• Latest
  • Trending
  • All
Cerita Seorang Kader Menuju Paripurna

Cerita Seorang Kader Menuju Paripurna

14 Juli 2026
Enam Warga Sekolah Diduga Keracunan MBG di Banda Aceh, Dapur Dihentikan

Enam Warga Sekolah Diduga Keracunan MBG di Banda Aceh, Dapur Dihentikan

31 Oktober 2026
Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

31 Oktober 2026
Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

31 Oktober 2026
Australia Luncurkan Program Partisipasi Demokrasi di Aceh, Dana Capai AUD 30 Juta

Australia Luncurkan Program Partisipasi Demokrasi di Aceh, Dana Capai AUD 30 Juta

31 Oktober 2026
Nelayan Aceh Timur Hilang di Laut, Pencarian Memasuki Hari Ketiga

Nelayan Aceh Timur Hilang di Laut, Pencarian Memasuki Hari Ketiga

31 Oktober 2026
Bupati Aceh Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Bupati Aceh Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

31 Oktober 2026

Polisi Tangkap Pria di Banda Aceh atas Dugaan KDRT dan Aniaya Anak

31 Oktober 2026
10 Rekomendasi Tempat Wisata di Banda Aceh dan Aceh Besar, dari Wisata Sejarah hingga Pantai

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Banda Aceh dan Aceh Besar, dari Wisata Sejarah hingga Pantai

29 Oktober 2026
Diskominsa Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!

Diskominsa Bireuen Minta SKPK Segera Kirim Data Admin SP4N-LAPOR!

29 Oktober 2026
Disporaparekraf Aceh Utara Dukung Inovasi Digitalisasi Pariwisata Paris

Disporaparekraf Aceh Utara Dukung Inovasi Digitalisasi Pariwisata Paris

29 Oktober 2026
Ayah Wa Minta Pembangunan Rumah Korban Bencana di Aceh Utara Libatkan Tenaga Lokal

Ayah Wa Minta Pembangunan Rumah Korban Bencana di Aceh Utara Libatkan Tenaga Lokal

29 Oktober 2026
Diduga Oknum DPRK Nagan Raya Digrebek Warga di Pendopo, Seorang Wanita Diamankan Polisi

Diduga Oknum DPRK Nagan Raya Digrebek Warga di Pendopo, Seorang Wanita Diamankan Polisi

29 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opini

Cerita Seorang Kader Menuju Paripurna

Fazil by Fazil
14 Juli 2026
in Opini
0
512
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Maulidil Fikri|Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Peserta Leadership Advance Training PW PII Aceh

ADVERTISEMENT

acehvoice.net — Banda Aceh — Sejak 9 Juli 2026, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Aceh menggelar Leadership Advance Training (LAT) se-Nasional, sebuah jenjang kaderisasi tertinggi dalam struktur pembinaan PII.

BacaJuga

Polemik Inspektur Aceh Belum Selesai, PW PII Aceh: Pemerintah Aceh Lamban Dalam Menjalankan Birokrasi

Kaderisasi PII untuk Masa Depan Aceh yang Lebih Baik

PW PII Aceh Gelar Aksi Hijau di Pesisir Aceh Besar

Kegiatan ini bukan sekadar forum belajar biasa, melainkan ruang pematangan bagi kader-kader terpilih dari berbagai daerah untuk digembleng menjadi pemimpin yang utuh, baik dari sisi keilmuan, spiritualitas, maupun kepekaan sosial.

ADVERTISEMENT

Selama beberapa hari pelaksanaannya, peserta disuguhkan rangkaian materi yang saling bertaut, membentuk satu alur pemikiran yang runtut: dari akar keyakinan, meluas ke kebudayaan dan peradaban, lalu mengerucut pada kemampuan praktis memimpin dan membaca persoalan di lapangan.

Suasana kegiatan Leadership Advance Training saat Munawar Khalil menjadi pemateri pada kegiatan tersebut

Hari pertama pelatihan membuka ruang refleksi yang cukup dalam. Materi tentang menjadi kader yang sempurna mengajarkan bahwa aktif berorganisasi saja tidak cukup; seorang kader dituntut untuk terus memperbaiki akhlak, cara berpikir, dan sikap dalam keseharian. Peserta diajak menilai kader-kader PII lintas generasi, bukan untuk menghakimi, melainkan untuk belajar bahwa setiap orang punya kelebihan dan kekurangan, dan bahwa kekurangan itu semestinya diselesaikan lewat musyawarah, bukan saling menyalahkan.

Pemahaman ini kemudian diperkuat dengan materi akidah dan akhlak, yang menegaskan bahwa keimanan seorang muslim berpijak pada enam rukun iman yang utuh, serta pentingnya menjaga tauhid lewat dukungan keluarga, lingkungan, dan organisasi.

ADVERTISEMENT

Akhlak sendiri diajarkan berjenjang, dimulai dari akhlak kepada Allah hingga akhlak kepada sesama dan lingkungan. Di penghujung hari, peserta juga diajak menganalisis persoalan internal dan eksternal organisasi, termasuk aspirasi agar jarak antara peserta dan panitia dalam kaderisasi dapat dipersempit demi terciptanya proses pembinaan yang lebih hangat dan terbuka.

