• Latest
  • Trending
  • All
APPNI Aceh Kawal Pemulihan Ekonomi Pascabencana

APPNI Aceh Kawal Pemulihan Ekonomi Pascabencana

9 Agustus 2026
Milad ke-800, Bupati Ismail Jadikan Sejarah Pasai Inspirasi Aceh Utara

Milad ke-800, Bupati Ismail Jadikan Sejarah Pasai Inspirasi Aceh Utara

8 September 2026
Harga Emas Banda Aceh Stabil Rp7,55 Juta per Mayam

Harga Emas Banda Aceh Stabil Rp7,55 Juta per Mayam

8 September 2026
Jadwal Penerbangan Soetta Belum Normal, Maskapai Masih Atur Rotasi Pesawat

Jadwal Penerbangan Soetta Belum Normal, Maskapai Masih Atur Rotasi Pesawat

8 September 2026
Soroti Kasus Pelecehan dan Dugaan LGBT, PII Aceh Desak Pemko Audit Total Panti Pijat Refleksi

Soroti Kasus Pelecehan dan Dugaan LGBT, PII Aceh Desak Pemko Audit Total Panti Pijat Refleksi

8 September 2026
12 ASN Aceh Timur Terima Satyalencana dari Bupati Al-Farlaky

12 ASN Aceh Timur Terima Satyalencana dari Bupati Al-Farlaky

7 September 2026
FISIP USK–FISIP UI Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pengembangan Kelembagaan

FISIP USK–FISIP UI Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pengembangan Kelembagaan

6 September 2026
Gadaikan Motor Pinjaman di Aceh Besar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Gadaikan Motor Pinjaman di Aceh Besar, Pria Ini Ditangkap Polisi

6 September 2026
Plt Sekda Aceh Lepas Kafilah MTQN ke-31

Plt Sekda Aceh Lepas Kafilah MTQN ke-31

4 September 2026
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol

4 September 2026
Karhutla Indonesia, Asap Menyebar hingga Luar Negeri

Karhutla Indonesia, Asap Menyebar hingga Luar Negeri

4 September 2026
Bank BSN Apresiasi Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

Bank BSN Apresiasi Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

4 September 2026
Kemensos Ungkap Penyebab Perubahan Desil DTSEN

Kemensos Ungkap Penyebab Perubahan Desil DTSEN

4 September 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Rabu, September 16, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Daerah

APPNI Aceh Kawal Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Fazil by Fazil
9 Agustus 2026
in Daerah, Ekonomi dan Keuangan
0
498
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

acehvoice.net – Banda Aceh – 9 Agustus 2026, Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Petani Nelayan Indonesia (DPW APPNI) Provinsi Aceh, Saifullah, S.E., menyatakan dukungan penuh terhadap langkah cepat pemerintah dalam penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada 2026.

ADVERTISEMENT

Bencana tersebut telah sangat menyulitkan kehidupan masyarakat di berbagai daerah terdampak, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, kelautan, dan perikanan.

BacaJuga

No Content Available


Sektor Pertanian: Puluhan Ribu Hektare Sawah dan Kebun Masih Butuh Pemulihan
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, bencana hidrometeorologi berdampak pada sekitar 57.485 hektare lahan sawah, dengan rincian 27.437 hektare rusak ringan, 13.651 hektare rusak sedang, 16.276 hektare rusak berat, serta 120 hektare sawah hilang total.

ADVERTISEMENT

Selain itu, sekitar 50.438 hektare lahan perkebunan turut terdampak. Hingga akhir Juli 2026, proses optimalisasi lahan baru mencapai sekitar 40.852 hektare, sementara 16.633 hektare—mayoritas kategori rusak berat dan hilang—masih memerlukan penanganan lanjutan, dengan realisasi keuangan program secara keseluruhan baru mencapai 48,48 persen.


Kondisi ini turut menjadi perhatian dalam pertemuan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta Selatan pada awal Agustus 2026, di mana Pemerintah Aceh meminta percepatan dukungan Kementerian Pertanian agar aktivitas produksi dan ekonomi petani dapat segera pulih.


“Diskusi antara Gubernur Aceh dan Menteri Pertanian itu justru membuktikan bahwa penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi di sektor pertanian masih berjalan lambat di lapangan, padahal pemerintah pusat sebetulnya sudah cukup sigap dalam proses pencairan anggaran. Kami juga mendorong agar sektor perdagangan, kelautan, dan perikanan Aceh pascabencana turut mendapat penanganan yang sama cepatnya,” ujar Saifullah.

