Acehvoice.net, BANDA ACEH – Tragedi menimpa para penambang emas tradisional di kawasan perbukitan Blok 20, Desa Panggong, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, pada Sabtu (5/10/2025). Seorang penambang bernama Zaman (44), warga Desa Pasie Teube, Kecamatan Pasie Raya, dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor saat mencari batu emas.
Kepala Pelaksana BPBK Aceh Jaya, Ag Suhadi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, kejadian terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika tebing tanah di lokasi penambangan tiba-tiba longsor dan menimpa tiga warga yang sedang bekerja di area tersebut.
“Dalam kejadian itu, satu orang meninggal dunia, sementara dua lainnya berhasil selamat. Korban meninggal atas nama Zaman, warga Pasie Teube. Dua korban lainnya adalah Zulfikar dan Muhyan,” ujar Suhadi di Aceh Jaya.
Dari keterangan petugas di lapangan, korban Zulfikar mengalami patah tulang dan luka-luka, dan kini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Teuku Umar Calang. Sedangkan Muhyan berhasil selamat tanpa luka serius setelah berhasil keluar dari timbunan material longsor.
Jenazah korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim gabungan BPBK bersama warga setempat, kemudian dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan. Proses evakuasi sempat terkendala kondisi medan yang terjal dan licin akibat tanah longsor.
“Untuk korban yang mengalami luka masih dirawat di rumah sakit. Kami juga sudah mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas di area berisiko tinggi, terutama saat kondisi cuaca tidak stabil,” tambah Suhadi.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan akan bahaya aktivitas tambang emas tradisional di kawasan perbukitan Aceh Jaya yang rawan longsor. Pemerintah daerah melalui BPBK mengingatkan agar warga lebih memperhatikan keselamatan dan segera menghentikan aktivitas jika kondisi tanah tampak labil atau hujan deras melanda.


























