acehvoice.net – Aceh Barat – H. Teuku Adian Makmur Rizqullah resmi dilantik sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Barat periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan Ketua Umum KONI Aceh Saiful Bahri atau Pon Yahya di Auditorium Universitas Teuku Umar (UTU), Kamis (20/8/2026).
Pelantikan tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, jajaran pengurus KONI dari sejumlah daerah, pejabat pemerintah, tokoh olahraga, serta pengurus berbagai cabang olahraga (cabor) di bawah KONI Aceh Barat.
Pon Yahya Dorong Peningkatan Prestasi
Pon Yahya berharap kepengurusan baru KONI Aceh Barat mampu membawa perubahan dan meningkatkan prestasi olahraga daerah.
“Kita berharap dengan kepengurusan yang baru, di bawah kepemimpinan Teuku Adian, yang muda dan berbakat, saya yakini KONI Aceh Barat akan penuh dengan prestasi nantinya,” ujar Pon Yahya.
Ia meminta pengurus segera menyusun program kerja, memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, serta menjalankan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun prestasi olahraga. Kerja sama dengan Universitas Teuku Umar juga dinilai dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembinaan atlet melalui sumber daya manusia dan keilmuan yang dimiliki kampus.
Pemkab Siapkan Rp4 Miliar untuk PORA 2027
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan KONI yang baru. Salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2027 di Aceh Jaya.
Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan masih tersedia waktu untuk menyusun strategi dan memperkuat seluruh cabang olahraga sebelum pelaksanaan PORA.
“Yang penting dan menjadi perhatian kita bersama saat ini adalah persiapan menghadapi PORA di Aceh Jaya pada tahun 2027 mendatang. Masih ada waktu bagi KONI Aceh Barat untuk mempersiapkan diri, menyusun langkah dan strategi para atlet dan semuanya untuk memperkuat cabor,” kata Tarmizi.
Ia menegaskan seluruh cabor harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam persiapan menuju PORA. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pengurus KONI sebelumnya, juga dinilai penting agar pembinaan berjalan terarah.
Pemkab Aceh Barat telah mengusulkan anggaran hampir Rp4 miliar untuk mendukung persiapan PORA 2027. Namun, realisasi anggaran tersebut masih menunggu pembahasan dan persetujuan legislatif.
“Kami atas nama Pemkab Aceh Barat memberikan dukungan penuh kepada KONI Aceh Barat. Untuk PORA ke depan sudah kami siapkan anggaran hampir sekitar Rp4 miliar. Cuma itulah pemerintahan, ada eksekutif dan legislatif, kita yang usulkan dan yang setuju nanti adalah legislatif,” ujarnya.
Tarmizi berharap prestasi olahraga dapat menjadi bagian dari upaya membentuk generasi Aceh Barat yang sehat, tangguh, berkarakter, dan mampu bersaing.
“Aceh Barat bangkit, Aceh Barat berprestasi dan Aceh Barat juara,” tegasnya.
KONI Aceh Barat Siapkan Program “1 Data”
Sementara itu, Teuku Adian Makmur Rizqullah langsung menetapkan langkah kerja setelah resmi menjabat Ketua KONI Aceh Barat.
Ia akan membangun basis data olahraga melalui program “Aceh Barat 1 Data” sebagai dasar penyusunan strategi pembinaan menuju PORA 2027.
“Alhamdulillah kita sudah melakukan pelantikan sesuai dengan target saya. Setelah pelantikan, saya akan terus membuat database. Saya akan segera meluncurkan Aceh Barat 1 Data,” kata Teuku Adian.
Program tersebut nantinya memuat informasi mengenai cabang olahraga yang dipertandingkan pada PORA, jumlah atlet yang dipersiapkan, serta pemetaan potensi medali yang dapat diraih.
Dengan basis data tersebut, KONI Aceh Barat diharapkan dapat menentukan prioritas pembinaan secara lebih terukur dan memetakan cabor serta atlet yang memiliki peluang meraih prestasi.
Pelantikan kepengurusan baru menjadi momentum bagi KONI Aceh Barat untuk melakukan pembenahan dan mempersiapkan kekuatan menuju PORA 2027. Dukungan pemerintah, kekompakan pengurus, pembinaan atlet, serta strategi berbasis data akan menjadi faktor penting dalam mengejar prestasi olahraga Aceh Barat.


























