Acehvoice.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menunjukkan komitmen kuat dalam mengendalikan inflasi daerah melalui berbagai langkah strategis. Salah satu upaya utama yang didukung adalah program nasional penanaman komoditas penyumbang inflasi, seperti cabai rawit, yang merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan masyarakat.
Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, melalui Asisten II Setda Aceh M Ali, menyampaikan dukungan tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Senin (tanggal tidak disebut), di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho.
“Pemkab Aceh Besar siap mendukung program nasional, termasuk penanaman cabai rawit secara massal, sebagai langkah strategis menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di tengah fluktuasi harga pasar,” ungkap M Ali.
Langkah ini selaras dengan arahan dari Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, yang menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan inflasi nasional, terutama yang disebabkan oleh naiknya harga bahan pokok.
Menurut M Ali, Pemkab Aceh Besar telah melakukan berbagai inisiatif dalam menekan laju inflasi, termasuk pemantauan pasar secara rutin untuk memastikan ketersediaan barang dan stabilitas harga. Pemantauan ini dinilai penting sebagai indikator awal dan dasar pengambilan kebijakan antisipatif.
“Pemantauan harga yang dilakukan secara berkala menjadi acuan penting untuk menghindari kekurangan pasokan dan lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Aceh Besar juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, guna memastikan setiap program pengendalian inflasi dapat dieksekusi dengan optimal. Ditekankan pula pentingnya rapat koordinasi yang lebih fokus dan terarah agar setiap OPD memahami porsi tugas masing-masing.
“Kami akan lakukan evaluasi dan koordinasi yang intensif, sehingga langkah yang diambil bisa tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Dukungan terhadap program penanaman komoditas strategis seperti cabai rawit menjadi bagian dari solusi jangka menengah dan panjang yang tidak hanya bertujuan menekan inflasi, tetapi juga meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan petani lokal.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga terbuka untuk bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi guna menciptakan pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini menunjukkan bahwa daerah memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Dengan sinergi yang baik antara pusat dan daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dan petani, upaya menjaga inflasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Penanaman cabai rawit menjadi langkah konkret untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus solusi terhadap ancaman inflasi di tingkat lokal.


























