acehvoice.net – Banda Aceh – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Pengkodean (Diskominsa) Aceh menyerahkan 10 unit telepon satelit merek Iridium Extreme guna mendukung kelancaran koordinasi penanganan bencana di wilayah Aceh. Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat komunikasi pemerintah dalam menghadapi banjir dan tanah longsor, khususnya di daerah yang sulit dijangkau jaringan telekomunikasi reguler.
Kepala Diskominsa Aceh, Edi Yandra, mengatakan perangkat komunikasi nirkabel tersebut diharapkan dapat memastikan jalur komunikasi tetap aktif dalam situasi darurat. Penyerahan dilakukan di Banda Aceh, Rabu.
“Bantuan ini akan memudahkan Pemerintah Aceh dalam berkoordinasi menangani banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah yang tidak terjangkau sinyal komunikasi biasa,” ujar Edi Yandra.
Ia menjelaskan, telepon satelit tersebut akan digunakan sebagai sarana komunikasi langsung antara Pemerintah Aceh dan para bupati serta wali kota dalam proses penanganan bencana di lapangan. Sebanyak 10 unit dialokasikan untuk mendukung percepatan respons darurat di wilayah rawan bencana.
Di tingkat Pemerintah Aceh, empat unit telepon satelit diserahkan kepada Gubernur Aceh dan rombongan, satu unit untuk Wakil Gubernur Aceh, serta satu unit untuk Sekretaris Aceh. Sementara itu, empat unit lainnya disalurkan kepada kepala daerah tingkat kabupaten, yakni Bupati Aceh Tengah, Bupati Bener Meriah, Bupati Aceh Timur, dan Bupati Aceh Utara.
Edi Yandra menegaskan bahwa penentuan daerah penerima bantuan di tingkat kabupaten didasarkan pada tingkat kerentanan bencana serta tingginya kebutuhan koordinasi penanganan darurat.
“Dengan ketersediaan perangkat ini, diharapkan hambatan komunikasi saat kondisi darurat dapat diminimalkan sehingga upaya penanggulangan bencana bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” pungkasnya.


























