acehvoice.net – Aceh Selatan – Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, menyerahkan bantuan masa panik kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Bantuan tersebut diserahkan di posko pengungsian Kompi Brimob, Gampong Ie Jerineh, Sabtu (31/10/2026).
Bantuan itu ditujukan kepada warga Gampong Lhok Raya dan Gampong Cot Bayu yang terdampak banjir akibat meluapnya aliran sungai di wilayah tersebut.
Mirwan MS mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana banjir.
“Bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah untuk masyarakat yang terdampak banjir di Lhok Raya dan Gampong Cot Bayu, Kecamatan Trumon Tengah,” kata Mirwan MS.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras, air mineral, minyak goreng, mi instan, family kit, pakaian anak-anak, selimut, sarung, sarden, kecap, saus, biskuit, makanan siap saji, hingga mukena.
Menurut Bupati, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat selama berada di pengungsian. Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan dapur umum di tenda pengungsian untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Mirwan MS turut meninjau langsung lokasi banjir yang melanda dua gampong di Kecamatan Trumon Tengah. Ia juga berdialog dengan masyarakat guna mendengarkan kondisi serta kebutuhan warga setelah bencana terjadi.
Bupati mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Aceh Selatan.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati mengingat cuaca masih ekstrem di beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Selatan,” ujarnya.
Warga Harapkan Pembangunan Kembali Tanggul
Di tengah penanganan banjir, masyarakat Gampong Lhok Raya turut menyampaikan harapan agar pemerintah daerah segera membangun kembali tanggul sungai yang roboh dan diduga menjadi salah satu penyebab masuknya air ke permukiman warga.
Keuchik Lhok Raya, Rasi Riadi, menjelaskan bahwa robohnya tanggul tersebut menyebabkan air dari luapan Sungai Lae Soeraya masuk ke kawasan permukiman hingga merendam rumah-rumah penduduk.
Kondisi tersebut membuat sejumlah masyarakat terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Rasi Riadi berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dapat segera mengambil langkah penanganan dengan membangun kembali tanggul yang rusak sepanjang kurang lebih 210 meter.
“Kami berharap kepada Bapak Bupati Aceh Selatan membangun kembali tanggul sepanjang 210 meter. Tanggul tersebut roboh dan menyebabkan rumah masyarakat terendam banjir,” ungkap Rasi Riadi.
Pembangunan kembali tanggul tersebut diharapkan dapat menjadi langkah penanganan jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir serta melindungi permukiman masyarakat di Gampong Lhok Raya.






















