acehvoice.net– JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Muaythai Aceh, Samsul Bahri, secara resmi menyerahkan dokumen hasil Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Muaythai Aceh kepada Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), Sabtu (18/7/2026), di Jakarta.
Dokumen tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Muaythai Indonesia, Azwan Karim, sebagai bagian dari tahapan administrasi menuju pengesahan kepengurusan Muaythai Aceh periode 2026–2030.
Kepada acehvoice.net, Samsul Bahri mengatakan bahwa dokumen yang diserahkan meliputi rekomendasi dari KONI Aceh, berita acara pelaksanaan Musprovlub, serta susunan pengurus Muaythai Aceh periode 2026–2030 yang telah ditetapkan oleh tim formatur hasil Musprovlub.
“Alhamdulillah, hari ini seluruh dokumen hasil Musprovlub telah kami serahkan kepada Pengurus Besar Muaythai Indonesia. Ini merupakan tahapan penting agar kepengurusan definitif Muaythai Aceh segera memperoleh pengesahan dan dapat mulai menjalankan roda organisasi secara penuh,” ujar Samsul Bahri.
Ia menjelaskan, Musprovlub yang digelar pada 24 Juni 2026 lalu telah menetapkan Heri Julius sebagai Ketua Umum Muaythai Aceh melalui mekanisme aklamasi.
Menurutnya, pengesahan dari PBMI sangat dinantikan mengingat Muaythai Aceh harus segera mempersiapkan berbagai agenda organisasi, mulai dari pembinaan atlet hingga menghadapi sejumlah kejuaraan di tingkat daerah maupun nasional.
“Kami berharap proses pengesahan dapat segera selesai sehingga kepengurusan baru bisa langsung bekerja menjalankan program-program strategis, terutama dalam pembinaan atlet dan persiapan menghadapi berbagai event yang sudah menunggu di depan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Muaythai Indonesia, Azwan Karim, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan Plt Ketua Umum Muaythai Aceh dalam menuntaskan proses organisasi.
Menurut Azwan, penyelenggaraan Musprovlub hingga penyerahan dokumen kepada pengurus pusat menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga keberlangsungan organisasi secara profesional.
“Apa yang dilakukan oleh Plt Muaythai Aceh patut diapresiasi. Seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal dan administrasi juga dipenuhi dengan baik. Ini menjadi contoh positif dalam menjaga tata kelola organisasi olahraga,” ujar Azwan.
Ia berharap kepengurusan definitif yang nantinya disahkan mampu membawa Muaythai Aceh semakin berkembang, baik dari sisi pembinaan atlet maupun peningkatan prestasi di tingkat nasional.
“Dengan kepengurusan yang definitif, kami berharap Muaythai Aceh dapat lebih fokus melakukan pembinaan dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Aceh di berbagai kejuaraan,” pungkasnya.


























