal dari perjalanan panjang kami dalam memajukan riset berbasis minyak atsiri untuk kesejahteraan sosial dan ekonomi,” Tutup Syaifullah Muhammad
Dengan keberhasilan ini, ARC USK semakin diperhitungkan dalam peta riset global, dan menjadi inspirasi bagi penelitian-penelitian inovatif lainnya di Indonesia.

























