Rocky Pernah Sebut yang Tak Ikut PA adalah Pengkhianat
Acehvoice.net – Juru bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Peureulak, Aceh Timur Muntasir Age mengingatkan kembali kepada siapapun yang pernah mengambil keuntungan di Partai Aceh dulunya agar lebih tahu membalas budi.
Age sangat menyayangkan seperti Sulaiman Tole yang merupakan salah satu kandidat Calon Bupati yang diusung oleh partai PSI, Demokrat, PKB, PNA dan Partai Sira itu rela meninggalkan Partai Aceh demi hasrat dan jabatannya.
“Yang membesarkan dia (Tole) adalah Partai Aceh, dari miskin menjadi kaya, dan setelah kaya dia keluar dari Partai Aceh demi hasrat kepentingan pribadinya,” Kata mantan pentolan GAM wilayah Aceh Timur itu, Minggu, 20/10/2024, melalui pesan singkat kepada Acehvoice.net.
Dirinya juga menambahkan bahwa seharusnya Sulaiman Tole ingat terhadap siapa yang membesarkannya, “Jangan seperti kacang lupa pada kulitnya, organisasi yang membesarkannya saja dia tinggalkan apalagi orang-orang yang saat ini berkerja untuknya,” terang Age.
Di sisi lain Muntasir Age juga menyoroti kenapa orang-orang yang dulunya ada di lingkaran Pemerintah Aceh Timur tapi sekarang mendadak loyalis terhadap masyarakat saat kampanye Pilkada.
“Siapapun saat ini tahu siapa Sulaiman Tole itu, dan dia sebelumnya tidak pernah melihat penderitaan masyarakat Aceh Timur, dan tiba-tiba sekarang mendadak terjun ke desa-desa menjanjikan sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ada bukti apapun yang diberikannya untuk masyarakat Aceh Timur selain untuk kepentingan pribadinya saja,” katanya.
Untuk itu Muntasir Age mengatakan bahwa masyarakat saat ini sudah cerdas dan tahu siapa yang selama ini memperjuangkan hak-hak masyarakat Aceh Timur selama ini, “Siapa yang selama ini berjuang untuk masyarakat Aceh Timur selama sepuluh tahun itu sudah ada buktinya, siapa yang berkoar-koar membangun jalan-jalan, menjenguk orang sakit, membangun Dayah-Dayah dan Masjid-Masjid masyarakat sudah tahu itu,” lanjutnya.
Selain itu Jubir KPA Peureulak ini juga mengatakan bahwa yang disampaikan oleh Iskandar Usman Al-Farlaky tentang seharusnya berterima kasih kepada Partai Aceh adalah hal yang sama yang pernah disampaikan oleh Hasballah atau yang akrab disapa Rocky waktu dirinya maju pada pilkada 2012 dan 2017.
“Saat itu Rocky secara gamblang mengatakan bahwa siapa saja yang tidak ikut Partai Aceh adalah pengkhianat, karena PA ini dibentuk melalui perjuangan senjata ke perjuangan politik,” Kata Age yang mengulang kembali perkataan Rocky saat Pilkada 2012 dan 2017.
“Jadi saat ini ibarat pepatah menjilat ludah sendiri, apa yang dilakukannya hari ini mencerminkan apa yang telah diucapkannya pada waktu menjadi calon bupati Aceh Timur 2 periode yang lalu,” Tutupnya.[]


























