acehvoice.net – Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) melaporkan sebanyak 1,4 juta penerima bantuan sosial (bansos) terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online (judol), Jumat (04/09/2026).
Selain penerima bansos, Kemensos juga menemukan sekitar 1.900 pegawainya yang diduga bermain judi online. Temuan tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam upaya memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria penerima.
Data terkait dugaan keterlibatan penerima bansos dalam aktivitas judi online diperoleh melalui proses penelusuran dan pencocokan data. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran sekaligus mencegah bantuan sosial disalahgunakan untuk aktivitas yang tidak sesuai dengan tujuan pemberian bantuan.
Kemensos terus melakukan pemadanan data penerima bansos dengan informasi terkait aktivitas judi online. Proses tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap penerima bantuan sekaligus upaya memperbaiki kualitas data kesejahteraan sosial.
Temuan terhadap pegawai Kemensos juga menjadi perhatian internal kementerian. Dugaan keterlibatan pegawai dalam aktivitas judi online akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Pemerintah menilai persoalan judi online tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat memengaruhi kesejahteraan keluarga. Karena itu, upaya pencegahan dan penanganan judi online membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Kemensos juga mengingatkan bahwa bantuan sosial pada dasarnya ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan. Pengawasan serta evaluasi penerima bantuan diperlukan agar program perlindungan sosial dapat berjalan secara tepat sasaran.
Temuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola bansos sekaligus menangani dampak sosial yang ditimbulkan oleh maraknya aktivitas judi online di Indonesia.
Kemensos Ungkap Penyebab Perubahan Desil DTSEN
acehvoice.net – Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) mengungkapkan sejumlah faktor...


























