acehvoice.net – Banda Aceh – Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui program Youth Integritas Movement: Membangun Akhlak Pelajar di Era 5.0, yang kali ini disampaikan langsung dalam siaran khusus Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh. Program ini menjadi ruang strategis untuk mengajak masyarakat memahami pentingnya akhlak pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Siaran yang dilaksanakan pada tanggal 19 November 2025 menghadirkan dua narasumber utama, Rini Safitri, Ketua I Kaderisasi PII Aceh, dan Maulidil Fikri, Ketua Umum PII Kota Banda Aceh, berlangsung dinamis dengan pembahasan yang menyoroti tantangan pelajar di era 5.0, terutama terkait integritas, etika digital, dan pembentukan karakter.

Dalam penyampaiannya, Rini Safitri menjelaskan bahwa generasi pelajar saat ini hidup dalam arus informasi yang sangat cepat, sehingga membutuhkan fondasi akhlak yang kuat agar tidak mudah terbawa arus negatif.
“Era 5.0 bukan sekadar soal kemampuan teknologi. Pelajar harus punya adab, integritas, dan kemampuan menyaring informasi. Tanpa akhlak, kecanggihan teknologi justru bisa menjadi ancaman,” ujarnya. Ia menekankan bahwa Youth Integritas Movement hadir sebagai respons konkret PII terhadap fenomena degradasi moral di kalangan pelajar.
Sementara itu, Maulidil Fikri menyampaikan bahwa lembaga kepelajaran seperti PII memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk pelajar Aceh menjadi pribadi yang cerdas dan berakhlak.

“PII ingin melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga kuat jiwanya. Pelajar harus mampu memimpin, berpikir kritis, dan menjaga moralitas di tengah era digital yang penuh distraksi,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa pembinaan akhlak harus berjalan seiring dengan penguatan literasi dan kepemimpinan.
Siaran RRI ini turut memberikan edukasi kepada pendengar mengenai konsep era 5.0 yang mengintegrasikan teknologi dengan nilai kemanusiaan. Pelajar dituntut bukan hanya menguasai digitalisasi, tetapi juga mampu mempertahankan identitas moral, etika bermedia, dan kedisiplinan diri.
Melalui Youth Integritas Movement, PII Aceh berharap dapat mendorong lahirnya generasi pelajar yang berakhlak, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Kolaborasi dengan RRI menjadi langkah penting untuk menyebarkan nilai-nilai pendidikan karakter ke masyarakat luas.


























