• Latest
  • Trending
  • All
Peran Pemuda Aceh dalam Pengawalan Kasus HAM Berat

Peran Pemuda Aceh dalam Pengawalan Kasus HAM Berat

25 Juni 2025

PB HIMABIR Banda Aceh Sahur Bersama dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Peusangan

20 Maret 2026

Pekerja Apotek di Pontianak Timur Diduga Tak Terima THR, Gaji Rendah dan Tanpa Libur Nasional

19 Maret 2026

Jelang Idul Fitri, Stok BBM Aman di Aceh Timur, Harga Bahan Pokok Justru Merangkak Naik

18 Maret 2026

PD PII Banda Aceh Dukung Satpol PP/WH Tindak Kasus Khalwat di Kos-Kosan

18 Maret 2026

Kecaman Keras atas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM

18 Maret 2026

Zakat Fitrah Perspektif Ahlusunah Waljamaah dalam Konteks Aceh Kontemporer

16 Maret 2026

Prokopim Aceh Timur Klarifikasi Isu Undangan Wabup pada Acara Buka Puasa Bersama

15 Maret 2026
Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar di 5 Daerah Jelang Idul Fitri

Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar di 5 Daerah Jelang Idul Fitri

14 Maret 2026
Pemerintah Aceh Cairkan THR ASN, Rp205,7 Miliar Disalurkan

Pemerintah Aceh Cairkan THR ASN, Rp205,7 Miliar Disalurkan

14 Maret 2026

BNNK Gayo Lues dan PII Aceh Gelar Aksi Anti Narkoba di Sekolah IT Bunayya

14 Maret 2026

Seorang Perempuan Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Sungai Raya Aceh Timur

14 Maret 2026
Sekda Aceh Hadiri Peluncuran P3SPS, KPI Aceh Perkuat Pengawasan Siaran Internet

Sekda Aceh Hadiri Peluncuran P3SPS, KPI Aceh Perkuat Pengawasan Siaran Internet

12 Maret 2026
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN
No Result
View All Result
Informasi Berita Terbaru Terkini Hari Ini
No Result
View All Result
Home Daerah

Peran Pemuda Aceh dalam Pengawalan Kasus HAM Berat

Fazil by Fazil
25 Juni 2025
in Daerah
0
496
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Acehvoice.net, Aceh, 25 Juni 2025 – Bertempat di Aula Dinas Sosial Aceh, Koordinator Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemuda dan Pelajar Dalam Pengawalan Kasus HAM Berat dan Keadilan Bagi Korban di Aceh”. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, termasuk pelajar, mahasiswa, serta tiga pemateri ahli yang memberikan pandangan kritis mengenai isu Hak Asasi Manusia (HAM) dan dampaknya di Aceh.

ADVERTISEMENT

Firdaus Mirza: Pandangan Sosiologis tentang HAM
Firdaus Mirza Nusuari, S.TP, M.A., Dosen Sosiologi FISIP Universitas Syiah Kuala, membuka diskusi dengan mengupas dimensi sosiologis pelanggaran HAM. Ia menyoroti bahwa kasus-kasus berat seperti tragedi Simpang KKA, Rumoh Geudong, dan Jambo Keupok bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga merupakan luka sosial yang terus diwariskan antar generasi di Aceh.

BacaJuga

Korwil Brigade PII Aceh dukung Aksi Gerakan Aliansi Pelajar Islam Peduli Syariah

Gelar FGD, Brigade PII Aceh Desak Evaluasi BRA: Kalau Tidak Bisa Dibina, Maka Binasakan

“Masyarakat bisa saja memaafkan, tapi mereka tidak akan pernah melupakan,” ujar Firdaus. Ia menekankan bahwa negara harus hadir secara aktif dalam pemulihan sosial, termasuk melalui pendekatan budaya dan pendidikan sejarah.

ADVERTISEMENT

Firdaus juga menekankan pentingnya transformasi pengetahuan lintas generasi agar peristiwa kelam tersebut tidak terulang kembali. Ia menyoroti bagaimana konflik, tsunami, dan perdamaian membentuk perubahan sosial besar di Aceh.

Raihal Fajri: Pemuda sebagai Agen Rekonsiliasi
Direktur Eksekutif Katahati Institute, Raihal Fajri, menekankan bahwa pemuda dan pelajar memiliki peran vital dalam proses rekonsiliasi dan pengawalan penyelesaian pelanggaran HAM. Berdasarkan data Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, sekitar 70% korban masih mengalami trauma, yang menunjukkan perlunya pemulihan yang holistik.

“Pemulihan bukan hanya soal kompensasi, tetapi juga pemulihan martabat dan pengakuan atas penderitaan korban,” jelas Raihal.

