acehvoice.net — Jakarta — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mengambil langkah strategis dengan melakukan silaturahmi dan diskusi bersama Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Agraria dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Infrastruktur, Nazib Faizal, di Ruang Kerja Deputi, Jakarta, Jumat (6/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Sekda Aceh didampingi Kepala Inspektorat Aceh, Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Karo Adpem), serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Karo Adpim). Agenda utama yang dibahas adalah percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi.
M. Nasir menegaskan bahwa pembangunan huntara menjadi kebutuhan mendesak di tengah fase transisi pemulihan pascabencana. Menurutnya, masih banyak warga yang membutuhkan tempat tinggal layak, aman, dan memadai, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Ia menekankan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen penuh mempercepat penyediaan hunian sementara agar masyarakat terdampak dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan bermartabat. Untuk itu, dukungan dan sinergi pemerintah pusat dinilai krusial dalam memastikan percepatan teknis di lapangan.
Langkah proaktif yang dilakukan Sekda Aceh ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Aceh dalam mengawal program rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya di sektor perumahan. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci agar proses pembangunan tidak terhambat oleh persoalan administratif maupun teknis.
Deputi Kemenko Infrastruktur Nazib Faizal menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung percepatan pembangunan huntara melalui koordinasi lintas sektor. Ia memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terdampak menjadi prioritas dalam agenda pembangunan wilayah pascabencana.
Pertemuan ini diharapkan menghasilkan langkah konkret, termasuk percepatan validasi data, dukungan anggaran, serta sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan koordinasi yang solid, pembangunan huntara di Aceh ditargetkan dapat berjalan tepat waktu dan menjawab kebutuhan mendesak masyarakat korban bencana.
Peran aktif Sekda Aceh dalam membangun komunikasi strategis di tingkat pusat menjadi bagian penting dalam memastikan pemulihan pascabencana di Aceh berjalan optimal dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.























