acehvoice.net — Gayo Lues — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues bersama Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh melaksanakan Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak (ANANDA) Bersinar di Sekolah IT Bunayya, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dilaksanakan oleh Tim Pencegahan BNNK Gayo Lues dengan sasaran utama seluruh kader PII di Sekolah IT Bunayya. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 75 siswa mengikuti sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta pembawaan Mars Anti Narkotika sebagai bentuk kampanye edukatif anti narkoba di lingkungan pelajar.
Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, S.T., M.Si, bersama tim pencegahan hadir langsung untuk memberikan pembekalan kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa program ANANDA Bersinar merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan edukatif yang berfokus pada pembentukan karakter, kesadaran, dan ketahanan diri anak sejak usia dini.
Menurut Fauzul Iman, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa perlu dibekali dengan pengetahuan yang cukup mengenai bahaya narkoba, agar mampu mengenali ancaman penyalahgunaan narkotika sekaligus memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk peredarannya.
“Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran sejak dini. Anak-anak harus memiliki pengetahuan, pemahaman, dan nilai-nilai hidup sehat agar mampu melindungi diri dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Dalam penyampaian materi, peserta diberikan edukasi mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental, serta pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi ringan, pendekatan komunikatif, dan pesan-pesan moral yang mudah dipahami oleh para siswa.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan edukatif. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian sosialisasi yang dirancang untuk menanamkan pemahaman bahwa narkoba bukan hanya ancaman bagi kesehatan, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda, lingkungan sekolah, dan kehidupan sosial masyarakat.
Ketua Yayasan, Nurhayati Sahali, bersama Ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh, Muhammad Randy Febriansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNNK Gayo Lues atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka menilai pembekalan ini sangat penting untuk memperkuat benteng diri para kader PII agar mampu menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Keduanya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga para pelajar tidak hanya memiliki wawasan tentang bahaya narkoba, tetapi juga semakin termotivasi untuk membangun lingkungan belajar yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.
Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan bahwa pencegahan narkoba bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum. Lebih dari itu, upaya memerangi narkoba harus dimulai dari keluarga, sekolah, organisasi pelajar, dan masyarakat secara bersama-sama.
Melalui penanaman nilai-nilai positif sejak dini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berani menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Program ANANDA Bersinar di Sekolah IT Bunayya ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman kepada peserta tentang bahaya narkoba, tetapi juga mendorong mereka untuk menyebarkan pesan positif kepada teman sebaya dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, lahir generasi ANANDA Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang menjadi fondasi penting bagi masa depan Aceh dan Indonesia yang lebih baik.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara BNNK Gayo Lues, PII Aceh, dan pihak sekolah dalam memperkuat gerakan pencegahan narkoba di kalangan pelajar serta mendukung terwujudnya Indonesia Bersinar.






