ADVERTISEMENT

Ia mendorong anak muda untuk aktif dalam advokasi, edukasi HAM, serta mendesak negara dan Pemerintah Aceh untuk menindaklanjuti rekomendasi KKR. Raihal juga menyebut bahwa sejarah kekerasan seperti penyiksaan di Rumoh Geudong harus menjadi pelajaran yang terus diingat dan diajarkan.

Yulfan: Advokasi Hukum dan Pelestarian Sejarah
Advokat Yulfan, S.H, M.H, membahas secara khusus tragedi Rumoh Geudong yang menjadi salah satu simbol pelanggaran HAM berat selama masa Daerah Operasi Militer (DOM). Ia menilai pentingnya pemuda untuk:

Mempelajari dan menyebarkan sejarah tragedi tersebut

Terlibat dalam advokasi dan mendesak penyelidikan tuntas

Mengawal pelestarian situs sejarah sebagai bentuk penghormatan terhadap korban

“Jangan biarkan sejarah dihapus. Pemuda harus jadi penjaga ingatan kolektif masyarakat,” tegasnya.

Interaksi Peserta dan Isu Terkini HAM
Diskusi menjadi semakin dinamis saat peserta mengajukan pertanyaan. Sultan mempertanyakan lambannya proses hukum atas Rumoh Geudong, yang baru ditindaklanjuti tahun 2023. Yulfan menjawab bahwa keterlambatan tersebut disebabkan karena baru ditetapkan sebagai kasus HAM berat oleh Komnas HAM pada 2018.

Safi, peserta lain, menyoroti standar ganda HAM di level internasional, merujuk pada isu Palestina. Firdaus menjawab bahwa meskipun PBB terkesan abai, prinsip HAM tetap relevan dan harus diperjuangkan secara lokal oleh generasi muda.

Menanggapi pertanyaan Istiqamah terkait kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada masyarakat, Raihal menegaskan bahwa anak muda harus membangun kesadaran kolektif dan mengadvokasi kebijakan yang adil, meski dimulai dari langkah individual.

Tags: Brigade PII AcehPengawalan Kasus HAMPeran Pemuda Aceh
SendShare198Tweet124Share
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Korwil Brigade PII Aceh dukung Aksi Gerakan Aliansi Pelajar Islam Peduli Syariah

Korwil Brigade PII Aceh dukung Aksi Gerakan Aliansi Pelajar Islam Peduli Syariah

by Fazil
11 Maret 2025
0
1.5k

Acehvoice.net - Gerakan Aliansi Pelajar Islam Indonesia Peduli Syariah (APIPS)...

Gelar FGD, Brigade PII Aceh Desak Evaluasi BRA: Kalau Tidak Bisa Dibina, Maka Binasakan

Gelar FGD, Brigade PII Aceh Desak Evaluasi BRA: Kalau Tidak Bisa Dibina, Maka Binasakan

by Fazil
29 Mei 2024
0
1.5k

Suasana di saat acara berlangsung di hotel jeumpa, lampineng.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapan PPPK 2024 dibuka? Berikut Penjelasan Menpan-RB

Operator Layanan Operasional PPPK: Peran, Tanggung Jawab, dan Keterampilan yang Dibutuhkan

4 September 2024
Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

Tugas Operator Layanan Kesehatan: Kualifikasi dan Estimasi Gaji

28 Agustus 2024
Vidu AI Studio: Solusi Cerdas untuk Pembuatan dan Pengeditan Video

Vidu Studio: Tutorial Menggunakan Langkah demi Langkah

26 Agustus 2024
PPPK Bisa Ikut Seleksi CASN Agustus 2024

Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2024 Diumumkan

1

Final, DPP PA Tetapkan Al-Farlaky Calon Bupati Aceh Timur

1
Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

Cara Memesan Penerbangan melalui Traveloka: Panduan Lengkap

1

PB HIMABIR Banda Aceh Sahur Bersama dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Peusangan

20 Maret 2026

Pekerja Apotek di Pontianak Timur Diduga Tak Terima THR, Gaji Rendah dan Tanpa Libur Nasional

19 Maret 2026

Jelang Idul Fitri, Stok BBM Aman di Aceh Timur, Harga Bahan Pokok Justru Merangkak Naik

18 Maret 2026
ADVERTISEMENT
acevoice.net

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Menu Navigasi

  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Opini
  • Budaya
    • Wisata
  • Hukum
    • Kriminal
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Sosial
    • Ekonomi
    • Pendidikan
  • Gadget
  • CASN

Copyright © 2021 - 2025 acehvoice.net
All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In