ADVERTISEMENT


Desakan Percepatan Koordinasi dan Pemangkasan Birokrasi
DPW APPNI Aceh berharap pemerintah Aceh, melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, dapat bekerja ekstra dengan koordinasi yang lebih cepat serta memangkas mata rantai birokrasi yang selama ini menghambat proses di lapangan. Hal ini penting agar masyarakat yang terdampak di sektor-sektor tersebut dapat segera pulih secara ekonomi.


“Kami yakin saat ini pemerintah Aceh sudah duduk bersama membahas penanganan ini, dan kami akan terus memantau sampai semuanya terealisasi dengan baik di lapangan, bukan hanya di atas kertas,” tegas Saifullah.


Sektor Perdagangan: Infrastruktur Jembatan Jadi Prioritas
Di sektor perdagangan, pembangunan jembatan yang memenuhi standar dinilai sangat dibutuhkan untuk memperlancar distribusi barang dan produk antarwilayah.

DPW APPNI Aceh mendorong agar jembatan penghubung antarkabupaten/kota yang rusak akibat bencana dapat segera dipercepat pembangunannya kembali seperti kondisi sebelum bencana terjadi, mengingat kelancaran jalur distribusi berpengaruh langsung terhadap harga dan ketersediaan barang bagi pedagang kecil di daerah terdampak.


Sektor Kelautan dan Perikanan: Pidie Jaya Jadi Sorotan
Sektor kelautan dan perikanan juga dinilai sangat membutuhkan perhatian penuh dalam proses rehabilitasi yang cepat. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat sekitar 30.000 hektare tambak budi daya di 16 kabupaten/kota Aceh mengalami kerusakan, dengan Kabupaten Aceh Utara sebagai wilayah paling terdampak (lebih dari 10.000 hektare), disusul Bireuen (sekitar 4.900 hektare) dan Aceh Tamiang (sekitar 3.400 hektare).

KKP menargetkan 15.000 hektare tambak kembali beroperasi hingga akhir 2026, namun hingga akhir Juli 2026 baru sekitar 694 hektare yang aktif kembali melalui penebaran benih udang, bandeng, kakap, dan nila salin.


Salah satu daerah yang terdampak parah adalah Kabupaten Pidie Jaya. Dari sekitar 1.700 hektare kawasan tambak di daerah ini, baru 745 hektare berkategori rusak ringan yang ditargetkan pulih dan kembali berproduksi pada akhir Agustus 2026, sementara sisanya yang berkategori rusak sedang hingga berat masih menunggu penanganan lanjutan.

Bencana yang menghantam kawasan tambak di Pidie Jaya beberapa waktu lalu bukan hanya merusak infrastruktur budi daya, tetapi juga menghentikan sumber penghidupan ratusan keluarga pesisir yang selama ini menggantungkan perekonomian mereka pada sektor perikanan budi daya.


“Bantuan alat berat, benih, dan pakan dari pemerintah pusat memang sudah mulai disalurkan ke Pidie Jaya, tapi kecepatan penyerapannya di lapangan yang harus terus kita kawal bersama,” lanjut Saifullah.

DPW APPNI Provinsi Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memantau proses rehabilitasi dan rekonstruksi di seluruh sektor terdampak—pertanian, perdagangan, kelautan, dan perikanan—hingga masyarakat Aceh yang terkena dampak bencana benar-benar pulih secara ekonomi.

Tags: DPW APPNI ACEHEKONOMI PASCA BENCANAPemulihan Ekonomi
SendShare199Tweet125Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

No Content Available
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1
Milad ke-800, Bupati Ismail Jadikan Sejarah Pasai Inspirasi Aceh Utara

Milad ke-800, Bupati Ismail Jadikan Sejarah Pasai Inspirasi Aceh Utara

8 September 2026
Harga Emas Banda Aceh Stabil Rp7,55 Juta per Mayam

Harga Emas Banda Aceh Stabil Rp7,55 Juta per Mayam

8 September 2026
Jadwal Penerbangan Soetta Belum Normal, Maskapai Masih Atur Rotasi Pesawat

Jadwal Penerbangan Soetta Belum Normal, Maskapai Masih Atur Rotasi Pesawat

8 September 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In