Acehvoice.net – Harga perhiasan emas murni di Kota Langsa terus mengalami kenaikan signifikan selama sepekan terakhir. Hingga Minggu, 25 Mei 2025, harga emas kadar 99,5 persen tercatat mencapai Rp 5.800.000 per mayam (sekitar 3,3 gram), belum termasuk ongkos pembuatan.
Menurut Fahru Razi, pengelola Toko Emas Berkat Jasa Sejahtera di Jalan Teuku Umar, Langsa, biaya pembuatan emas dikenakan tambahan Rp 50.000 per mayam.
Tak hanya emas murni, lonjakan harga juga dirasakan pada emas berkadar lebih rendah. Emas kadar 97 persen kini dipasarkan seharga Rp 5.650.000 per mayam, sementara kadar 70 persen dijual Rp 1.550.000 per gram.
Kenaikan harga ini, jelas Fahru, mulai terjadi sejak Senin, 15 Mei 2025, seiring naiknya harga emas dunia yang kini menembus US$ 3.350 per troy ons. Ia menilai, ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok menjadi pemicu utama kenaikan global.
Meskipun harga emas meroket, minat masyarakat Langsa terhadap logam mulia ini tetap tinggi. “Permintaan justru meningkat, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Banyak yang membeli untuk keperluan perayaan,” ungkap Fahru.
Ia menambahkan, tren peningkatan permintaan emas biasanya tidak hanya terjadi menjelang lebaran, tetapi juga pasca Idul Adha, saat masyarakat memanfaatkan momen ekonomi musiman.
Dengan tren global yang belum stabil, harga emas diprediksi masih akan mengalami fluktuasi dalam beberapa pekan ke depan.






















