• Latest
  • Trending
  • All

SEKOLAH DAN MADRASAH TIDAK LAGI SEPERTI NAMANYA

14 Agustus 2025

PB HIMABIR Banda Aceh Sahur Bersama dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Peusangan

20 Maret 2026

Pekerja Apotek di Pontianak Timur Diduga Tak Terima THR, Gaji Rendah dan Tanpa Libur Nasional

19 Maret 2026

Jelang Idul Fitri, Stok BBM Aman di Aceh Timur, Harga Bahan Pokok Justru Merangkak Naik

18 Maret 2026

PD PII Banda Aceh Dukung Satpol PP/WH Tindak Kasus Khalwat di Kos-Kosan

18 Maret 2026

Kecaman Keras atas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM

18 Maret 2026

Zakat Fitrah Perspektif Ahlusunah Waljamaah dalam Konteks Aceh Kontemporer

16 Maret 2026

Prokopim Aceh Timur Klarifikasi Isu Undangan Wabup pada Acara Buka Puasa Bersama

15 Maret 2026
Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar di 5 Daerah Jelang Idul Fitri

Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar di 5 Daerah Jelang Idul Fitri

14 Maret 2026
Pemerintah Aceh Cairkan THR ASN, Rp205,7 Miliar Disalurkan

Pemerintah Aceh Cairkan THR ASN, Rp205,7 Miliar Disalurkan

14 Maret 2026

BNNK Gayo Lues dan PII Aceh Gelar Aksi Anti Narkoba di Sekolah IT Bunayya

14 Maret 2026

Seorang Perempuan Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Sungai Raya Aceh Timur

14 Maret 2026
Sekda Aceh Hadiri Peluncuran P3SPS, KPI Aceh Perkuat Pengawasan Siaran Internet

Sekda Aceh Hadiri Peluncuran P3SPS, KPI Aceh Perkuat Pengawasan Siaran Internet

12 Maret 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Nasional

SEKOLAH DAN MADRASAH TIDAK LAGI SEPERTI NAMANYA

Fazil by Fazil
14 Agustus 2025
in Nasional
0
506
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Acehvoice.net – Dalam kehidupan sebuah bangsa, pendidikan adalah fondasi yang paling penting. Di Indonesia, sekolah dan madrasah menjadi tempat utama untuk menanamkan nilai, ilmu, dan karakter kepada generasi muda. Namun, seiring berjalannya waktu, muncul persoalan yang semakin nyata, metode pendidikan yang diterapkan di banyak sekolah saat ini tampak lebih fokus pada pengajaran daripada pada pendidikan itu sendiri.

ADVERTISEMENT

Hal ini terlihat dari rutinitas belajar yang padat, tugas yang menumpuk, dan tekanan untuk mendapat nilai tinggi. Para siswa diajarkan banyak mata pelajaran, namun sering kali mereka tidak benar-benar memahami maknanya. Bahkan, sebagian guru lebih menekankan kecepatan dalam menyelesaikan materi daripada memastikan bahwa setiap murid memahami apa yang diajarkan. Akibatnya, Pendidikan di Sekolah dan Madrasah berubah menjadi ajang perlombaan angka, bukan proses membentuk pribadi seorang pelajar. Hal ini menyebabkan banyak siswa yang cerdas di atas kertas, tapi kurang tangguh secara mental dan sosial.

BacaJuga

Generasi Scroll atau Generasi Berprestasi?

Ma’had Aljannah Banda Aceh Gelar Haflah Takhrij di Aula Balai Kota Banda Aceh.

Pemko Banda Aceh Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Utara Malaysia

Salah satu penyebab utamanya adalah metode pendidikan yang bersifat satu arah, Guru menjadi pusat segalanya, sementara siswa hanya menjadi pendengar. Jarang sekali proses belajar diwarnai oleh dialog, tanya jawab yang mendalam, atau diskusi terbuka. Padahal, belajar sejatinya adalah proses dua arah, yang membutuhkan ruang untuk berpikir, mengungkapkan pendapat, dan tempat untuk mengoreksi apabila ada kesalahan dalam berpendapat.

ADVERTISEMENT

Masalah lain adalah kurangnya pendekatan yang menyesuaikan dengan kebutuhan zaman. Saat dunia sudah serba digital, metode belajar di banyak sekolah masih terpaku pada cara lama, yaitu mencatat, menghafal, lalu diuji. Siswa tidak dibiasakan untuk berpikir kritis, bekerja sama, atau menyelesaikan masalah dalam kehidupan nyata. Hal ini membuat ilmu yang didapat terasa kering dan tidak membekas bagi para pelajar saat ini.

Guru sebenarnya punya peran sangat besar untuk mengubah hal ini, Namun, sistem pendidikan yang terlalu kaku dan penuh tekanan membuat para guru kesulitan untuk berinovasi. Kurikulum yang berubah-ubah, tuntutan administratif, serta penilaian yang terfokus pada angka, membuat mereka lebih sibuk dengan teknis mengajar daripada membimbing secara menyeluruh.

Maka, pendidikan kita butuh perubahan cara pandang, sekolah dan madrasah bukan hanya tempat mengajar, tapi tempat mendidik manusia seutuhnya. Metode yang dipakai seharusnya memberi ruang pada siswa untuk bertumbuh, bukan hanya dari sisi akademik, tapi juga dari cara berpikir, bersikap, dan menghadapi kehidupan.

ADVERTISEMENT

Kesimpulannya, Pendidikan di Indonesia baik di sekolah maupun madrasah masih terlalu terikat pada metode lama yang menekankan hafalan dan angka. Sudah saatnya terjadi perubahan, bukan dengan membongkar semuanya, tapi dengan memperbaiki arah dan pendekatan. Belajar tidak cukup hanya dari buku dan papan tulis, tapi juga dari dialog, praktik, dan pembiasaan nilai. Karena sejatinya, tujuan akhir pendidikan bukan hanya menghasilkan siswa yang pintar, tapi juga manusia yang bijak dan bertanggung jawab.

Tags: PendidikanSekolah
SendShare202Tweet127Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Generasi Scroll atau Generasi Berprestasi?

by Fazil
27 Februari 2026
0
1.4k

Penulis: Balqis Salsabilla, Siswa Negeri 3 Banda Aceh acehvoice.net —...

Ma’had Aljannah Banda Aceh Gelar Haflah Takhrij di Aula Balai Kota Banda Aceh.

Ma’had Aljannah Banda Aceh Gelar Haflah Takhrij di Aula Balai Kota Banda Aceh.

by Rini
19 Mei 2025
0
1.5k

Acehvoice.net - Banda Aceh, 18 Mei 2025, Ma’had Aljannah Banda...

Pemko Banda Aceh Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Utara Malaysia

Pemko Banda Aceh Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Utara Malaysia

by Fazil
3 Mei 2025
0
1.4k

Acehvoice.net - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menerima...

Bunda PAUD Ajak Siswa SDN 25 Lestarikan Bahasa Aceh

Bunda PAUD Ajak Siswa SDN 25 Lestarikan Bahasa Aceh

by Fazil
24 Januari 2025
0
1.4k

Acehvoice.net, Banda Aceh – Dalam upaya melestarikan budaya Aceh, Penjabat...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1

PB HIMABIR Banda Aceh Sahur Bersama dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Peusangan

20 Maret 2026

Pekerja Apotek di Pontianak Timur Diduga Tak Terima THR, Gaji Rendah dan Tanpa Libur Nasional

19 Maret 2026

Jelang Idul Fitri, Stok BBM Aman di Aceh Timur, Harga Bahan Pokok Justru Merangkak Naik

18 Maret 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In