Moments peserta sedang serius mengikuti kegiatan Leadership Advance Training PII Aceh

Memasuki hari kedua, pembahasan bergeser ke ranah yang lebih luas: kebudayaan dan peradaban. Islam dijelaskan bukan sekadar sistem keyakinan, tetapi juga kekuatan yang mengarahkan, menyaring, dan menyempurnakan budaya agar tidak bertentangan dengan akidah maupun akhlak. Dari sinilah lahir gagasan bahwa peradaban terbentuk dari perpaduan ilmu, agama, dan kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat.

Materi filsafat ilmu kemudian melengkapi bekal berpikir kader, mengenalkan empat cara manusia menangkap pengetahuan, mulai dari pengalaman indrawi, penalaran rasional, keyakinan, hingga penglihatan batin. Hari itu ditutup dengan materi leadership yang menegaskan bahwa pemimpin sejati harus punya integritas, kejujuran, empati, keberanian mengambil keputusan meski dalam tekanan, serta kesiapan menanggung risiko atas setiap langkah yang diambil.

Teamwork

Hari ketiga menjadi semacam penyempurna dari dua hari sebelumnya. Filsafat ilmu kembali dibahas, kali ini dengan sudut pandang keislaman yang lebih tajam, menegaskan bahwa iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi, sementara ilmu tanpa iman bagaikan lentera di tangan pencuri.

Kalimat ini seolah menjadi penegas dari seluruh rangkaian materi sebelumnya, bahwa kader PII harus berjalan seimbang antara kedalaman spiritual dan ketajaman intelektual. Selanjutnya, peserta diajak memahami konsep masyarakat Islami yang berpijak pada akidah, serta lima faktor pembentuk kepribadian seseorang, mulai dari peran ibu dan ayah, sekolah, lingkungan, hingga kebudayaan yang melingkupinya.

Materi tentang intelijen membawa peserta pada pendekatan yang lebih teknis, bagaimana memetakan, mengumpulkan data, dan menganalisis persoalan sosial secara sistematis, dengan studi kasus persoalan LGBT di Aceh sebagai contoh nyata bagaimana kader semestinya membaca masalah secara utuh sebelum bertindak.

Moments saat Guru besar Prof. M Hasbi Amiruddin menjadi pemateri pada kegiatan Leadership Advance Training PW PII Aceh

Rangkaian hari itu ditutup dengan materi sosiologi dan perubahan sosial, yang mengingatkan bahwa perubahan di tengah masyarakat selalu punya sebab, baik dari dalam maupun luar, dan bahwa kader PII baru pantas disebut mampu mengubah kebiasaan sosial apabila telah menjadi kader paripurna yang siap bertanggung jawab penuh atas pilihannya.

Bila ditarik benang merahnya, seluruh rangkaian materi LAT Nasional ini sesungguhnya sedang menyusun satu sosok kader yang utuh: kader yang kokoh akidahnya, tajam nalarnya, peka terhadap kebudayaan dan perubahan zaman, sekaligus punya keberanian dan kapasitas untuk memimpin.

Tidak ada satu materi pun yang berdiri sendiri; semuanya saling mengisi, membentuk fondasi berpikir sekaligus bekal bertindak. Inilah yang membedakan LAT dari sekadar pelatihan biasa, ia adalah proses menempa, bukan sekadar mentransfer informasi.

Pada akhirnya, keberhasilan LAT Nasional PII Aceh tidak akan diukur dari seberapa banyak materi yang dicatat, melainkan seberapa jauh nilai-nilai itu hidup dalam sikap dan langkah kader setelah pelatihan usai. Sebab kader paripurna bukan lahir dari ruang kelas semata, melainkan dari kesediaan untuk terus belajar, merefleksikan diri, dan berani bertanggung jawab atas setiap perubahan yang ingin diperjuangkan di tengah masyarakat.

Tags: Leadership Advance TrainingOpiniPB PIIPW PII Aceh
SendShare205Tweet128Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Polemik Inspektur Aceh Belum Selesai, PW PII Aceh: Pemerintah Aceh Lamban Dalam Menjalankan Birokrasi

Polemik Inspektur Aceh Belum Selesai, PW PII Aceh: Pemerintah Aceh Lamban Dalam Menjalankan Birokrasi

by Fazil
26 Oktober 2026
0
1.5k

Polemik Inspektur Aceh Belum Selesai, PW PII Aceh: Pemerintah Aceh...

Kaderisasi PII untuk Masa Depan Aceh yang Lebih Baik

Kaderisasi PII untuk Masa Depan Aceh yang Lebih Baik

by Fazil
15 Juli 2026
0
1.4k

Khalid Maulana| Peserta Advance Training PII Aceh dan Mahasantri Ma'had...

PW PII Aceh Gelar Aksi Hijau di Pesisir Aceh Besar

by Fazil
6 Juni 2026
0
1.5k

acehvoice.net — Aceh Besar — Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia,...

“Labbaik” yang Mengguncang Kesombongan : Haji, Panggilan Langit, dan Tamparan bagi Manusia yang Terlalu Membesarkan Dunia

by Fazil
5 Mei 2026
0
1.4k

Oleh :Teuku Muhammad Jamil Ilmuwan Sosial dan Akademisi Universitas Syiah...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1
Enam Warga Sekolah Diduga Keracunan MBG di Banda Aceh, Dapur Dihentikan

Enam Warga Sekolah Diduga Keracunan MBG di Banda Aceh, Dapur Dihentikan

31 Oktober 2026
Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

31 Oktober 2026
Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

Banda Aceh Bidik Adipura Kencana 2026, Pemko Matangkan Persiapan

31 Oktober 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In