Banda Aceh — Rasa haru dan syukur disampaikan oleh Muttaqin, salah satu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru saja dilantik di Dinas Pendidikan Dayah Aceh. Setelah 14 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer di Dinas Sosial Aceh, akhirnya ia resmi menyandang status ASN PPPK.
Dalam pernyataannya, Muttaqin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Aceh, khususnya kepada Gubernur Muzakir Manaf (Mualem), dan juga kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas komitmen kuat mereka dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Keseriusan mereka dalam menyelesaikan masalah honorer terbukti dengan instruksi percepatan pelantikan PPPK,” ujar Muttaqin.
Pada Senin (4/8/2025), Gubernur Aceh Muzakir Manaf secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 5.789 ASN PPPK tahap 1 formasi tahun anggaran 2024. Penyerahan berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Aceh, disambut antusias oleh para tenaga honorer yang telah lama menanti.
Muttaqin juga menyinggung keresahan publik beberapa waktu lalu, terkait kabar penundaan pelantikan ASN PPPK oleh BKN dan Kemenpan. Namun, Presiden Prabowo justru menunjukkan keberpihakan kepada rakyat dengan mempercepat proses pelantikan.
“Presiden meminta pelantikan dilakukan paling lambat dalam 6 bulan. Gubernur Aceh juga melakukan berbagai lobi agar honorer di Aceh bisa segera diangkat,” tambahnya.
Muttaqin menyatakan pelantikan ini menjadi buah manis dari perjuangan panjang. Ia merasa harapannya tak sia-sia setelah belasan tahun mengabdi tanpa status tetap.
“Setelah hampir seperempat hidup saya jalani sebagai honorer, akhirnya hari ini saya resmi menjadi ASN PPPK. Ini momen yang sangat bersejarah dalam hidup saya,” tutupnya dengan penuh syukur.


























