Acehvoice.net – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Mochammad Afiffudin, memberikan klarifikasi terkait tudingan penggunaan jet pribadi oleh lembaganya dalam proses Pemilu 2024.
Pernyataan ini menjawab sorotan dari Transparency International Indonesia (TII), yang mempertanyakan transparansi dalam penyewaan jet pribadi senilai Rp65 miliar.
Afiffudin, yang akrab disapa Afif, menjelaskan bahwa penggunaan jet pribadi tersebut merupakan langkah strategis yang diambil demi mempercepat distribusi logistik pemilu ke seluruh pelosok Indonesia. Menurutnya, waktu yang tersedia untuk persiapan logistik sangat terbatas akibat masa kampanye yang hanya berlangsung selama 75 hari.
“Begitu masa kampanye cuma 75 hari, maka pengadaan dan distribusi logistik sangat terbatas dibandingkan Pemilu sebelumnya. Maka diambil langkah-langkah extraordinary sebagai mitigasi,” ujar Afif saat ditemui wartawan di Menteng, Jakarta, Jumat (2/5/2025).
Afif menekankan bahwa keputusan ini sepenuhnya merupakan bentuk tanggung jawab KPU dalam menyukseskan pelaksanaan pemilu nasional. Ia juga menegaskan bahwa penyewaan jet pribadi bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk memastikan logistik pemilu tidak mengalami keterlambatan atau kegagalan distribusi.
“Kami sebagai penyelenggara pemilu tentu berpikir agar pesta demokrasi ini tidak gagal hanya karena logistik terlambat. Semua kebijakan itu untuk mendukung suksesnya Pemilu 2024,” jelasnya.
Sebelumnya, TII melalui peneliti Agus Sarwono menyatakan bahwa pengadaan jet pribadi secara mendadak menimbulkan kecurigaan publik, apalagi dilakukan saat tahapan pemilu sedang berlangsung. Agus menyoroti kemungkinan adanya indikasi praktik suap dan gratifikasi dalam pengadaan barang dan jasa, merujuk pada temuan Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK 2024.
“Kecurigaan muncul karena pengadaan pesawat dilakukan saat tahapan pemilu tengah berjalan,” ungkap Agus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/4/2025).
Meski demikian, KPU menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan dilakukan sesuai prosedur, dan penggunaan jet adalah bagian dari upaya memastikan logistik pemilu tersalurkan tepat waktu dan aman.


























