acehvoice.net – Pidie Jaya – Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, MA, bersama Wakil Bupati Hasan Basri bergerak secara simultan memperkuat dukungan pemerintah pusat guna mempercepat pemulihan daerah pascabencana. Langkah tersebut difokuskan pada pembangunan sektor kesehatan dan rehabilitasi sarana pendidikan yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Bupati Sibral Malasyi melakukan pertemuan dengan jajaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Gedung Adyatma, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Pertemuan itu membahas percepatan pembangunan Rumah Sakit Tipe C Pidie Jaya, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta rehabilitasi sejumlah fasilitas kesehatan yang terdampak bencana.
Menurut Sibral, pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan kembali Puskesmas Bandar Dua yang mengalami kerusakan akibat banjir, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
“Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan sekaligus membangun sistem kesehatan yang lebih kuat dan tangguh di masa mendatang,” ujar Sibral.
Selain pembangunan infrastruktur kesehatan, pemerintah daerah juga berharap adanya dukungan terhadap berbagai program pelayanan kesehatan yang dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan medis yang berkualitas.
Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri melakukan audiensi dengan Ketua Komisi VIII DPR RI untuk menyampaikan langsung usulan bantuan rehabilitasi sejumlah madrasah yang rusak akibat banjir bandang yang melanda Pidie Jaya pada November 2025.
Usulan tersebut mencakup rehabilitasi bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) agar proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara optimal.
Hasan Basri menilai dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan sektor pendidikan sehingga para siswa dapat kembali belajar di lingkungan yang aman dan layak.
Gerak bersama Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah yang terintegrasi pascabencana. Pemerintah daerah membagi fokus penanganan pada dua sektor utama, yakni pemulihan layanan kesehatan dan rehabilitasi sarana pendidikan.
Bupati memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui pembangunan fasilitas kesehatan yang memadai, sedangkan wakil bupati mengawal percepatan rehabilitasi lembaga pendidikan agar hak belajar peserta didik tetap terpenuhi.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menilai percepatan rehabilitasi infrastruktur dasar merupakan fondasi penting dalam membangkitkan kembali kehidupan masyarakat pascabencana. Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan mampu menghadirkan pemulihan yang merata, berkelanjutan, dan menyentuh kebutuhan utama masyarakat.


























