acehvoice.net — Aceh Jaya — Dalam rangka menyambut Hari Lahir Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) yang ke-3, PD IPARI Aceh Jaya menggelar kegiatan penanaman pohon serta edukasi ekoteologi dan pemilahan sampah pada Kamis, 21 Mei 2026, bertempat di Dayah Al-Anshar, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan Dayah Al-Anshar, kepala sekolah, para dewan guru, serta santriwan dan santriwati Dayah Al-Anshar. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusias sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan kesadaran spiritual dalam menjaga alam.
Acara diawali dengan seremonial pembukaan dan penyerahan simbolis bibit pohon oleh PD IPARI Aceh Jaya kepada pihak Dayah Al-Anshar. Bibit pohon tersebut diterima langsung oleh pimpinan dayah, Herman, S.Pd, serta Kepala Sekolah Al-Anshar, Muslim, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Al-Anshar, Muslim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas program yang diinisiasi oleh IPARI Aceh Jaya. Menurutnya, edukasi tentang ekoteologi dan pemilahan sampah sangat relevan untuk ditanamkan kepada generasi muda sejak dini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh IPARI Aceh Jaya ini. Program ekoteologi dan edukasi lingkungan seperti ini sangat penting bagi para santri dan siswa agar memiliki kesadaran untuk menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan dan sosial. Kami berharap kerja sama antara IPARI dan Dayah Al-Anshar dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan positif lainnya,” ujar Muslim.
Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Dayah Al-Anshar, Herman, S.Pd., juga menyampaikan rasa terima kasih dan dukungannya terhadap program-program yang dijalankan oleh IPARI Aceh Jaya.
“Kegiatan ini menjadi langkah yang sangat baik dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan santri. Menjaga kebersihan dan merawat alam merupakan bagian dari nilai-nilai ajaran Islam yang harus terus ditanamkan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ungkap Herman.
Sementara itu, Ketua Umum PD IPARI Aceh Jaya, Razali, S.TH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa IPARI Aceh Jaya akan terus berkomitmen menjalankan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena program-program yang telah berjalan selama ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Agama serta respon positif dari masyarakat.
“Alhamdulillah, berbagai program yang telah dijalankan oleh IPARI Aceh Jaya mendapatkan dukungan dari Kementerian Agama dan feedback positif dari masyarakat. Mulai dari pembinaan di Lapas Kelas III Calang, Inspira School atau pembinaan siswa-siswi terkait literasi digital, sosialisasi ekoteologi di lingkungan masyarakat maupun sekolah, hingga berbagai program sosial dan keagamaan lainnya. Insyaallah, ke depan kami akan terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Razali.
Usai kegiatan seremonial, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi tentang ekoteologi dan pemilahan sampah yang disampaikan oleh Ketua I PD IPARI Aceh Jaya, Rizqa Fithri, S.Th.I., MIRKH. Dalam pemaparannya, Rizqa mengajak para santri untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan memulai kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah organik dan anorganik, serta menjaga kebersihan lingkungan dayah sebagai bentuk implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon bersama di lingkungan Dayah Al-Anshar yang diikuti oleh pengurus IPARI Aceh Jaya, pihak dayah, guru, dan para santri. Penanaman pohon tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai spiritual dan keagamaan.






















