Acehvoice.net, BANDA ACEH – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menunjukkan respons cepat dalam menangani kasus terdamparnya lima nelayan Aceh di Pulau Aru, Maluku. Lima nelayan tersebut terdiri dari tiga orang asal Aceh Timur dan dua orang asal Aceh Tamiang.
Begitu menerima laporan dari keluarga nelayan di Kecamatan Rantau Selamat, Iskandar langsung melakukan pelacakan koordinat lokasi mereka. Pada Selasa (12/8/2025), ia bahkan melakukan video call dengan warga yang menampung para nelayan tersebut untuk memastikan kondisi mereka.
“Saya minta mereka tetap tenang dan memastikan proses pemulangan segera dilakukan,” kata Iskandar. Ia juga mengapresiasi sambutan baik dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru yang telah menampung kelima nelayan tersebut di tempat yang aman dan layak.
Langkah cepat ini dilanjutkan dengan komunikasi intens antara Pemkab Aceh Timur melalui Dinas Sosial dengan Dinas Sosial Kepulauan Aru. Dari hasil koordinasi, kelima nelayan akan diberangkatkan pada Jumat melalui jalur laut menuju Jakarta. Setibanya di ibu kota, mereka akan disambut di Kantor Perwakilan Aceh sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing.
Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Sahrani, mengatakan bahwa Pemkab Aceh Timur telah menyiapkan anggaran khusus untuk biaya pemulangan. “Ini merupakan bentuk respons cepat Bupati Al-Farlaky terhadap permasalahan warganya di perantauan,” jelasnya.
Menurut Sahrani, kelima nelayan saat ini berada dalam kondisi baik dan terus dipantau. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru juga memberikan bantuan sementara selama mereka menunggu proses kepulangan.
“Kami berharap proses pemulangan ini berjalan lancar sehingga para nelayan dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga mereka di Aceh,” tambahnya.
Kasus ini menjadi bukti bahwa koordinasi lintas daerah antara Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Kepulauan Aru dapat berjalan efektif dalam menyelesaikan persoalan kemanusiaan. Sikap cepat tanggap Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky diapresiasi banyak pihak, karena tidak hanya memikirkan warga di wilayahnya saja, tetapi juga membantu nelayan asal daerah tetangga.


























