Partai Aceh Rebut 20 Kursi, Kembali Jadi Kekuatan Utama di Parlemen Aceh. 5 dari 81 Orang Diantaranya Ditunda, karena Maju sebagai Calon Kepala Daerah
Acehvoice.net – Banda Aceh – Sebanyak 76 dari 81 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2024-2029 resmi dilantik dalam Sidang Paripurna DPRA pada Senin, 30 September 2024. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan yang digelar di Gedung DPRA, Banda Aceh, ini dipimpin oleh Ketua DPRA Zulfadhli dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Wali Nanggroe Aceh, Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Amatan Acehvoice.net, dalam sesi pengambilan sumpah jabatan, Ketua Pengadilan Tinggi Aceh menjadi saksi atas kesetiaan para wakil rakyat baru ini untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Setelahnya, prosesi pengukuhan dilakukan oleh Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haytar, yang menandai dimulainya masa bakti mereka hingga lima tahun ke depan.
Pemilu legislatif tahun 2024 menempatkan Partai Aceh kembali sebagai pemenang, dengan perolehan 20 kursi di DPRA, yang periode sebelumnya mendapatkan 18 kursi. Hal ini membuka peluang bagi Partai Aceh untuk kembali menduduki kursi Ketua DPRA, dengan salah satu anggotanya diproyeksikan menjadi pemimpin lembaga legislatif tersebut.
Lima Diantaranya Ditunda
Dari 81 orang pemenang Pemilu 2024, lima orang diantaranya ditunda pelantikannya karena maju sebagai calon kepala daerah. Mereka adalah Iskandar Usman Al-Farlaky dari Partai Aceh yang maju sebagai Cabup Aceh Timur, Safaruddin, politisi Gerindra ini maju sebagai Cabup Abdya dan Ismail A Jalil dari Partai Aceh maju sebagai Cabup Aceh Utara.
Kemudian Tarmizi SP dari Partai Aceh maju sebagai Cabup Aceh Barat, dan Teuku Raja Keumangan dari Golkar maju sebagai Cabup Nagan Raya.
Formasi 81 kursi DPRA tersebut mencerminkan dominasi Partai Aceh yang terdiri dari 20 kursi, disusul oleh Partai Nasdem dengan 10 kursi, PKB dan Partai Golkar masing-masing dengan 9 kursi, dan partai-partai lainnya yang turut mengambil bagian dalam struktur perwakilan politik Aceh.
Berikut ini adalah nama-nama anggota DPRA periode 2024-2029 dari berbagai partai politik sebagai pemenang Pemilu 2024:
Partai Aceh
- Nazaruddin
- Hasballah
- Aiyub Abbas
- Tgk Anwar Ramli
- Zulfadli
- Rusyidi Muktar
- Rahmuddinsyah
- Ismail A Jalil (Ayahwa) (Ditunda)
- Saiful Bahri (Pon Yahya)
- Tgk Muharuddin
- Sarjani (Imum Jon)
- Iskandar Usman Al-Farlaky (Ditunda)
- Aisyah Ismail
- Azhari M Nur (Haji Maop)
- Zakiruddin
- Irfansyah
- Yahdi Hasan
- T Heri Suhadi (Abu Heri)
- Tarmizi, S.P (Ditunda)
- Hendri Muliana
Partai Nasdem
- Heri Julius
- Syahrul Nurfa
- Saifuddin Muhammad
- Sutarmi
- Muhammad Raji Firdani
- Syamsuri
- M Hatta Bulkaini
- Zamzami
- Nurchalis
- Martini
PKB
- Munawar AR alias Ngoh Wan
- Hary Ahmadi
- Muhammad Iikhbal
- Salihin
- Muhammad Wali
- Iskandar
- Rijaluddin
- Dony Arega Rajes
- Musdi Fauzi
Partai Golkar
- Muhammad Ansari
- Khalid
- Ilham Akbar
- Diana Putri Amelia
- M Natsir alias Memet
- Muhammad Rizky
- Ali Basrah
- Muhammad Iqbal
- Teuku Raja Keumangan (Ditunda)
Partai Demokrat
- Arif Fadillah
- Dalimi
- Tantawi
- Nora Idah Nita
- Nurdiansyah Alasta
- Romi Syah Putra
- Edi Kamal
PAN
- Iskandra Ali
- Sharul Nufa
- Sofyan Puteh
- Raja Lukman Zia Ulhaq
- Irpannusir
- Fuadri
Partai Gerindra
- Abdurrahman Ahmad
- Khairil Syahrial
- Taufiq
- Edy Asaruddin
- Safaruddin (Ditunda)
PPP
- Ilmiza Sa’aduddin Jamal
- Ihsanuddin
- Amiruddin Idris
- Tgk AT Tarmizi Hamid
- Tgk Mawardi Basyah
PAS Aceh
- Tgk Rasyidin Ahmadi
- Nurdin M Judon
- Teuku Sulfadli alias Waled Landeng
- Muhammad alias Abi Lhok
PKS
- Tati Meutia Asmara
- Armiyadi Usman IA
- Ihya Ulumuddin
PNA
- Syarifah Nurul Carissa
PDA
- Eddi Sadikin
PDIP
- Salwan
Dengan pelantikan ini, para anggota DPRA diharapkan mampu membawa semangat baru dalam mengawal aspirasi rakyat Aceh serta berperan aktif dalam pembangunan dan kemajuan daerah dalam lima tahun ke depan.[]


























