acehvoice.net – ACEH TIMUR – Bunda PAUD Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, anak merupakan investasi terbesar bangsa yang harus dijaga dan dipersiapkan menjadi generasi tangguh di masa depan.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Aula Serbaguna Idi, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan itu diikuti ratusan peserta dari 33 sekolah se-Kabupaten Aceh Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anak-anak binaan Rumah Pintar Anak Indonesia (RPIA) PT Medco E&P Malaka, siswa SD Negeri 4 Idi, anak-anak berkebutuhan khusus dari PAUD Inklusi Syedara Madani, unsur lintas sektor, serta para istri Forkopimda Aceh Timur.
Dalam sambutannya, Lismawani menegaskan bahwa Hari Anak Nasional tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata, melainkan momentum untuk mengingatkan seluruh pihak agar memenuhi hak-hak anak, mulai dari hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, hingga berpartisipasi secara optimal.
“Anak-anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bangsa. Masa depan Aceh Timur dan Indonesia sangat ditentukan oleh bagaimana kita mendidik, melindungi, dan mencintai mereka hari ini,” ujarnya.
Mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan subtema “Bangun Ketahanan Mental Anak, Wujudkan Generasi Tangguh dan Berdaya”, Bunda PAUD menilai penguatan karakter anak menjadi kebutuhan yang semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.
Menurutnya, anak-anak saat ini tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki kesehatan mental yang baik, karakter kuat, empati, kreativitas, keberanian, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah harus berjalan bersama membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, percaya diri, kreatif, tangguh, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, para peserta juga mengikuti kegiatan mendongeng bersama pendongeng nasional Kak Bimo. Lismawani mengatakan, mendongeng bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, keberanian, persahabatan, serta penghormatan kepada orang tua dan guru.
Ia juga mengajak para orang tua dan tenaga pendidik untuk kembali membudayakan kegiatan membaca dan bercerita, baik di rumah maupun di sekolah, sebagai sarana membangun komunikasi yang hangat dengan anak.
“Kehadiran, perhatian, dan komunikasi yang hangat merupakan hadiah terbaik yang dapat kita berikan kepada anak-anak,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD Aceh Timur turut menyampaikan apresiasi kepada PT Medco E&P Malaka dan PT Bank Aceh Syariah atas dukungan yang diberikan sehingga peringatan Hari Anak Nasional di Aceh Timur dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
Menutup sambutannya, Lismawani berpesan kepada seluruh anak-anak Aceh Timur agar terus bermimpi tinggi, rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, serta tumbuh menjadi pribadi yang jujur dan berakhlak mulia.
“Kalian adalah kebanggaan keluarga, harapan Aceh Timur, dan masa depan Indonesia,” pungkasnya. (***)


























